Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

BAHASA MANDAILING (1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 30 Mar 2014
  • print Cetak

Oleh : Z Pengaduan Lubis

Pada waktu belakangan ini mulai dikembangkan oleh orang-orang tertentu suatu konsep yang salah mengenai bahasa yang digunakan oleh masyarakat Mandailing. Mereka menyebut bahasa yang digunakan oleh masyarakat Mandailing sebagai bahasa Angkola Mandailing.

Secara cultural sebenarnya tidak ada bahasa Angkola Mandailing. Karena kalau kita tanyakan kepada orang Mandailing bahasa apa yang dipakainya, sudah pasti orang yang bersangkutan akan menjawab bahwa bahasa yang dipakainya ialah bahasa Mandailing. Dia tidak akan mengatakan bahasa Angkola Mandailing.

Dan kalau kita tanyakan kepada orang Angkola, bahasa apa yang dipakainya, sudah tentu ia akan menjawab bahasa Angkola. Keadaan yang demikian itu membuktikan bahwa tidak ada bahasa Angkola Mandailing.

Kenyataan memang menunjukkan bahwa orang Mandailing dan orang Angkola menggunakan satu bahasa yang sama. Tapi orang Angkola mengakui bahwa bahasa yang dipakainya atau bahasa ibunya ialah bahasa Angkola dan orang Mandailing mengakui bahwa bahasa ibunya ialah bahasa Mandailing.

Dalam hal ini dapat kita gunakan pendapat pakar bahasa H.N. Van Der Tuuk untuk menjelaskan persoalannya. Van Der Tuuk pernah melakukan penelitian mengenai bahasa Mandailing dan beberapa bahasa etnis lainnya yang terdapat di Sumatera Utara.

Dari hasil penelitiannya mengenai bahasa Mandailing, Van Der Tuuk mengemukakan (1971: XLVII), “Dengan mengacu ke pantai barat Sumatera, dengan aman dapat dikatakan bahwa bahasa Mandailing meluas dari Ophir atau pegunungan Pasaman di sebelah selatan sampai ke perbatasan bagian utara dari Sipirok dan Batang Toru. Bahasa Mandailing terbagi menjadi bahasa Mandailing utara (juga disebut bahasa Angkola) dan bahasa Mandailing selatan. Belum mungkin untuk merumuskan batas-batas yang pasti di antara keduanya”.

Keterangan atau pendapat Van Der Tuuk ini menunjukkan dengan jelas sekali bahwa bahasa orang Mandailing dan bahasa orang Angkola ialah bahasa Mandailing. Tetapi bahasa Mandailing yang digunakan oleh orang Angkola disebut juga bahasa Angkola.

Dengan demikian jelas pulalah bahwa sebenarnya tida ada bahasa Angkola Mandailing seperti yang belakangan ini mulai disebut-sebut oleh orang-orang tertentu. Perbuatan yang demikian itu benar-benar merupakan suatu kekeliruan (untuk tidak menyebut manipulasi) yang seharusnya tidak dilakukan oleh sarjana bahasa, yang seharusnya mengetahui tentang prinsip dan sikap emik dan etik dalam mengemukakan pendapat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan, termasuk mengenai bahasa sebagai salah satu unsure kebudayaan yang sangat penting.

Bahasa Mandailing (khususnya yang digunakan oleh kelompok etnis atau masyarakat Mandailing pada masa yang lalu) atau yang disebut oleh Van Der Tuuk sebagai bahasa Mandailing utara, terdiri dari lima ragam. Masing-masing dinamakan oleh orang Mandailing sebagai:

1. Hata Somal
2. Hata Andung
3. Hata Teas Dohot Jampolak
4. Hata Sibaso
5. Hata Parkapur

“Hata Somal” ialah ragam bahasa Mandailing yang dipergunakan oleh orang-orang Mandailing dalam percakapan sehari-hari sampai pada saat ini.

“Hata Andung” ialah semacam ragam bahasa sastra, yang pada masa dahulu khusus digunakan oleh orang-orang Mandailing pada waktu meratapi jenasah dalam upacara kematian. Juga digunakan oleh gadis ketika ia meratap di hadapan orang tuanya pada saat akan berangkat meninggalkan mereka untuk selanjutnya dibawa ke rumah keluarga calon suaminya.

