Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kisruh Pj Kades di Desa Batang Gadis Jae, Dana Desa Tak Kunjung Cair

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Batang Gadis Jae Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta kisruh di pemerintahan desa mereka segera dicarikan solusi agar dana desa tahun 2023 tahap pertama dapat dicairkan. Kamis (15/6/2023).

Sebelumnya diketahui dari beberapa warga bahwa Pj Kades Batang Gadis Jae Paryati Ningsih Daulay sempat ditolak beberapa perangkat desa dengan berbagai alasan yang tidak jelas.

Alasan penolakan Pj tersebut belum diketahui pasti, namun dari video yang beredar yang di upload akun Youtube Seputar Mandailing Natal terlihat beberapa warga mengaku tidak ingin desa mereka dipimpin seorang perempuan.

Bahkan info yang diterima dari tokoh masyarakat bahwa ketua Badan Permusyaratan Desa (BPD) Batang Gadis Jae menolak untuk melakukan tanda tangan permohonan pencairan dana desa.

“Selagi si Paryati yang menjabat kepala desa disini, BPD tidak mau tanda tangani permohonan berkasnya, tidak usah dicaerkan pun dana desanya tidak masalah,” ucap Nasrun selaku tokoh masyarakat menirukan ucapan ketua BPD.

Sementara beberapa warga Batang Gadis Jae yang ditemui media mengatakan jika kedua belah pihak saling bertikai memperebutkan jabatan Pj Kades dan tidak segera dicarikan solusinya, maka mereka mengaku yang merugi dan berdampak fatal bagi warga lainnya yang membutuhkan.

“Kasihan kami sebagai warga kalau mereka terus kisruh, janganlah gara gara mereka yang kisruh dana desa kami tidak dicairkan, siapapun Pjnya kami terima yang penting bisa membangun desa kami,” ungkap warga yang bernama Idah.

Idah juga menyayangkan jika sampai dana desa mereka tidak jadi dicairkan akibat kisruh tersebut.

“Mohonlah dicarikan solusi lain supaya cepat dicaikan karena masyarakat banyak yang membutuhkan, jangan gara gara politik mereka kami warga yang menjadi korban,” tambahnya.

Warga lain berinisial D marga Lubis juga yang mengetahui persoalan tersebut memohon agar ketua BPD segera menanda tangani permohonan pencairan dana desa.

“Jika persoalannya tergantung BPD yang diduga tidak mau menanda tangani permohonan pencairan dana desa, kami mohon janganlah dipersulit, kasihan kami sebagai warga yang mengharapkan dena desa itu,” ungkapnya.

Sementara ketua BPD Batang Gadis Jae Mawardi yang dimintai keterangannya melalui sambungan telepon WhatsApp pada hari Rabu sore (14/6/2023) jam 17 : 11 mengaku belum bersedia memberikan keterangan terkait permasalahan tersebut.

“Iya betul, tapi maaf mohon jangan dipublikasikan dulu, saya belum bersedia memberikan komentar lebih lanjut,” ucapnya pada wartawan. (Dedek)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Filosofi Bambu”

    “Filosofi Bambu”

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan Pendek : Askolani Nasution Bambu itu keajaiban buat saya. Dalam kondisi tertentu, bambu muda dapat tumbuh sampai 60 cm dalam 24 jam. Banyak suku di Asia dan Afrika yang menjadikan bambu sebagai bahan makanan. Dan tak banyak yang tahu bahwa sayur bambu memiliki kandungan Kalium yang lebih tinggi dibanding Brokoli. Belum lagi berbagai […]

  • Ruko Pasar Kotanopan Dijadikan Tempat Mesum

    Ruko Pasar Kotanopan Dijadikan Tempat Mesum

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Sumpah serapah, itulah yang keluar dari mulut seorang masyarakat tatkala melihat prilaku anak muda dan sebagian pelajar tingkat SLTA di ruko bagian belakang lantai 2 Pasar Kotanopan saat hari Sabtu lalu. Betapa tidak, perangai beberapa pasangan ini sudah tidak menunjukkan etika di depan umum dan dianggap melanggar nilai-nilai moral dan agama. […]

  • Madina Jaya FC Bersiap Menghadapi Liga Nusantara

    Madina Jaya FC Bersiap Menghadapi Liga Nusantara

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madina Jaya FC Mandailing Natal saat ini tengah seirus mempersiapkan timnya untuk berlaga di Liga Nusantara yang akan digelar pada akhir April. Ketua Madina Jaya FC, Mukhtar Hanafi Rangkuti menjawab Mandailing Online, Kamis (15/4) Selain menjalani latihan rutin di stadion Pemkab Madina, Sarak Matua, mental para pemain kesebelasan club dari […]

  • Hadapi UN, Disdik Madina Berupaya Capai Target

    Hadapi UN, Disdik Madina Berupaya Capai Target

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron, S.Pd.MM mengatakan dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) TP. 2010/2011 yang sudah diambang pintu, pihak sekolah tingkat SMP/sederajat dan SMA sederajat telah melakukan berbagai persiapan terhadap anak didiknya untuk mengejar target kelulusan. Hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Madina yang dikonfirmasi koran ini melalui Kasi Kurikulum Iwan Efendi, menjelaskan bahwa […]

  • Upaya Percepatan Pembangunan Madina, Atika Temui Gubsu

    Upaya Percepatan Pembangunan Madina, Atika Temui Gubsu

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Dukungan pemerintah provinsi sangat vital dalam upaya percepatan pembangunan di Mandailing Natal (Madina). Terutama dukungan kebijakan, dana dan political will serta keselarasan antara kebijakan provinsi dan kabupaten. Hal itu mendorong Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menemui Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi di Medan, Jum’at (29/10/2021). Dalam pertemuan itu […]

  • Harga Kedondong Naik Akibat Daerah Lain Belum Panen

    Harga Kedondong Naik Akibat Daerah Lain Belum Panen

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Melonjaknya harga buah kedondong di tingkat petani dalam dua pekan terakhir di Mandailing Natal (Madina) akibat meningkatnya permintaan pasar lalu mempengaruhi harga. “Naiknya harga dimungkinkan akibat daerah luar Madina sedang tidak musim penen, makanya harganya naik,” ungkap pedagang pengumpul, Kali Junjung di Kecamatan Panyabungan Utara, Minggu (16/6/2013). Dikatakannya, dalam satu hari […]

expand_less