Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

B A B I A T (Episode 5)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
  • print Cetak

Karya: Halak Kotanopan

 

 

Tapi, kemudian Oji Soleh melihat tatapan harimau tersebut lama kelamaan tidak menakutkan lagi. Antara sadar dan tidak, sesaat kemudian dia melihat harimau tersebut menunduk sebelum berpaling dan kemudian menghilang dalam satu lompatan.

Oji Soleh masih tidak beranjak, kakinya masih terlalu lemas untuk melangkah. Dia seolah tidak percaya apa yang terjadi. Rupanya dia tidak ditakdirkan untuk mati saat itu, mati di di terkam harimau.  Sambil mengucap syukur dia mencoba memahami apa yang sedang terjadi. Ya, harimau itu tidak menunjukkan permusuhan kepadanya. Tidak seperti yang dikhawatirkan masyarakat belakangan ini. Bukan harimau yang ingin menerkam siapa saja yang ditemuinya.

Oji Soleh mulai berpikir, jangan jangan harimau tadi bukan sembarang harimau, bukan sembarang babiat. Jangan jangan yang dia temui tadi adalah babiat napa!. Ya.., itu babiat napa!.

Memang sudah lama dia tidak mendengar cerita tentang babiat napa. Tapi dulu,  babiat napa sering menjadi bahan pembicaraan orang orang di kampungnya. Babiat napa ini berupa harimau juga. Tapi kemunculannya hanya pada saat saat tertu saja.

Kemunculan babiat napa selalu menjadi suatu peringatan bagi warga kampung. Biasanya babiat napa hanya muncul apabila ada warga kampung yang berbuat aib. Apabila ada warga yang berbuat zinah, manggampang istilah orang di sana, maka babiat napa akan muncul ke kampung tersebut. Kampung itu akan senantiasa disambangi sang harimau sampai orang yang berbuat aib tersebut menghentikan perbuatannya dan meminta ampun.

Tidak jarang kalau orang yang berbuat zinah tidak juga mengaku, babiat napa datang langsung ke halaman rumahnya, meninggalkan jejaknya di sekeliling rumah orang tersebut. Dengan demikian para tetua kampung bisa menasehati dan terkadang harus memberikan hukuman bagi mereka. Biasanya orang yang telah berbuat zinah akan diminta menikah atau kalau tidak diusir keluar dari kampung tersebut. Setelah itu biasanya harimau tersebut, babiat napa, tidak akan muncul lagi.

Tapi pada masa ini, Oji Soleh tidak bisa sembarangan mengutarakan pendapatnya tersebut. Dia tidak punya bukti. Dia paham, pada saat sekarang ini, tidak bisa sembarangan mengemukakan pendapat seperti itu. Bisa bisa dia di tuduh menyebar fitnah. Bukannya mengucilkan orang yang telah berbuat aib, bisa bisa nanti dia yang sudah tua itu yang akan terkucilkan. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika Ikuti Rakor Daerah Penghasil Sawit

    Wabup Atika Ikuti Rakor Daerah Penghasil Sawit

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Penghasil Sawit di Puri Agung Grand Hotel Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (7/7). Agenda utama Rakor ini adalah penyerahan data perkebunan sawit dari kabupaten atau data konprehensif hulu dan hilir yang berada di kabupaten masing-masing. Rakor […]

  • Komunitas Santet Banten Spontan akan Serang KPK

    Komunitas Santet Banten Spontan akan Serang KPK

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Kesaktian Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah memang tak dapat dipandang sebelah mata. Alam nyata dan metafisika seakan bercampur aduk saling melengkapi kisah keluarga dan perjalanan karirnya. Tak pelak, Atut dipandang lebih, hingga keluarganya dapat mencengkeram daerah yang tersebut. Mungkin tidak tanpa sebab, Atut semakin menggurita di Banten. Selain pengaruh Tb Chasan […]

  • Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini. […]

  • Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    Omnibus Law Kadin Diharap Bawa Perubahan Dunia Usaha Sumut

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Omnibus Law diharapkan membawa perubahan bagi dunia usaha secara nasional, khususnya di Sumatera Utara. Harapan itu diutarakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Ivan Iskandar Batubara, di Jakarta di sela Kick of Meeting Satuan Tugas Bersama Pemerintah dan Kadin Untuk Konsultasi Publik Omnibus Law, Jum’at (6/12/2019). Di Kick […]

  • Umbar janji lima pasangan Cagubsu

    Umbar janji lima pasangan Cagubsu

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Sebanyak lima pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu) yang akan bertarung untuk memperebutkan Sumut 1 dan Sumut 2 pada pemilihan umum kepala daerah Sumatera Utara yang digelar pada 7 Maret 2013 mendatang. Seperti biasanya, para pasangan calon tersebut selalu mengumbar janji disetiap kesempatan untuk meyakinkan […]

  • Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Didorong rasa kecewa sekaligus untuk protes terhadap kondisi jalan yang berlubang, warga memasang kayu dan bendera merah di lobang badan jalan Lintas Sumatera titik Desa Aek Marian, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). pemasangan kayu dan bendera itu juga berguna sebagai rambu-rambu bagi para supir agar menghindari lobang yang […]

expand_less