“Hata Taes Dohot Jampolak” ialah ragam bahasa caci-maki yang khusus digunakan ketika terjadi hal-hal yang tidak baik (pertengkaran atau perkelahian).

“Hata Sibaso” ialah ragam bahasa yang khusus digunakan oleh tokoh Sibaso (medium perantara alam nyata dan alam gaib) ketika berada dalam keadaan kesurupan (kerasokan) dan juga digunakan oleh Datu (penyembuh tradisional) pada waktu melakukan pengobatan.

“Hata Parkapur” ialah ragam bahasa sirkumlokusi yang khusus digunakan ketika orang berada di tengah hutan. Pada masa yang lalu digunakan oleh orang-orang Mandailing pencari kapur barus ketika berada dalam hutan. Itulah sebabnya maka ragam bahasa tersebut dinamakan hata parkapur. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah Majlis Taklim Puncak Barokah Nampaknya Alihkan Dukungan ke Paslon 1 Harun -Ichwan

    Jamaah Majlis Taklim Puncak Barokah Nampaknya Alihkan Dukungan ke Paslon 1 Harun -Ichwan

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ): Ribuan Jamaah Majelis Taklim Puncak Al Barkah di desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal asuhan Buya Salman Ahmad Nasution( Tuan Salman ) nampaknya beralih mendukung ke Pasangan Calon Nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution setelah sebelumnya Calon Bupati Nomor Urut 2 Saifullah mengunjungi […]

  • Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

    Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan rakyat merupakan salah satu lapangan usaha rakyat yang terbesar dalam struktur ekonomi Madina di sektor pertanian. Bahkan, secara kalkulasi, perkebunan jauh lebih rill memakmurkan petani ketimbang sawah. Sebab, standar kepemilikan luas lahan sawah sejatinya adalah 2 hingga 3 hektar per kepala keluarga. Tetapi luas sawah itu tak bisa tercapai per […]

  • Mandailing Natal kaya Dengan  Batu Meteor/Badar Emas

    Mandailing Natal kaya Dengan Batu Meteor/Badar Emas

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siapa bilang Daerah Mandailing Natal tidak kaya dengan hasil alam khususnya pertambangan? Setelah dimekarkan dari eks Kabupaten Tapanuli Selatan hasil hasil tambang mulai terlihat di tanah Gordang Sembilan baik emas, tembaga,timah dsb. Namun menurut penilitian dan investigasi salah satu LSM di Kabupaten Mandailing Natal menyebutkan bahwa Tanah Mandailing Natal ternyata memiliki batuan yang secara Geologi […]

  • Aliansi Mahasiswa dan Pers Berdemo di DPRD Madina

    Aliansi Mahasiswa dan Pers Berdemo di DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 5 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pers mendatangi Kantor DPRD Mandailing Natal ( Madina ), Senin 5/6/23. Mereka meminta agar DPRD mengevaluasi kinerja Inspektorat Madina karena dinilai arogan. Selain itu pengunjuk rasa meminta Bupati mencopot Kepala Kantor Inspektur Rahmad Daulay karena dinilai tertutup memberikan informasi ketika dikonfirmasi. Usai melakukan orasi, Wakil […]

  • Fraksi Partai Golkar Madina: PT Rendy Harus Tunaikan Hak Plasma Masyarakat

    Fraksi Partai Golkar Madina: PT Rendy Harus Tunaikan Hak Plasma Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seharusnya kehadiran investor di suatu daerah bertujuan untuk memberikan dampak baik pada sektor sosial dan ekonomi. Namun, Keberadaan PT Rendy Permata Raya masih terus menimbulkan persoalan. Alih-alih meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah Singkuang I, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) justru kewajiban memberikan hak plasma masyarakat tidak terpenuhi. Menanggapi hal tersebut, […]

  • Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    Manajemen Indomart: Kami Sudah Bermohon Izin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Indomart menyatakan bahwa mereka tetap menjalani proses perizinan dalam mendirikan minimarket di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Hanya saja pihak pemkab terkesan berupaya adanya kendala dalam pemberian izin akibat adanya tekanan dari masyarakat. Manejer Minimarket Indomaret, Roy Panggabean melalui telefon seluler menjawab wartawan, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat permohonan […]

expand_less