Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Awas, Penjahat Bidik Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
  • print Cetak


JAKARTA-
Koordinator Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengingatkan jajaran kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaannya. Menurut Neta, para penjahat belakangan ini sudah semakin nekad dan sadis, yakni menembak polisi yang berada di sekitar lokasi kejahatan.

“IPW prihatin dengan maraknya aksi penembakan terhadap polisi yang dilakukan tersangka kriminal,” ujar Neta S Pane dalam keterangannya kepada koran ini, Kamis (2/6). Menurut data IPW, di tahun 2011, selama lima bulan saja, sudah delapan polisi yang tertambak. Enam diantaranya ditembak tersangka kejahatan dan dua diduga bunuh diri dengan senjata api.

Selain itu, satu polisi dibacok penjahat hingga luka berat. Dari enam polisi yang diberondong senjata penjahat, kata Neta Pane, lima diantaranya tewas dan satu luka berat.

Disebutkan, penembakan pertama terjadi di Bogor 17 Januari 2011. Korbannya Briptu Marry Amari. Korban terakhir Aipda Sugiantoro, tewas diberondong orang tak dikenal di Bekasi pada 1 Juni 2011.
“Kasus penembakan ini menunjukkan penjahat akhir-akhir ini makin nekad dan sadis. Sementara, polisi terkesan kurang meningkatkan kewaspadaannya. Sikap lengah inilah yang dimanfaatkan para penjahat untuk menghabisi polisi,” ujarnya.

IPW menilai, ada pergesaran yang tajam dari pelaku kriminal belakangan ini. “Yaitu mereka tidak lagi menjadikan harta benda korban sebagai targe utama, melainkan polisi di TKP sebagai sasaran utama,” kata Neta.
Seperti diberitakan, anggota Unit Ranmor Polresta Bekasi Kota Aipda Sugiyantoro tewas tertembak oleh kawanan diduga perampok, Rabu (1/6) di Kampung Jatirangon, Jalan Raya Mes AL RT 04/01, Jatirangon, Jatisampurna, Kota Bekasi. Korban tertembak dibagian pelipis mata hingga tembus ke bagian kepala.

Penembakan itu terjadi setelah korban menggelar patroli bersama enam rekannya yang diantaranya Aiptu Nono, Brigadir Agus Imron, Brigadir Ade Abdulrahman, Brigadir Ali, dan Brigadir M Nuh dengan menggunanakn tiga unit sepeda motor.

Dalam Patrolinya, petugas itu mencurigai sebuah mobil Kijang Inovva warna hitam yang sedang parkir di depan sebuah Toko Sembako bernama Ongko Mulya. Saat itu, korban yang berboncengan dengan Brigadir M Nuh langsung turun dan berusaha menghampiri mobil mencurigakan tersebut.
Tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba saja suara letusan senjata api terdengar oleh Brigadir M Nuh yang sedang menunggu korban di sebuah gang. Setelah dilihat, ternyata letusan itu suara senjata api dari dalam mobil. Korban Aipda Sugiyantoro pun ambruk seketika. Sedang M Nuh dan empat orang rekannya pun langsung siaga mencari perlindungan dan melakukan perlawanan. (sam)
Sumber : Sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • JANJI YANG TERLUPAKAN

    JANJI YANG TERLUPAKAN

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen JANJI YANG TERLUPAKAN Karya : WAHYUNI LUBIS     Entah apa yang paling menyakitkan dari janji yang terlupakan. Awalnya saja yang meyakinkan. Namun akhirnya berahir juga dengan kata selamat tinggal. Untukmu nama yang pernah kusebut dalam do’a. Kau sungguh ahli dalam luka. Dengan sengaja kau membuat hatiku patah untuk yang kedua. Aku tidak tau […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Sabtu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 20 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52133000015 ELFINA SARI NASUTION 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • Rahma Mengharapkan Bantuan Pemerintah

    Rahma Mengharapkan Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kejam Ibu Kota Lebih Kejam Ibu Tiri PANYABUNGAN (Berita): Kejamnya ibu kota lebih kejam ibu tiri, ayah aku tak punya ibu pun tak punya siapapun aku tak punya hanya airmatalah yang selalu bercerita, kata pepatah dan lagu ini sangat tepat apa yang dialami Rahma boru Lubis (28) kelahiran Desa Tangga Bosi II Kecamatan Siabu Kabupaten […]

  • Kasus Penebangan Pohon Pelindung di Jl. Haris Nasution, Kabid Pertamanan Sudah Peringati

    Kasus Penebangan Pohon Pelindung di Jl. Haris Nasution, Kabid Pertamanan Sudah Peringati

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivitas pengerukan isrigasi Batang Gadis masih terus membabat pohon-pohon pelindung di Jl. Jend. Haris Nasution, Panyabungan. Pantauan Mandailing Online, dalam tiga hari terakhir alat berat jenis beko masih malakukan penumbangan pohon Trembesi di bahu jalan yang berbatasan dengan dinding irigasi. “Satu dua pohon masih ditumbangi,” kata warga, Selasa (23/5/2017). […]

  • Ketua DPRD Manfaatkan Kemeriahan HUTRI Silaturahmi dengan Warga Banjar Sehat

    Ketua DPRD Manfaatkan Kemeriahan HUTRI Silaturahmi dengan Warga Banjar Sehat

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis memanfaatkan kemeriahan HUT ke-77 RI untuk bersilaturahmi dengan warga Banjar Sehat, Panyabungan II. Kehadiran Ketua DPRD sontak membuat heboh masyarakat yang hadir di lokasi. Beberapa di antaranya berebut untuk sekadar bersalaman atau berswafoto. Banjar Sehat merupakan dusun yang tidak asing bagi Ketua DPD […]

  • Bupati Madina Lepas Kontingen MQK Tingkat Nasional

    Bupati Madina Lepas Kontingen MQK Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontingen Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) dari Mandailing Natal (Madina), Sumut akan berkompetisi di tingkat nasional awal Oktober ini. Pelepasan kontingen dilaksanakan Bupati Madina Saipullah Nasution di Kantor Kementerian Agama Madina, Panyabungan, Senin (29/9/2025). Mereka akan bertolak ke Pondok Pesantren As’adiyah, Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan, tempat pelaksanaan MQKN 2025. Dari 20 peserta […]

expand_less