Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Mbah Yono Naik Sepeda Keliling Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Meski di usia tua dan renta, Suyono Notodiwiryo (70) yang familiar dipanggil Mbah Yono, warga Menteng, Jakarta Pusat, ingin membuktikan kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengelilingi nusantara naik sepeda. Mbah Yono tiba di Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Payaloting, Selasa (05/07/2011) sekitar pukul 12.30 WIB dan disambut Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madina Drs M Syafei Lubis.

Saat didatangi wartawan, Mbah Yono mengaku telah mengelilingi nusantara mulai dari Merauke dan bertujuan ke Sabang mengendarai sepeda. Pekerjaan ini telah dilakukan sejak setahun yang lalu dan telah menempuh perjalanan sekitar 8 ribu kilometer sementara target perjalanannya adalah 17.845 kilometer atau sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan RI.

”Target perjalanan saya sesuai dengan hari kemerdekaan RI, saya tak ada mencari apa-apa saya ingin mengetahui nusantara ini baik segi budaya dan lainnya, karena saya amat cinta Indonesia,” sebut Mbah Yono

Mbah Yono melakukan ini demi kecintaannya kepada Negara Republik Indonesia dan perjalanan ini ia lakukan juga untuk menikmati karunia Allah SWT. Selain itu, selama melakukan perjalanan, Mbah Yono merasa sehat walapun terkena debu panas.

Mbah Yono yang memiliki 2 anak 1 istri yang masih hidup di Jakarta dan 6 cucu ini, tak peduli dengan apapun rintangan yang akan dia hadapi. Selama perjalanan dari Jakarta hingga ke Madina, dia sudah menghabiskan 5 unit ban luar dan 3 unit ban dengan waktu tempuh selama 3 bulan. Mbah Yono bisa menempuh rata-rata 30 kilometer sehari. ”Saya tidak terburu dan rata-rata jarak tempuh setiap harinya sekitar 20-30 kilometer,” tambahnya.

Sementara, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madina Drs M Syafei Lubis saat dikonfirmasi mengatakan, ini merupakan suatu bentuk idealisme dan nasionalisme yang tinggi. Meskipun di usia yang sangat tua dan seharusnya sudah bersitirahat, namun Mbah Yono masih ingin menunjukkan rasa kecintaannya terhadap NKRI. ”Ini merupakan suatu nilai yang kecintaan yang sungguh sulit dimiliki generasi kita saat ini. Saya saja belum pasti mampu melakukan hal ini, saya hanya berharap nilai kecintaan dan rasa nasionalisme yang terpatri dalam diri beliau bisa dianut dan dimiliki oleh generasi kita,” sebut Syafei Lubis. (BS-026)
Sumber :beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Madina Sekaligus Pilot Uji Coba Undershoot Landasan

    Pendaratan Perdana Pesawat di Bandara Madina Sekaligus Pilot Uji Coba Undershoot Landasan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): pada uji pendaratan dan terbang pesawat  jenis Beechcraft Super Kings Air dari Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) kamis 21/3/2024, Kepala Bandara UPBU Aek Godang Abdul Rozak mengaku, pendaratan berjalan mulus. ” pendaratan berjalan mulus, uji coba ini sekaligus pilot menguji apakah ander shoot atau pesawat terbang mendarat sebelum badan […]

  • DCS Dapil 5 PKS Madina

    DCS Dapil 5 PKS Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PKS Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini. “Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah […]

  • Derita Transmigran Singkuang, 15 Tahun Menuntut Hak dan Keadilan (bagian 1 dari 2 tulisan)

    Derita Transmigran Singkuang, 15 Tahun Menuntut Hak dan Keadilan (bagian 1 dari 2 tulisan)

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : MHD RIDWAN LUBIS, S.Pd   Transmigrasi merupakan program Pemerintah Indonesia untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah padat penduduk atau perkotaan ke daerah lain di dalam wilayah Indonesia. Program transmigrasi bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, memberikan kesempatan bagi orang yang mau bekerja, dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Seiring berjalannya waktu dan kebijakan baru pemerintah, […]

  • Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt […]

  • Sistem Sekuler Beri Panggung, Pelaku Pelecehan Seksual Bebas Berlenggang

    Sistem Sekuler Beri Panggung, Pelaku Pelecehan Seksual Bebas Berlenggang

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Sosial Masyarakat   Miris! Bebasnya terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur mendapat sambutan meriah bak pahlawan. Terang saja hal ini dinilai berbagai pihak terlalu berlebihan, hingga mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Sebagaimana diberitakan, penyanyi dangdut, Saipul Jamil menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman selama […]

expand_less