Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Aktivis Pacaran Beralih Menjadi Aktivis Dakwah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
  • print Cetak

Oleh: Ummu Taqiyya
Aktivis Dakwah, Mompreneur

Berbagi kisah nyata.

Aku pernah merasa ujub dikagumi dan didekati banyak lelaki. Sambil bercermin merasa diri ini begitu cantik. Dekat dengan banyak lelaki dan bahkan menjalin hubungan sebelum nikah, menganggap pacaran itu keren, gaul, laris manis. Padahal nyatanya begitu hina. Astaghfirullah

Sampai saat ini aku sangat bersyukur, Allah lembutkan hati ini setelah membaca buku ustad Felix yang berjudul “Udah Putusin Aja”, dijelaskan juga fakta-fakta betapa ruginya pacaran, bukan hanya di dunia namun juga di akhirat.

Setan gak bakalan diam dong, seakan berbisik,

“nanti kamu gak dapat jodoh lho” ,

“eh kasihan lho dia”,

“Ntar kamu nyesal”,

“Dia anak orang hebat lho, ayahnya profesor, keluarga terpandang”

Tapi mengingat kembali bahwa aku manusia yang bakalan mati. Nanti kalau aku masih pacaran, tiba-tiba Allah cabut nyawaku bagaimana?

Aku takut!
Banyak yang aku takutkan, terutama aku takut di azab sama Allah, Sang Penciptaku.

Akhirnya bertekad kuat untuk benar-benar berhijrah, meninggalkan semua kemaksiatan dan bersegera menuju ketaatan.

Bisa diibaratkan “aktivis pacaran hijrah menjadi aktivis dakwah”.

Aku bahkan tak peduli lagi kapan dan siapa jodohku yang datang nanti.

Namun siapa sangka?
Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Jodoh yang pas di waktu yang tepat. Aku pun menikah di jalan dakwah.

Aku telah merasakan titik balik kehidupanku. Di saat aku bermaksiat, hidupku sengsara, hatiku hampa gundah gulana.

Namun, setelah aku memutuskan untuk taat pada Allah, justru kebahagiaan dan keberkahan hidup selalu Allah berikan. Alhamdulillah ‘alaa kulli hal.

Buat semua pembaca yang telah membaca tulisan ini, ingatlah bahwa surga telah menanti kita. Kenikmatan yang kekal akan kita dapatkan di sana. Bersabarlah dalam ketaatan, dan jangan ragu untuk meninggalkan kemaksiatan. Sebab waktu kita kian mendekat pada kematian.

Masih punya pacar, TTM-an, HTS-an, abang-adek, atau apapun istilahnya itu tetaplah mendekati zina. Yakinlah akan tiba waktunya jodoh terbaik kan menghampirimu. Katakan padanya bahwa kamu ingin mengakhiri hubungan itu karena kamu ingin menguatkan hubunganmu dengan Allah. Jika dia pun ikut bertaubat, insyaAllah dia akan menjemputmu dengan cara yang Allah ridhoi yaitu menikahimu dan itulah bukti bahwa dia benar-benar mencintaimu karena Allah.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Karet di Panyabungan Turun

    Harga Karet di Panyabungan Turun

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. “Turun harganya dari Kamis lalu,” kata Ammar, petani penyadap karet dari Desa Gunungtua Julu, Panyabungan menjawab Mandailling Online, Kamis […]

  • Pajak Sawit, Pusat Menikmati, Daerah Merana

    Pajak Sawit, Pusat Menikmati, Daerah Merana

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lokasi perkebunan sawit itu berada di daerah. Tetapi justru pemerintah pusat yang selama ini menikmati uangnya. Yaitu pemasukan dari perkebunan-perkebunan sawit itu. Jenis pemasukan itu termasuk dari Bea Keluar (BK) dan Pungutan Eskpor (PE). Nilainya sangat besar. Daerah? Hanya menerima dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur, seperti kerusakan jalan dan jembatan akibat pengangkutan CPO. Tingginya potensi […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Sukseskan Pelantikan PNNB Kotanopan

    Bupati Madina Dahlan Hasan Sukseskan Pelantikan PNNB Kotanopan

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Drs.H Dahlan Hasan Nasution didampingi Mudir Ponpes Mustofawiyah Purba H Mustafa Bakhri bersama beberapa Anggota DPRD, tokoh adat dan masyarakat mesukseskan pelantikan Persatuan Naposo Nauli Bulung (PNNB) Kelurahan Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, pekan lalu. Dalam kesempatan itu, bupati Madina menyampaikan bahwa pemuda adalah benteng dan pagar baik di kelurahan maupun […]

  • Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SUMUT – Pilkada Serentak di Sumatera Utara, diikuti 810 Pasangan, 156 Diantaranya Lewat Jalur Perseorangan Pendaftaran pasangan calon pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di 9 provinsi, 34 kota dan 224 kabupaten telah dilaksanakan serentak oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tanggal 26-28 Juli 2015. Para calon pemimpin daerah itu meliputi pasangan calon yang diajukan […]

  • Kades Hutabaringin Julu Akui Pengangkatan Bendes Tanpa Prosedur

    Kades Hutabaringin Julu Akui Pengangkatan Bendes Tanpa Prosedur

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Darman Rangkuti Kepala Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengakui pengangkatan bendahara desanya tidak melalui prosedur. Ia mengaku pengangkatan bendahara karena bendahara sebelumnya mengundurkan diri. “Oloan Rangkuti jadi Bendahara desa karena Bendahara sebelumnya mengundurkan diri secara tiba tiba, dan saya kewalahan mengurusi urusan urusan desa,”Jelas […]

  • Ketua PC GMPI Madina: Tragedi Geothermal Tindak Pidana Korporasi

    Ketua PC GMPI Madina: Tragedi Geothermal Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Proses hukum atas tragedi paparan racun dari sumur milik PT. SMGP menewaskan 5 warga Sibanggor Julu, dinilai lamban oleh berbagai kalangan. Hal ini menbuat masyarakat bertanya-tanya ada apa sebenarnya yngg terjadi di kepolisian yang begitu sulit untuk menetapkan tersangka kasus ini. “Mengingat kejadian ini sudah berlalu satu bulan lebih, namun daftar […]

expand_less