Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Mbah Yono Naik Sepeda Keliling Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Meski di usia tua dan renta, Suyono Notodiwiryo (70) yang familiar dipanggil Mbah Yono, warga Menteng, Jakarta Pusat, ingin membuktikan kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengelilingi nusantara naik sepeda. Mbah Yono tiba di Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Payaloting, Selasa (05/07/2011) sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madina Drs M Syafei Lubis.

Saat didatangi wartawan, Mbah Yono mengaku telah mengelilingi nusantara mulai dari Merauke dan bertujuan ke Sabang mengendarai sepeda. Pekerjaan ini telah dilakukan sejak setahun yang lalu dan telah menempuh perjalanan sekitar 8 ribu kilometer sementara target perjalanannya adalah 17.845 kilometer atau sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan RI.

”Target perjalanan saya sesuai dengan hari kemerdekaan RI, saya tak ada mencari apa-apa saya ingin mengetahui nusantara ini baik segi budaya dan lainnya, karena saya amat cinta Indonesia,” sebut Mbah Yono

Mbah Yono melakukan ini demi kecintaannya kepada Negara Republik Indonesia dan perjalanan ini ia lakukan juga untuk menikmati karunia Allah SWT. Selain itu, selama melakukan perjalanan, Mbah Yono merasa sehat walapun terkena debu panas.

Mbah Yono yang memiliki 2 anak 1 istri yang masih hidup di Jakarta dan 6 cucu ini, tak peduli dengan apapun rintangan yang akan dia hadapi. Selama perjalanan dari Jakarta hingga ke Madina, dia sudah menghabiskan 5 unit ban luar dan 3 unit ban dengan waktu tempuh selama 3 bulan. Mbah Yono bisa menempuh rata-rata 30 kilometer sehari. ”Saya tidak terburu dan rata-rata jarak tempuh setiap harinya sekitar 20-30 kilometer,” tambahnya.

Sementara, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madina Drs M Syafei Lubis saat dikonfirmasi mengatakan, ini merupakan suatu bentuk idealisme dan nasionalisme yang tinggi. Meskipun di usia yang sangat tua dan seharusnya sudah bersitirahat, namun Mbah Yono masih ingin menunjukkan rasa kecintaannya terhadap NKRI. ”Ini merupakan suatu nilai yang kecintaan yang sungguh sulit dimiliki generasi kita saat ini. Saya saja belum pasti mampu melakukan hal ini, saya hanya berharap nilai kecintaan dan rasa nasionalisme yang terpatri dalam diri beliau bisa dianut dan dimiliki oleh generasi kita,” sebut Syafei Lubis. (BS-026)
Sumber :beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Tertunda Pasangan Calon Haji Asal Madina Akhirnya Berangkat

    Setelah Tertunda Pasangan Calon Haji Asal Madina Akhirnya Berangkat

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Madailing Online) – Pasangan calon haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, akhirnya berangkat ke tanah suci Selasa malam (13/6/2023) setelah sebelumnya tertunda akibat sakit. Dua calon haji itu penduduk Desa Gunung Godang, Kecamatan Ranto Baek, yakni Abdul Gani (63 tahun) dan Basariah Simanjuntak (63). Keduanya berangkat bersama jemaah dari Padanglawas Utara (Paluta) dalam kelompok […]

  • Guru Ngaji, Bilal Mait dan BKM di Bukit Malintang Terima Insentif

    Guru Ngaji, Bilal Mait dan BKM di Bukit Malintang Terima Insentif

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) setelah sempat tidak terima insentif / honor beberapa tahun karena Pemda kekurangan anggaran. Para guru mengaji, bilal mait dan BKM ( badan kenaziran masjid )  di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) bernafas lega karena siang tadi, mereka telah menerima honor yang sumber dananya dari Dana Desa. Mereka […]

  • Staf BPN Deli Serdang Ditahan

    Staf BPN Deli Serdang Ditahan

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Pakam kembali menahan tersangka tindak pidana korupsi pengadaan lahan gardu induk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang berokasi di Dusun V Desa Petangguhan Kecamatan Galang. Kali ini Kejari menahan M Dachi (45) yang merupakan staf Badan Pertanahan Negara (BPN) Deli Serdang, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Penahanan itu […]

  • Rp1,43 Miliar Belanja Alat RSUD Panyabungan 2026. DPRD Rekomendasi Pengoptimalan Pelayanan

    Rp1,43 Miliar Belanja Alat RSUD Panyabungan 2026. DPRD Rekomendasi Pengoptimalan Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN || Mandailing Online– RSUD Panyabungan menganggarkan Rp1.433.157.251 dari dana BLUD 2026 untuk belanja modal peralatan dan mesin. Total ada 14 paket pengadaan mulai dari ventilator, defibrillator, hingga mesin laminating dan kursi eselon 4. Ditengah masih banyaknya keluhan pasien mulai dari antrian di IGD, pelayanan dan bahkan sampai ada pasien yang tak dapat jatah kamar […]

  • Demo M3, Minta Ketua DPRD Madina Mundur

    Demo M3, Minta Ketua DPRD Madina Mundur

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kejaksaa Juga Diminta Tuntaskan Kasus-kasus Korupsi   Panyabungan (MO)-Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Madina Care dan DPP Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (M3) melakukan unjuk rasa ke DPRD Madina, Kamis (9/2) mengusung lima agenda yang menyangkut pemerintahan, mosi tak percaya kepada ketua DPRD Madina, PT.Sorikmas Mining, Geotermal dan kasus percetakan sawah. Massa yang berjumlah sekitar 60 […]

  • Kandidat Doktor di Malaysia Berqurban di Mandailing

    Kandidat Doktor di Malaysia Berqurban di Mandailing

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BATANG NATAL (Mandailing Online) – Lama menimba ilmu di luar negeri, tak menyurutkan tekad Karimuddin Nasution, S.Ud,MIS. Pria berusia 27 tahun asal Desa Sipogu, Batang Natal, Mandailing  Natal yang kini kandidat doktor dari Universitas Kebangsaan Malaysia (The National University of Malaysia), terus melakukan qurban Idul Adha di kampung halaman. Dalam tiga tahun terakhir […]

expand_less