Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Penenun Keluhkan Kenaikan Benang Polister

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

SIPIROK-Beberapa penenun kain bakal baju dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) di Kecamatan Sipirok, Tapsel mulai mengeluhkan kenaikan harga benang polister sebagai bahan dasar.
Pasalnya, ujar Koordinator Pertenunan Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Sariame Siregar (33), kenaikan harga yang terjadi lebih dari setahun terakhir belum di barengi dengan kenaikan hasil karya mereka di pasaran.
Di jelaskannya, jenis benang polister merupakan bahan dasar yang biasa di gunakan dalam pembuatan kain bakal baju dengan kualitas standar.
“Kenaikan harga benang jenis polister sudah terjadi lebih dari setahun terakhir, sehingga upah para pekerja menjadi berkurang setiap helainya. Karena kanaikan harga benang itu belum di imbangi dengan harga pasaran kain yang kita produksi,” kata Sari kepada METRO, Rabu (8/2).
Sari mengatakan, sudah beberapa kali dalam setahun terakhir harga benang mengalami kenaikan dan terakhir harganya Rp175 ribu per grosnya. Padahal, ketika harga benang masih Rp120 ribu per gros, justru harga kain hasil tenunan juga masih sama yakni Rp150-Rp175 ribu per helainya (sistem borong).
“Kita sangat mengeluhkan kondisi ini. Biasanya setiap penenun bisa mendapatkan upah Rp75 ribu per helai, tetapi kali ini justru menjadi Rp65 ribu per helainya, diakibatkan kenaikan harga benang itu,” sambungnya sambil mengaku tak tahu penyebab kenaikan itu.
Tentu saja naiknya harga benang polister ini sangat berdampak pada berkurangnya penghasilan pengrajin. Karena, biaya produksi untuk sehelai kain menjadi bertambah. Ditambahkannya, memang setiap 2 gros benang bisa menghasilkan 6 helai kain. Namun, dalam proses pembuatan kain tentu butuh beberapa jenis benang lainnnya, seperti benag motif yang tentunya tergantung pesanan.
Melihat kondisi ini, pengrajin berharap perhatian dari pihak pemerintah terutama untuk pemasaran yang jelas dan terorganisir. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Beberapa minggu terakhir, galundung (mesin pengolah batu bercampur emas, red) mulai menyebar di Kecamatan Nagajuang Madina. Keberadaannya persis seperti di Hutabargot yakni di sekitar sungai. Ironisnya walaupoun sudah beberapa kali diwartakan koran ini tentang bahaya dari galundungan yang mengandung merkuri tersebut, namun warga sekitar mengaku belum tahu apa bahayanya. Pantauan METRO di Nagajuang tepatnya […]

  • Jalan Berlubang Kerap Makan Korban

    Jalan Berlubang Kerap Makan Korban

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Karena, sekitar 2 tahun tidak kunjung diperbaiki, lubang besar di badan Jalan Abri Lama di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina kerap dan siap menunggu korban. Sementara, warga hanya bisa menancapkan pokok kayu di lubang tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) lagi. Amatan METRO, Minggu (29/1) sejumlah kendaraan yang melintas di jalan ini […]

  • Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online –Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pemkab Madina, Ruly Andriady ST, memastikan bahwa proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, yang dibangun dari APBD tahun 2022, statusnya belum ada pelepasan aset. “Sudah dicek dan benar ada pembangunan jalan lingkungan di desa Jambur Baru Batang Natal tahun […]

  • Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Dukungan untuk kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi terus mengalir. Ketua Wadah Pegawai KPK Nanang Faridz Syam mengatakan, sebagai bagian dari lembaga antikorupsi tersebut, ia dan rekan-rekannya tak ragu menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi, meskipun berbagai terpaan kini tengah melanda KPK. “Kami tidak benci Polri karena yang diperangi adalah perilaku dan […]

  • Cacar Monyet Masuk Indonesia, Bagaimana Sistem Mencegahnya?

    Cacar Monyet Masuk Indonesia, Bagaimana Sistem Mencegahnya?

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Indonesia telah mengkonfirmasi kasus monkeypox atau cacar monyet pertama pada Jumat (19/8/2022). Indonesia menjadi negara ke-98 yang melaporkan kasus penyakit yang ditetapkan sebagai darurat global pada akhir Juli lalu. (Tribunnews, 26/08/2022) Penyakit cacar monyet ditemukan di Indonesia. Wabah yang awal mula teridentifikasi di benua Afrika itu dikabarkan […]

  • Pengajuan PK Karena Ada Kehilafan Hakim

    Pengajuan PK Karena Ada Kehilafan Hakim

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tim kuasa hukum Ali Makmur Nasution secara resmi pada tanggal 10 Pebruari 2014 telah mendaftarkan permohonan Pengajuan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Lantas bagaimana proses PK ini? Apa saja alasan-alasan hukum yang diajukan tim kuasa hukum? Serta bagaimana gambaran peluang keadilan bagi Ali Makmur Nasution? Berikut ini petikan wawancara Dahlan Batubara dari surat […]

expand_less