Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
  • print Cetak

 

pasar ulupungkut 300413aaa

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak.
Syaiful Anwar (35), salah seorang warga Hutapadang kepada Wartawan, Rabu (3/4) mengatakan, sejak dibangun tahun 2003 lalu bangun pasar ini tidak pernah dipergunakan. Kita juga tidak tahu apa penyebabnya, khabarnya masyarakat enggan memakai bangunan pasar tersebut karena tempatnya terlalu jauh dari desa Hutagodang, padahal kalau di perhatikan lokasi ini pas di pinggir jalan,” ujarnya.
“Jadi bangunan ini mubazir, uang negara sia-sia kemari. Padahal, untuk membangun Pasar ini warga Hutapadang sudah berkorban. Dulunya, pertapakan bangunan pasar ini sebenarnya diperuntukkan untuk kantor Camat Ulu Pungkut. Karena persayaratan pemekaran saat itu harus ada pertapakan kantor Camat, makanya warga menyediakan lahan ini, tapi entah bagaimana berubah fungsi menjadi bangunan pasar,” katanya.
Bukan itu saja, awalnya tanah itu dibeli dari dana bandes untuk warga Hutapadang yang hasilnya untuk biaya gaji guru-guru mengaji di sini. Tapi karena keinginan warga agar pemekaran Kecamatan terlaksana, diberikan untuk pertapakan kantor Camat. Setelah berubah pungsi jadi bangunan pasar tidak berpungsi pula, warga tentunya sangat kecewa. Bagusan tanahnya kembali dipulangkan kemasyarakat agar bisa dikelola untuk membayar guru mengaji di sini,” tandasnya.
Sebenarnya, kata Syaiful, kalau pemerintah mau mempungsikan pasar ini mudah saja, tinggal menghimbau warga atau pedagang agar berjualan kemari. Tapi ini tidak pernah di lakukan, pemerintah sepertinya tetap memampaatkan pasar lama yang statusnya milik pribadi dari pada memindahkannya kemari. Jadi intinya terletak kemauan pemerintah setempat dengan berkoordinas dengan Pemkab Madina.
Camat Ulu Pungkut Mohd Johan, S.Sos yang di komfirmasi mengakui kalau bangunan pasar itu memang belum di fungsikan. “ Sejak dibangun, pasar itu memang belum pernah difungsikan di karenakan bangunannya masih kurang. Bangunan yang ada sekarang hanya dua ruko dan satu los, jadi masih jauh dari kekurangan,”ujarnya. (Lkt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENGURAI NESTAPA JALAN: MASIHKAH MADINA WILAYAH SUMATERA UTARA?

    MENGURAI NESTAPA JALAN: MASIHKAH MADINA WILAYAH SUMATERA UTARA?

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

        Oleh: Moechtar Nasution* Sekretaris Dewan Pendiri GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Pendahuluan Buka saja halaman media online lokal atau gulirkan jemari membuka beranda media sosial kita hari ini di pertengahan tahun 2026. Hampir pasti, perhatian mata langsung tersedot oleh kabar kelam yang itu-itu saja yaitu jalan rusak. Di Mandailing Natal, cerita drama […]

  • Bupati: Tidak Ada Program Pengadaan 3 Foto Tokoh Madina

    Bupati: Tidak Ada Program Pengadaan 3 Foto Tokoh Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program pengadaan foto 3 tokoh Mandailing Natal (Madina), yang belakangan viral ternyata tidak ada dalam program pemerintah, baik di tingkat Dinas PMD maupun di tingkat desa. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution ketika dikonfirmasi oleh wartawan terkait adanya beberapa oknum yang memaksa kepala desa membeli foto-foto tersebut. “Saya […]

  • Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

    Timbas: Kami tidak Akan Bayar Honor Kalian

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Honorer Sat Pol PP Kembali Berorasi BINJAI- Dikarenakan belum ada penjelasan yang memuaskan dari Pemerintah Kota (Pemko) Binjai terkait gaji selama 4 bulan yang belum dicairkan, membuat puluhan honorer Sat Pol PP semakin berang. Akibatnya, mereka kembali melakukan orasi ke kantor Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (20/4) sekitar pukul 10.00 […]

  • PLN Panyabungan : Dalam Waktu Dekat Buka Jaringan Lintas Timur

    PLN Panyabungan : Dalam Waktu Dekat Buka Jaringan Lintas Timur

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala PT PLN Rayon Panyabungan, Yasir Lubis kepada wartawan, kemarin mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk membuka jaringan baru di jalur Lintas Timur Panyabungan. “Sudah, kami telah berupaya. Kemarin juga sudah masuk permohonan lagi, kami berupaya dalam waktu dekat sudah bisa,” kata Yasir. Sebelumnya, warga mendasak PLN membuka jaringan di jalur Lintas […]

  • Bank Sumut Siapkan Rp 25 Miliar untuk Kredit Pemula

    Bank Sumut Siapkan Rp 25 Miliar untuk Kredit Pemula

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bank Sumut menyiapkan dana sedikitnya Rp 25 miliar dengan suku bunga rendah untuk pemberian kredit kepada usaha mikro di daerah itu khususnya bagi pengusaha pemula. "Bunga kredit sangat murah yakni 6,9 persen atau di bawah bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat) sehingga diharapkan kredit itu membantu pengusaha mikro," kata Direktur Pemasaran Bank […]

  • SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Kondisi bangunan SD Negeri 240 Desa Bandar Panjang Tuo bagai kandang kambing. Warga meminta Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Jamila Harahap,SH jangan menutup mata. Jangan membiarkan murid belajar di gendung yang bagai kandang kambing. Dalam laporan yang disampaikan warga kepada Mandailing Online, Senin (27/5) hampir semua sisi gedung sekolah itu tak […]

expand_less