Senin, 20 Jul 2026
light_mode

BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • print Cetak

Alat berat jenis excavator saat beraktifitas melakukan pengerukan material tanah yang mengandung emas di wilayah Lubuk Panjang, Desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Madina ( ist )

Batangnatal ( Mandailing Online ): aneh. Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Rantobi di Kecamatan Batang Natal , Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak tau menau soal tambang emas ilegal yang beroperasi di desa Rantobi. Hal itu diungkapkan Abdul Hadi selaku BPD Desa Rantobi saat dikonfirmasi Mandailing Online Rabu 7/5/2025.

” kami masalah tambang yang ada di Rantobi gak pernah ada yang lapor sama kami sampai sekarang makanya saya gak tau juga pak entah udah lama entah yang baru.
Jadi kalau masalah itu saya tidak tau pak pastinya,” jata Abdul Hadi lewat pesan chat WhatsApp.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa aktifitas pertambangan emas ilegal di desa rantobi tepatnya diwilayah Lubuk Panjang diketahui beroperasi dengan menggunakan alat berat jenis excavator. Dari pengakuan warga setempat aktifitas tambang emas ilegal itu masih dikelola keluarga dekat Kepala Desa Rantobi. Namun sejauh ini Kepala Desa belum terkonfirmasi.

Selain di wilayah lubuk panjang, aktifitas yang samankaa warga setempat juga berlang di wilayah Tandiang Desa Rantobi. Wilayah aktifitas tambang emas ilegal tandiang ini memang agak jauh dari pemukiman penduduk.

Aktifitas tambang amas diwilayah Mandailing Natal terus menjadi sorotan. Kurangnya ketegasan aparat kepolisian dalam menertipkan tambang emas ilegal ini juga disirot. Aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan akat berat beroperasi dikawasan sungai sehingga berdampak burukmpada ekosistem yang ada.

Dari pantauan dilapangan, Aktifitas tambang emas ilegal di Mandailing Natal yang menggunakan alat berat berlangsung di Keamatan Kotanopan, Batang Natal dan lingga Bayu. Ketiga lokasi ini menjadi surga bagi para pelaku tambang emas ilegal mengeruk emas tanpa ada tindakan tegas dari Kepolisian setempat. (Napi )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Sumut Ti Aisah Ritonga Reses Ke Madina

    Anggota DPRD Sumut Ti Aisah Ritonga Reses Ke Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan MO- Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara dari Partai Demokrat Ti Aisah Ritonga SE reses ke Madina berpusat di Aula Kantor Camat Siabu, Rabu (8/2). Persoalan infrastruktur jalan menjadi bahan aspirasi dari warga kepada Ti Aisah. Selain itu, tapal batas antara Kabupaten Mandailing Natal dengan Tapanuli Selatan juga menjadi bahasan. “Tapal batas antara ini sudah […]

  • Miniatur Mandailing Kian Diminati

    Miniatur Mandailing Kian Diminati

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Miniatur rumah adat mandailing dan gordang sambilan makin diminati masyarakat Mandailing Natal (Madina). Pesanan dan durasi pembelian minaitur dalam setahun terakhir kian meningkat kepada Kampoeng Kaos Madina (KKM) selaku produsen minatur mandailing yang bermarkas di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Madina. Manajer KKM, Saad Lubis menjawab wartawan, Kamis (23/5/2013) mengakui sejak dibuatnya produk […]

  • Singapura Lirik Kopi Ulu Pungkut
    Tak Berkategori

    Singapura Lirik Kopi Ulu Pungkut

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Importir Singapura mulai melirik bubuk kopi luwak yang diproduksi kelompok usaha Langgamtama, Desa Simpang Banyak Jae dan Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina). “Singapore sudah meminta 2 ton, namun kita belum mampu membutuhi permintaan itu,” kata Mursal Lubis, pengurus Langgamtama kepada wartawan, Senin (6/5/2013) di Panyabungan. . […]

  • Polisi disibukkan 13 tahanan kabur

    Polisi disibukkan 13 tahanan kabur

    • calendar_month Minggu, 21 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Malam ini, jajaran Kepolisian Resot Kota (Polresta) Medan, mendadak heboh dan sibuk dengan kaburnya 13 tahanan Polsekta Medan Area. Sel tahanan biasanya dihuni 23 tahanan, kini tersisa 10 tahanan lagi. Ke- 13 tahanan ini, kabur dari sel tahanan laki-laki, dengan cara memotong ventilasi kamar mandi menggunakan gergaji besi. Namun, seorang dari 13 […]

  • Penghujan, Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Penghujan, Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto seorang penyadap karet di Desa Gunung Tua Julu, Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Musim penghujan dalam beberapa minggu terakhir berakibat pada penurunan produksi dan harga penjulan getah karet tingkat pengumpul di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Muklis, petani karet di Panyabungan, Jum’at (15/11/2013) menyatakan harga getah karet pada penjualan hari Kamis berada di kisaran 9.000 […]

  • Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    Masyarakat Madina Mayoritas Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) –  Secara kultural mayoritas masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mayoritas berfaham Ahlussunnah Waljamaah. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas masyarakat ketika beramal ibadah mengamalkan ajaran Ahlussunnah Waljamaah. “Fakta ini sudah terjadi sejak dahulu,” demikian dikatakan Ketua Tandfidz Nahdlatul Ulama Madina, Drs.H.Zainal Arifin Nasution,MM di Hutatinggi, Puncak Sorik Marapi, Selasa, (7/7) […]

expand_less