Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

2012, Cetak Sawah Seluas 700 Ha

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
  • print Cetak


MADINA-
Madina kembali mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat dalam program cetak sawah tahun 2012. Tahun ini, seluas 700 hektar sawah akan dibuka dan luasan ini meningkat dari tahun lalu sebanyak 100 hektar, atau dari 600 hektar jadi 700 hektare.
“Karena memang Madina masih sangat membutuhkan program ini untuk keperluan peningkatan ketahanan pangan, jumlah lahan yang dibuka meningkat dari tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Madina, Taufik Zulhandra SP MM, Senin (30/1).
Taufik mengatakan, program cetak sawah ini nantinya akan meningkatkan produksi beras untuk Madina dengan harapan akan bisa menghasilkan 5-6 ton per hektar untuk panen perdana. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi petani demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan produksi tani.
”Untuk mencapai target pemerintah dalam mencapai surplus beras, salah satu upayanya adalah dengan perluasan dan pengelolahan lahan. Makanya untuk tahun ini kita memperoleh tambahan dari 600 hektar menjadi 700 hektar,” ucap Taufik.
Diungkapkan Kadis, program cetak sawah tahun 2011 lalu seluas 600 hektar di dua desa yakni Desa Tunas Karya Kecamatan Natal dan Desa Banjar Aur Kecamatan Sinunukan saat ini sudah selesai masa tanam dengan jenis bibit yang digunakan Ciherang dan Nekongga. Tiap hektar sawah membutuhkan 25 kilogram. Target panen raya perdana dari program cetak sawah tahun 2011 di bulan April mendatang.
”Kita upayakan bulan April depan akan dilakukan panen perdana,” Sebutnya.
Jika panen pedana selesai, terang Taufik maka musim tanam selanjutnya akan dikerjakan masyarakat secara swadaya masyarakat, dan bukan dari pemerintah lagi.
”Bantuan cetak sawah hanya untuk pembukaan lahan hingga selesai tanam dan pupuk,” tambahnya.
Sementara, sejumlah petani di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu mengaku sangat mendukung program cetak sawah ini. Karena, program ini akan membantu petani untuk meningkatkan hasil produksi tani, mengingat selama ini produksi tani warga semakin tahun semakin berkurang.
”Kalau dibantu pemerintah melalui cetak sawah kami yakin produksi tani kami akan meningkat. Karena, akibat rendahnya produksi sawah kami, banyak yang mengganti tanaman padi menjadi tanaman palawija. Itu disebabkan kurangnya kemampuan masyarakat untuk mengelola lahannya masing-masing,” sebut Panusunan warga Lumbandolok kepada METRO, Senin (30/1. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    Madina Tolak Kebijakan Sekolah 8 Jam Sehari

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang akan menerapkan sekolah 8 jam sehari sangat tidak populis dan perlu dikaji ulang. Kebijakan itu sepaket dengan rencana masa 5 hari per pekan yang akan ditereapkan pada  Tahun Ajaran 2017-2018. “Durasi 8 jam sehari ini dinilai akan mematikan jam belajar di madrasah […]

  • Fahrizal: Bupati Berwenang Cabut Izin Perusahaan Yang Mengancam Nyawa Warga

    Fahrizal: Bupati Berwenang Cabut Izin Perusahaan Yang Mengancam Nyawa Warga

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) — Anggota DPRD Sumatera Utara H. Fahrizal Efendi Nasution, SH berpendapat bupati berwenang mencabut izin operasioal satu perusahaan berdasar ketentuan tertentu. Ketentuan itu, apabila suatu perusahaan gagal menjaga lingkungan hidup, mengancam kesehatan warga, serta keselamatan jiwa masyarakat sekitar. Itu diungkap Fahrizal, Minggu petang (2/10/2022) mengamati PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) […]

  • Catat Rekor, Bus ALS Armada Penjelajah Terjauh di Indonesia

    Catat Rekor, Bus ALS Armada Penjelajah Terjauh di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) adalah armada pemilik rute perjalanan terjauh di Indonesia. ALS pun merupakan salah satu perusahaan otobus legendaris dari tanah Sumatera.  Bus ini memiliki keunikan tersendiri karena ada armadanya yang mengangkut penumpang sekaligus barang di bagian atapnya. Seperti apa sejarah ALS? Dikutip dari situs Traveloka, PO ALS pertama kali beroperasi pada […]

  • Sikat Habis Pelaku Illegal Loging di Madina
    Tak Berkategori

    Sikat Habis Pelaku Illegal Loging di Madina

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online)  Bupati Madina harus bertindak tegas menindak pelaku illegal di hulu sungai Aek Mata dan Aek Ranto Puran, dengan meminta kepada Polres dan Dishutbun Madina melakukan audit investigasi di hulu kedua sungai tersebut. Bupati harus meminta secara tertulis kapada Polres Madina untuk mengambil langkah-langkah hukum terhadap pelaku illegal loging, dengan dalih pembukaan […]

  • Sarmadi Hasibuan Jadi Kades Ingin Desa Aek Nabara Bangkit Dari Ketertinggalan

    Sarmadi Hasibuan Jadi Kades Ingin Desa Aek Nabara Bangkit Dari Ketertinggalan

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Berawal dari rasa iba melihat kampung halamnnya Desa Aek Nabara, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) tertinggal dari desa lain yang ada disekitarnya, Sarmadi Hasibun nekat mencalonkan diri menjadi Kepala Desa. Alhasil pada 21/8/2023 kemaren, Sarmadi Hasibuan berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Desa Aek Nabara. Pada Mandailing Online Kamis […]

  • IMPATI Gelar Aksi Bersih Bersi di Desa Tanjung 

    IMPATI Gelar Aksi Bersih Bersi di Desa Tanjung 

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- siang tadi 4/8/2023 Puluhan Mahasiswa tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Panyabungan Timur ( IMPATI ) bersama Naposo Nauli Bulung ( NNB ) adakan kegiatan bersih bersih di Desa Tanjung Julu. Sasaran kebersihan lingkungan ini mulai dari Masjid, Bahu Jalan, dan Drainase. Fikri Pengurus IMPATI mengatakan, aksi ini akan terus berlanjut ke […]

expand_less