Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
  • print Cetak

 

pasar ulupungkut 300413aaa

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak.
Syaiful Anwar (35), salah seorang warga Hutapadang kepada Wartawan, Rabu (3/4) mengatakan, sejak dibangun tahun 2003 lalu bangun pasar ini tidak pernah dipergunakan. Kita juga tidak tahu apa penyebabnya, khabarnya masyarakat enggan memakai bangunan pasar tersebut karena tempatnya terlalu jauh dari desa Hutagodang, padahal kalau di perhatikan lokasi ini pas di pinggir jalan,” ujarnya.
“Jadi bangunan ini mubazir, uang negara sia-sia kemari. Padahal, untuk membangun Pasar ini warga Hutapadang sudah berkorban. Dulunya, pertapakan bangunan pasar ini sebenarnya diperuntukkan untuk kantor Camat Ulu Pungkut. Karena persayaratan pemekaran saat itu harus ada pertapakan kantor Camat, makanya warga menyediakan lahan ini, tapi entah bagaimana berubah fungsi menjadi bangunan pasar,” katanya.
Bukan itu saja, awalnya tanah itu dibeli dari dana bandes untuk warga Hutapadang yang hasilnya untuk biaya gaji guru-guru mengaji di sini. Tapi karena keinginan warga agar pemekaran Kecamatan terlaksana, diberikan untuk pertapakan kantor Camat. Setelah berubah pungsi jadi bangunan pasar tidak berpungsi pula, warga tentunya sangat kecewa. Bagusan tanahnya kembali dipulangkan kemasyarakat agar bisa dikelola untuk membayar guru mengaji di sini,” tandasnya.
Sebenarnya, kata Syaiful, kalau pemerintah mau mempungsikan pasar ini mudah saja, tinggal menghimbau warga atau pedagang agar berjualan kemari. Tapi ini tidak pernah di lakukan, pemerintah sepertinya tetap memampaatkan pasar lama yang statusnya milik pribadi dari pada memindahkannya kemari. Jadi intinya terletak kemauan pemerintah setempat dengan berkoordinas dengan Pemkab Madina.
Camat Ulu Pungkut Mohd Johan, S.Sos yang di komfirmasi mengakui kalau bangunan pasar itu memang belum di fungsikan. “ Sejak dibangun, pasar itu memang belum pernah difungsikan di karenakan bangunannya masih kurang. Bangunan yang ada sekarang hanya dua ruko dan satu los, jadi masih jauh dari kekurangan,”ujarnya. (Lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Main-main Urus Seleksi CPNS

    Pemda Main-main Urus Seleksi CPNS

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kewenangan proses seleksi CPNS 2013 yang ditangani pemerintah pusat membuat sebagian besar pemerintah daerah (pemda) kecewa. Kekecewaan ini dilampiaskan dengan caranya sendiri, yakni tidak serius memproses lanjutan tahapan seleksi, yakni penetapan, pengumuman, dan pengusulan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi peserta yang lulus CPNS. Demikian disampaikan Koordinator Sentra Advokasi untuk Pendidikan Rakyat (Sahdar), […]

  • Massa Anti-KKN Demo ke Kantor Bupati Madina

    Massa Anti-KKN Demo ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    UNJUK RASA Massa anti-KKN dari Masyarakat Madina Care dan DPP Ikatan Mahasiswa Muslim Madina berunjuk rasa di kantor bupati, di Panyabungan. (nmedanbisnis /zamharir )

  • Forkopimcam Panyabungan Barat Usulkan Aset Pemprovsu Didesa Sirambas Jadi Lahan Pendirian KMP

    Forkopimcam Panyabungan Barat Usulkan Aset Pemprovsu Didesa Sirambas Jadi Lahan Pendirian KMP

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIRAMBAS ( Mandailing Online ) – Untuk mendukung sepenuhnya program Koperasi Merah Putih ( KMP ), Jum’at (14/11/2025) Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Panyabungan Barat lakukan peninjauan lahan bagunan lokasi Koperasi Merah Putih (KMP) desa Sirambas. Lokasi yang direncanakan sendiri telah disepakati melalui rapat rencana pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) yakni di bangun di lokasi Pengairan milik […]

  • Puluhan Pejabat Eselon II dan III Pemkab Madina Dimutasi

    Puluhan Pejabat Eselon II dan III Pemkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puluhan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina), dimutasi. Pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat dilaksanakan Pj Sekdakab Madina Gozali Pulungan di Aula Kantor Bupati Madina, Selasa (01/03/2011). Pelantikan pejabat eselon II dan III ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/065/K/2011. Pejabat eselon II yang dilantik sebanyak 4 orang dan […]

  • Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah 

    Kepala UPTD Wilayah I Stabat Apresiasi Pemilik Lahan Kembalikan Kawasan Hutan Lindung Kepada Pemerintah 

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Langkat|| Mandailing Online- Kepala UPTD Wilayah I Stabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut, Sukendra Purba, mengaku sangat mengapresiasi pemilik lahan karena di lokasi tanah yang dimilikinya terdapat kawasan hutan lindung. Bahkan pihanya telah menerima surat pernyataan dari Mimpin Ginting selaku pemilik sebahagian lahan kawasan hutan di Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. […]

  • Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan status Tanggap Darurat terhadap musibah kabut asap yang menyelubungi udara Mandailing Natal (Madina) oleh Pemkab Madina melahirkan beberapa item kebijakan penanganan. Terutama peningkatan koordinasi lintas sektoral, khususnya antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina dengan Dinas Kesehatan Madina. Yang paling urgen dari status Tanggap Darurat ini adalah menambah jumlah mobil […]

expand_less