Senin, 15 Jun 2026
light_mode

Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini.

“Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah 5 kali dilaksanakan Bupati sejak bulan Februari 2011 sampai Maret ini, bersifat dadakan dan hanya berdasarkan kedekatan emosional, keluarga, titipan dan disinyalir rentan dengan praktek transaksional, berbau politis dan terindikasi kuat kental dengan nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme” ujar Ketua PP Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Madina Agus Salam Nasution bersama Sekretaris Pantai Barat (PB) Mandailing Foundation Irfan Rangkuti, Wakil Ketua Generasi Muda Keluarga Abiturent Musthafawiyah (GM Kamus) Madina Ismail Nasution kepada wartawan di Gedung DPRD Madina, Jumat (25/03/2011).

Dijelaskan, mereka sangat meragukan komitmen dan political will Bupati dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi, disiplin kinerja PNS, dan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa (clean and good government). Mutasi seharusnya harus berdasarkan kompetensi, dedikasi, pengabdian, jenjang karier, profesionalitas bukan terkesan mengedepankan perinsip “like or dislike” dan manajemen “selera gue”.

Namun secara diplomatis mereka mengakui, bahwa mutasi merupakan hak proregatif Bupati. Tetapi, idealnya mutasi harus mengacu kepada berbagai pertimbangan dan kajian rasional, objektif dan akademik bukan terkesan mengakomodir pejabat-pejabat yang bermental “penjilat”, dinilai bermasalah dan tidak kompeten.

Ditambahkan mereka, untuk bongkar pasang pejabat sebagai tindak lanjut (follow up) reformasi birokrasi yang digalakkan Bupati seharusnya kata mereka, harus mengacu kepada seleksi fit and propert test dan rekomendasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Madina.

“Kita mempertanyakan kinerja Baperjakat yang terkesan mandul dan tidak bisa berbuat apa-apa dalam merekomendasikan pejabat yang dinilai tepat dan ideal dalam memangku sebuah jabatan/SKPD,” ujar Salam.

Lebih lanjut Salam yang saat ini kuliah S2 di salah satu perguruan tinggi Medan menegaskan, reformasi birokrasi yang diwacanakan oleh Bupati terkesan hanya lips service dan kamuflase dan realitas di lapangan hanya “nol” termasuk disiplin kinerja Aspan yang lebih banyak di luar kota, penataan koordinasi dan disiplin PNS, kebijakan mutasi dan lain-lain.

Bahkan kita menilai prestasi luar biasa dari kinerja Aspan selama menjadi Bupati sudah 5 kali menggelar mutasi dalam rentang waktu yang singkat (belum genap 1 bulan) sejak Februari sampai Maret ini, dan sangat terhormat bila kita beri anugerah/award kepada beliau sebagai “Bapak Mutasi Kabupetan Madina”.

Secara terpisah, Tokoh Pemuda Madina Musliadi Nasution menyebutkan, kebijakan mutasi yang dilaksanakan Bupati adalah kebijakan “suka-suka”, dadakan dan terkesan mengedepankan kelompok/primordialisme.

Prioritas utama dalam pembangunan Madina kata Musliadi, adalah upaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat (public of service), disiplin PNS, pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan, sekolah dan lain-lain) menciptakan rasa kondusif dalam masyarakat dan mempercepat pilkada ulang bukan hanya memikirkan bongkar pasang pejabat/mutasi yang akan membawa dampak buruk kinerja PNS dan mengancam stabilitas pembangunan yang muaranya kepentingan rakyat akan terus “terabaikan”. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): seolah tidak takut pada Polisi, pelaku penambang emas ilegal di ujung kampung desa sipogu tepatnya berbatas dengan desa ampung siala Kecamatan Batang Natal terus beroperasi. Pelaku tambang ini leluasa menggunakan alat berat jenis excavator padahal lokasi aktifitas tidak jauh dari jalan lintas provinsi Panyabungan-Natal. Informasi dari warga menyebut, aktifitas penambang […]

  • Selisik Nilai Pancasila

    Selisik Nilai Pancasila

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Azhar Nasution Pancasila sebagai dasar negara yang otentik terpatri dalam pembukaan UUD 1945. Substansi dari nilai-nilai Pancasila tersebut, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial. Sabtu 1 Juni kita melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni adalah salah satu hari penting dalam kalender bangsa Indonesia. Pasalnya, di tanggal tersebut […]

  • Humas PT.MMM: Kami Memiliki Legalitas

    Humas PT.MMM: Kami Memiliki Legalitas

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGA BAYU (Mandailing Oniline) – Setelah lama menjadi sorotan publik, pihak manajemen PT. Madina Madani Mining (MMM) akhirnya angkat bicara soal legalitas keamanan lingkungan di sekitar lokasi tambang. Humas PT.MMM, Darno menyatakan bahwa perusahaan tambang itu memiliki legalitas operasional sesuai dengan aturan perundangan investasi pertambangan yang berlaku. Perusahaan tambang emas di Desa Tapus itu juga […]

  • Madina Terima Satu Alat Berat dari PTPN 4 untuk Pemulihan Pasca Bencana

    Madina Terima Satu Alat Berat dari PTPN 4 untuk Pemulihan Pasca Bencana

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperoleh bantuan alat berat dalam pemulihan pasca bencana. Bantuan itu berupa satu unit alat berat dalam bentuk pinjam pakai dari PT Perkebunan Nusantara 4 (PTPN 4). Serah terima pinjam pakai alat berat jenis excavator PC 55 itu berlangsung di halaman belakang Kantor Bagian Umum […]

  • Kepala Desa 7 Bulan Belum Digaji

    Kepala Desa 7 Bulan Belum Digaji

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para kepala desa di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum menerima gaji dalam 7 bulan terakhir. “Sejak bulan Januari hingga bulan Juli ini,” ungkap Kepala Desa Gunung Tua Panggorengan, Enda Timbul Nasution, Jum’at (12/7/2013) didampingi kepala desa Panyabungan Jae, Darussalam, Gunungtua Tonga dan Desa Siobon. Ketiadaan gaji selama 7 bulan […]

  • DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    DPRD Madina Temukan Banyak Kejanggalan Tender di Dinas PU

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) banyak menemukan kejanggalan pada pelaksanaan proses tender LPSE (Layanan Pengadaan Cara Elektronik) di Dinas Pekerjaan Umum Madina. “Tidak masuk logika bila ada satu perusahaan bisa memenangkan paket proyek 18 milyar lebih padahal kelas perusahaan yang ikut dalam proses tender itu sama kualifikasinya ataupun kelasnya dengan yang lain,” […]

expand_less