Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Agar Guru Semakin Maju

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Peringatan Hari Guru tahun ini merupakan momen penting dimana para guru mendapatkan tiga kado ulang tahun, yaitu pertama, dileburnya Dirjen PMPTK menjadi Badan Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

Kedua, dikeluarkannya Permendiknas No.28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan madrasah akan diangkat oleh pusat tidak lagi diangkat oleh walikota. Sedangkan kado yang ketiga adalah upaya pemerintah dalam memberdayakan guru agar benar-benar berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan dan perlindungan bagi mereka sebagaimana diamanatkan dalam UU No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan PP No.74 tahun 2008 tentang guru.

Memang salah satu masalah guru yang banyak menjadi perhatian publik dan pantas dicatat di Hari Guru tahun ini adalah masalah sertifikasi. Pemerintah dan pihak sekolah sibuk dengan sertifikasi guru sehingga kurang memberikan perhatian terhadap persoalan-persoalan lebih besar terutama menyangkut peningkatan kualitas pendidikan.

Hal ini seakan membenarkan stigma, persoalan sertifikasi guru menyempit ke masalah kesejahteraan. Pembicaraan berkisar pada kecilnya gaji, banyaknya pungutan, rendahnya integritas, tunjangan profesi yang kecil. Pendek kata, bolak-balik soal kesejahteraan dan kemiskinan. Karena itulah, para guru dengan berbagai cara berburu untuk bisa lolos sertifikasi. Dengan lulus sertifikasi ini, mereka akan mendapatkan tambahan satu kali gaji setiap bulannya.

Memang masalah kesejahteraan merupakan persoalan penting. Namun, dia bukanlah persoalan satu-satunya dalam konteks profesi keguruan. Di luar masalah kesejahteraan, masih banyak persoalan penting lainnya. Sungguh tidak adil jika seluruh kesalahan dan beban ditimpakan kepada guru. Mereka juga manusia biasa yang membutuhkan penghargaan sepantasnya, baik dalam bentuk imbalan gaji maupun kenaikan pangkat. Sanjungan ”pahlawan tanpa jasa” tidak cukup apabila kehidupan guru masih miskin.

Peringatan Hari Guru Nasional hendaknya dijadikan momentum, tidak sekadar persoalan kesejahteraan, juga bagaimana membuat negara ini cemerlang karena gurunya cerdas dan bermoral. Guru merupakan salah satu faktor yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan dan meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik bagi masa depan bangsa.

Dalam UU Guru dan Dosen diamanatkan, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Masalah profesionalitas guru menjadi keprihatinan bersama tanpa menafikan kenyataan perlunya perbaikana kesejahteraan. Profesionalitas berurusan dengan kompetensi bidang pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesionalitas. Keempat kompetensi itu bisa diperoleh melalui pendidikan khusus profesi sesuai dengan Pasal 8 UU Guru dan Dosen, dan juga lewat pengakuan jam terbang mengajar.

Di balik persoalan sertifikasi, guru kita harapkan memainkan perannya dalam hal pengadaan buku-buku pelajaran yang berkualitas bagi peserta didik. Selama ini yang menjadi sorotan masyarakat hanya dari sisinya, terutama pada setiap tahun ajaran baru. Bisnis buku pelajaran seakan menjadi ”hantu” di setiap tahun ajaran baru bagi para orangtua siswa karena ia menjadi tambahan pengeluaran yang jumlahnya tidak sedikit.

Namun yang terpenting juga menurut hemat kita adalah bagaimana mengimplementasikan ketiga kado ulangtahun. Dengan pengimplementasikan ketiga persoalan itu paling tindak jalan mulus untuk perbaikan dunia pendidikan akan semakin mulus.****
Penulis : Edy Rachmad
Sumber : Waspada e news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produser film hina Nabi Muhammad naik haji

    Produser film hina Nabi Muhammad naik haji

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Produser film menghina Nabi Muhammad dan pegiat anti-Islam Arnoud Van Doorn justru menjadi muslim aal tahun ini dan dia pertama kali melakukan ibadah haji kemarin. Dia mengatakan mendapat ketenangan setelah menjadi muslim. Situs irib.ir melaporkan, Senin (21/10), mantan politisi Partai Kebebasan Wilders pimpinan orang anti-Islam terbesar sejagat Greet Wilders mengatakan sangat menyesal telah menghina Islam. […]

  • GP Ansor : Dinkes Jangan Paksa Rakyat Suntik Vaksin MR

    GP Ansor : Dinkes Jangan Paksa Rakyat Suntik Vaksin MR

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal (Madina) resah dengan adanya penyuntikan Vaksin MR di sekolah-sekolah oleh Dinas Kesehatan melalui Bidan Desa. Menanggapi kondisi ini Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Madina, Ahmad Rijal Lubis, S.Pd.I, Jum’at (3/8/2018) meminta Pemerintah Kabupaten Madina melalui Dinas Kesehatan untuk tidak memaksakan penyuntikan Vaksin MR kepada masyarakat […]

  • DPRD Madina Diminta Panggil Kakan Pertamanan

    DPRD Madina Diminta Panggil Kakan Pertamanan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Terkait Sampah Menumpuk PANYABUNGAN : Terkait sampah yang menunpuk di sepangjang jalan Abri kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal, di minta kepada DPRD Madina harus panggil Kepala kantor Pertamanan, Kebersihan dan Pemadam Kebakaran. Hal ini Sampah di sepanjang Jalan Abri Kelurahan Panyabungan II, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan […]

  • Hidangan Kopi Mandailing di Pendaftaran Sofwat-Zubeir

    Hidangan Kopi Mandailing di Pendaftaran Sofwat-Zubeir

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hidangan kopi Mandailing mewarnai gegap gempita pendaftaran pasangan Sofwat-Zubeir di KPU Madina, Sabtu (5/9/2020). Tim membagikan minuman kopi kebanggan Mandailing itu kepada para seribuan simpatisan di halaman gedung KPU Madina. Suguhan kopi Mandailing ini menggambarkan visi pasangan calon Sofwat-Zubeir sangat kuat terhadap upaya pengembangan perkebunan kopi Mandailing di Mandailing Natal (Madina). […]

  • Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

    Kapolres Tak Akan Tuntut Warga Sipolu-polu

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 14Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto menyatakan pihaknya tidak akan menuntut warga yang melakukan pelemparan terhadap Pos Lantas dan Mapolsek Panyabungan. Bahkan pihaknya akan terus menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan khususnya dan masyarakat Madina secara umum dalam menjaga kamtibmas. Itu disampaikan kapolres pada acara silaturahmi […]

  • Ini Persyaratan Bandar Udara Mandailing Natal Untuk Bisa Operasional

    Ini Persyaratan Bandar Udara Mandailing Natal Untuk Bisa Operasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Agus mengatakan Bandar Udara Mandailing Natal secepatnya diupayakan bisa dioperasionalkan setelah selesai pembangunan tentunya dengan memenuhi persyaratan seperti prosedur pengoperasian Bandar Udara Baru (tahapan verifikasi, commisioning, fasilitas sisi udara dan sisi darat, penyusunan dokumen operasi seperti Aerodrome Manual (AM), Sertifikasi Bandara (SBU), Publikasi Aerodrome Information Public (AIP), Aerodrome Emergency Plan (AEP) […]

expand_less