Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini.

“Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah 5 kali dilaksanakan Bupati sejak bulan Februari 2011 sampai Maret ini, bersifat dadakan dan hanya berdasarkan kedekatan emosional, keluarga, titipan dan disinyalir rentan dengan praktek transaksional, berbau politis dan terindikasi kuat kental dengan nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme” ujar Ketua PP Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Madina Agus Salam Nasution bersama Sekretaris Pantai Barat (PB) Mandailing Foundation Irfan Rangkuti, Wakil Ketua Generasi Muda Keluarga Abiturent Musthafawiyah (GM Kamus) Madina Ismail Nasution kepada wartawan di Gedung DPRD Madina, Jumat (25/03/2011).

Dijelaskan, mereka sangat meragukan komitmen dan political will Bupati dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi, disiplin kinerja PNS, dan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa (clean and good government). Mutasi seharusnya harus berdasarkan kompetensi, dedikasi, pengabdian, jenjang karier, profesionalitas bukan terkesan mengedepankan perinsip “like or dislike” dan manajemen “selera gue”.

Namun secara diplomatis mereka mengakui, bahwa mutasi merupakan hak proregatif Bupati. Tetapi, idealnya mutasi harus mengacu kepada berbagai pertimbangan dan kajian rasional, objektif dan akademik bukan terkesan mengakomodir pejabat-pejabat yang bermental “penjilat”, dinilai bermasalah dan tidak kompeten.

Ditambahkan mereka, untuk bongkar pasang pejabat sebagai tindak lanjut (follow up) reformasi birokrasi yang digalakkan Bupati seharusnya kata mereka, harus mengacu kepada seleksi fit and propert test dan rekomendasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Madina.

“Kita mempertanyakan kinerja Baperjakat yang terkesan mandul dan tidak bisa berbuat apa-apa dalam merekomendasikan pejabat yang dinilai tepat dan ideal dalam memangku sebuah jabatan/SKPD,” ujar Salam.

Lebih lanjut Salam yang saat ini kuliah S2 di salah satu perguruan tinggi Medan menegaskan, reformasi birokrasi yang diwacanakan oleh Bupati terkesan hanya lips service dan kamuflase dan realitas di lapangan hanya “nol” termasuk disiplin kinerja Aspan yang lebih banyak di luar kota, penataan koordinasi dan disiplin PNS, kebijakan mutasi dan lain-lain.

Bahkan kita menilai prestasi luar biasa dari kinerja Aspan selama menjadi Bupati sudah 5 kali menggelar mutasi dalam rentang waktu yang singkat (belum genap 1 bulan) sejak Februari sampai Maret ini, dan sangat terhormat bila kita beri anugerah/award kepada beliau sebagai “Bapak Mutasi Kabupetan Madina”.

Secara terpisah, Tokoh Pemuda Madina Musliadi Nasution menyebutkan, kebijakan mutasi yang dilaksanakan Bupati adalah kebijakan “suka-suka”, dadakan dan terkesan mengedepankan kelompok/primordialisme.

Prioritas utama dalam pembangunan Madina kata Musliadi, adalah upaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat (public of service), disiplin PNS, pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, sekolah dan lain-lain) menciptakan rasa kondusif dalam masyarakat dan mempercepat pilkada ulang bukan hanya memikirkan bongkar pasang pejabat/mutasi yang akan membawa dampak buruk kinerja PNS dan mengancam stabilitas pembangunan yang muaranya kepentingan rakyat akan terus “terabaikan”. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa STAIN Madina KKN di Pasaman Barat

    Mahasiswa STAIN Madina KKN di Pasaman Barat

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Mahasiswa Kelompok 9 STAIN Mandailing Natal, Sumut melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. KKN pada Jum’at (26/07/2024) menggelar Edukasi Taharah dan Edukasi Tajhizul Mayid, dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 12 Ranah Batahan, Jorong Taming Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat. Edukasi Taharah dan Edukasi Tajhizul […]

  • Kementerian PU Diminta Turun

    Kementerian PU Diminta Turun

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap memohon kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera menurunkan tim guna mengkaji kelayakan jembatan layang (fly over) Pulo Brayan. Dikhawatirkan, kebakaran beberapa hari lalu mempengaruhi kekuatan konstruksi jembatan. “Berdasarkan informasi dari Kadishub Kota Medan, daya tampung jembatan ini adalah 40 ton. Tapi berhubung kebakaran terjadi, daya tampung kenderaan yang melewati jembatan […]

  • Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   Idul Fitri sebagai hari kemenangan bukan hanya bermakna sebagai pembebasan sekaligus pembersihan secara personal menuju kefitrian setelah berjuang sebulan penuh melaksanakan Ibadah Shoum namun juga memiliki makna perekat dan pemersatu diantara sesama masyarakat ditengah kemajemukan beragama yang merupakan anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Inilah […]

  • Bupati Evaluasi SPBE Pemkab Madina

    Bupati Evaluasi SPBE Pemkab Madina

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Aula Kantor Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (11/7). Rakor SPBE diikuti langsung Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Sekda Madina Gozali Pulungan, Asisten I Alamulhaq, Asisten II Erman Gafar, Asisten III […]

  • Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prabowo Subianto tidak pernah memalsukan sejarah Undang-Undang Desa. Justru, capres nomor urut 1 itu telah terlebih dahulu menandatangi komitmen dengan para aparatur desa yang tergabung dalam Parade (Persatuan Rakyat Desa) Nusantara. Demikian disampaikan Ketua Parade Nusantara Sudir Santoso  kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/6). "Prabowo Subianto adalah satu-satunya capres yang memiliki andil dan kontribusi dalam […]

  • Gedung UPT BP3K dipertanyakan

    Gedung UPT BP3K dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dipertanyakan : Gedung UPT BP3K Gunung Baringin dipertanyakan, mengingat proyek dibawah naungan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mandiling Natal ini sampai saat ini tidak jelas perusahaan mana yang mengerjakannya padahal sudah rampung dikerjakan. *MO*

expand_less