Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

B A B I A T (Episode 5)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
  • print Cetak

Karya: Halak Kotanopan

 

 

Tapi, kemudian Oji Soleh melihat tatapan harimau tersebut lama kelamaan tidak menakutkan lagi. Antara sadar dan tidak, sesaat kemudian dia melihat harimau tersebut menunduk sebelum berpaling dan kemudian menghilang dalam satu lompatan.

Oji Soleh masih tidak beranjak, kakinya masih terlalu lemas untuk melangkah. Dia seolah tidak percaya apa yang terjadi. Rupanya dia tidak ditakdirkan untuk mati saat itu, mati di di terkam harimau.  Sambil mengucap syukur dia mencoba memahami apa yang sedang terjadi. Ya, harimau itu tidak menunjukkan permusuhan kepadanya. Tidak seperti yang dikhawatirkan masyarakat belakangan ini. Bukan harimau yang ingin menerkam siapa saja yang ditemuinya.

Oji Soleh mulai berpikir, jangan jangan harimau tadi bukan sembarang harimau, bukan sembarang babiat. Jangan jangan yang dia temui tadi adalah babiat napa!. Ya.., itu babiat napa!.

Memang sudah lama dia tidak mendengar cerita tentang babiat napa. Tapi dulu,  babiat napa sering menjadi bahan pembicaraan orang orang di kampungnya. Babiat napa ini berupa harimau juga. Tapi kemunculannya hanya pada saat saat tertu saja.

Kemunculan babiat napa selalu menjadi suatu peringatan bagi warga kampung. Biasanya babiat napa hanya muncul apabila ada warga kampung yang berbuat aib. Apabila ada warga yang berbuat zinah, manggampang istilah orang di sana, maka babiat napa akan muncul ke kampung tersebut. Kampung itu akan senantiasa disambangi sang harimau sampai orang yang berbuat aib tersebut menghentikan perbuatannya dan meminta ampun.

Tidak jarang kalau orang yang berbuat zinah tidak juga mengaku, babiat napa datang langsung ke halaman rumahnya, meninggalkan jejaknya di sekeliling rumah orang tersebut. Dengan demikian para tetua kampung bisa menasehati dan terkadang harus memberikan hukuman bagi mereka. Biasanya orang yang telah berbuat zinah akan diminta menikah atau kalau tidak diusir keluar dari kampung tersebut. Setelah itu biasanya harimau tersebut, babiat napa, tidak akan muncul lagi.

Tapi pada masa ini, Oji Soleh tidak bisa sembarangan mengutarakan pendapatnya tersebut. Dia tidak punya bukti. Dia paham, pada saat sekarang ini, tidak bisa sembarangan mengemukakan pendapat seperti itu. Bisa bisa dia di tuduh menyebar fitnah. Bukannya mengucilkan orang yang telah berbuat aib, bisa bisa nanti dia yang sudah tua itu yang akan terkucilkan. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ Tingkat Sumut akan Digelar di Sergai

    MTQ Tingkat Sumut akan Digelar di Sergai

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    S. Rampah. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Propinsi Sumatera Utara ke-33 tahun 2012 akan dilaksanakan di Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). MTQ tersebut direncanakan berlangsung mulai tanggal 28 April hingga 5 Mei 2012. Hal tersebut dikemukakan Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi saat menerima kunjungan tim Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an […]

  • Arsidin : Warga Tabuyung Sudah Banyak Yang Mengungsi

    Arsidin : Warga Tabuyung Sudah Banyak Yang Mengungsi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Abrasi pantai Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina kian mengkhawatirkan. Penduduk sudah banyak yang mengungsi. “Lebih kurang 1 kilo meter bibir pantai yang mengalamai abrasi perlu mendapat penanganan segera,” ungkap anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara usai meninjau desa itu, Jum’at (8/5/2020). “Sebahagian warga sudah mulai mengungsi ke tempat […]

  • Dana SP PKK Desa Sido Makmur 65 Juta

    Dana SP PKK Desa Sido Makmur 65 Juta

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha yang didirikan kaum ibu melalui PKK Cempaka di Desa Sido Makmur, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) semakin maju dan menunjukan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat. Indikasi kemajuan itu berdasar jumlah modal usaha simpan pinjam yang sudah mencapai 65 juta rupiah. Saat didirikan beberapa tahun lalu, modalnya masih 550.000 […]

  • Peran Pemuda dan Semangat Gotong Royong Membangun Mandailing Natal

    Peran Pemuda dan Semangat Gotong Royong Membangun Mandailing Natal

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh Maradotang Pulungan** Setiap Tanggal 28 Oktober setiap tahunnya seluruh pemuda yang ada di Nusantara ini akan memperingati hari Sumpah Pemuda, pada Tahun 2016 ini Pemuda Mandailing Natal akan memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 88. Ada satu kata yang terkandung dalam “pemuda”, yaitu “muda”. Muda menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah belum sampai […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi III) Hari : Jumat, Pukul : 15.45 s/d 17.45 wib Tanggal : 12 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000414 TITIN KOMALASARI 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • Ta’aruf Mahasiswa Baru STAIM

    Ta’aruf Mahasiswa Baru STAIM

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon mahasiswa baru diharapan tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar, karena untuk mendapat kesempatan ini tidaklah mudah. Mahasiswa dituntut memiliki kemampuan, wawasan dan kepribadian yang jujur karena kejujuran merupakan landasan diri untuk menjadi profesional sejati. Hal ini diakatakan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Drs Dahlan Hasan Nasution, Kamis (20/9) ketika membuka kegiatan masa […]

expand_less