Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Bunga Bangkai Mekar di Sipirok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
  • print Cetak

bunga bangkai15313

SIPIROK, (MO)  – Hutan hujan tropis di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali, menyimpan potensi flora dan fauna yang luar biasa.

Salah satunya jenis bunga raksasa yang biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan itu. “Kami menemukan Bunga Bangkai itu di daerah Bulu Payung.

Masyarakat di sekitar menyebutnya dengan Atturbung,” kata Erwinsyah Siregar, petugas dari Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (13/3).

Dijelaskannnya, Atturbung yang ditemukan di kawasan Cagar Alam Dolok Sibualbuali itu memiliki kemiripan dengan bunga bangkai (Amorphpophallus titanium) yang memang endemik hutan di Sumatera. Saat ditemukan, kelopak bunga atau mahkota merekah berwarna ungu kemerah-merahan dengan diameter selebar satu meter.

Dari kelopak bunga menyembul kepala putik yang tingginya mencapai dua meter, atau melebihi tinggi orang dewasa dengan berwarna krem. Warna krem itu sama dengan warna pada bagian luar kelopak bunga.

“Masyarakat di sekitar mengaku sering menemukan bunga bangkai muncul di kebun-kebun mereka,” kata Erwinsyah Siregar. Dari keterangan masyarakat, Erwinsyah menyimpulkan bahwa Atturbung atau bunga bangkai ini bukan spesis flora yang asing bagi masyarakat setempat.

Pasalnya, nama Atturbung sendiri sudah diberikan masyarakat sejak lama, sehingga jelas bunga bangkai ini sangat dekat dengan keseharian masyarakat. “Banyak lokasi Atturbung ini yang ditemui masyarakat. Tidak sedikit yang tumbuh di lokasi-lokasi budidaya milik masyarakat. Biasaya kalau tumbuh, kemunculan bunga bangkai ini tidak lagi mengherankan,” katanya.

Menurut Erwinsyah Siregar, dalam kondisi normal, bentuk Atturbung saat mekar terlihat seperti bunga terompet terbalik. Bunga bangkai tumbuh menjulang tinggi, ketinggian bunga bangkai jenis amorphophallus titanium bisa mencapai sekitar 4 meter dengan diameter sekitar 1,5 meter.

Bunga bangkai ini termasuk tumbuhan dari suku talas-talasan (araceae). Merupakan tumbuhan dengan bunga majemuk terbesar di dunia. Berbeda dengan rafflesia yang tidak dapat tumbuh di daerah lain, bunga bangkai dapat dibudidayakan. “Saya sudah pernah mencobanya, ternyata bisa tumbuh di halaman rumah,” katanya.

Bunga ini mengalami dua fase dalam hidupnya yang muncul secara bergantian dan terus menerus, yaitu fase vegetatif dan generatif. Pada fase vegetatif, di atas umbi akan muncul batang tunggal dan daun yang sekilas mirip dengan pohon pepaya. Tinggi pohonnya bisa mencapai 6 meter.

Setelah beberapa tahun, organ generatifnya akan layu kecuali umbinya. Apabila lingkungan mendukung, dan umbinya memenuhi syarat pohon ini akan digantikan dengan tumbuhnya bunga bangkai. Tumbuhnya bunga majemuk yang menggantikan pohon yang layu merupakan fase generatif tanaman ini.

Bunga baru bisa tumbuh bila umbinya memiliki berat minimal 4 kg. Bila cadangan makanan dalam umbi kurang atau belum mencapai berat 4 kg, maka pohon yang layu akan digantikan oleh pohon baru.

Selain itu, bunga bangkai merupakan tumbuhan berumah satu dan protogini, dimana bunga betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya bunga jantan, sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri.

Bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga ini berfungsi untuk menarik kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Setelah masa mekarnya (sekitar 7 hari) lewat, bunga bangkai akan layu. Dan akan kembali melewati siklusnya, kembali ke fase vegetatif, dimana akan tumbuh pohon baru di atas umbi bekas bunga bangkai.

Apabila selama masa mekarnya terjadi pembuahan, maka akan terbentuk buah-buah berwarna merah dengan biji pada bagian bekas pangkal bunga. Biji-biji ini bisa ditanam menjadi pohon pada fase vegetatif.

Biji-biji inilah yang sekarang dibudidayakan. (metrosiantar.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi bersama Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution selasa, (24/3) di desa Salambue selain melakukan tanam perdana juga menyerahkan bantuan berupa kepada 13 kelompok tani dari berbagai desa yang ada di Mandailing Natal, yakni 20 unit hand traktor, 10 unit rontok padi, 1 ton benih padi Siganteng,7 ton pestisida, […]

  • Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

    Tiga Tersangka Perampok Toko Emas Ditangkap Warga

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sumut ( Berita ) : Tiga tersangka yang diduga komplotan perampok, Kamis [30/09], berhasil diringkus warga saat sedang beraksi di sebuah toko emas Indah Jaya, di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Beruntung, aksi perampokan yang diduga bermodus hipnotis tersebut digagalkan warga, setelah salah satu pengunjung melihat para komplotan ini sedang berusaha menguras toko […]

  • Forwakot Dibentuk, Ide Taman Kota Dibenahi Muncul

    Forwakot Dibentuk, Ide Taman Kota Dibenahi Muncul

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dibentuk. Pembentukan Forwakot berdasarkan hasil musyawarah yang berlangsung di taman kota Panyabungan, Sabtu (10/6/2023). Forwakot merupakan wadah perkumpulan bagi wartawan yang bertugas di Kabupaten Madina. Forwakot bertujuan salah satunya untuk mengembangkan ide-ide dan kreativitas dari para wartawan khususnya yang tergabung dalam forum ini. […]

  • Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kuasa hukum pasangan calon bupati Mandailing Natal (Madina) Sumut, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (Sahata) optimis hakim panel 1 pada Mahkamah Konstitusi (MK) akan menguatkan Keputusan KPU Madina. Mandailing Natal (Madina) yang menyatakan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi […]

  • Kajari Madina : Pers Adalah Cahaya

    Kajari Madina : Pers Adalah Cahaya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejarah pers adalah sejarah perjuangan, pers tak terlepas dari perjuangan bangsa. Pers berpihak pada perjuangan. Dan sejarah perjalanan bangsa tak pernah luput dari peran pers dan menjadi catatan pers. Pers juga dituntut melakukan kontrol sosial yang disemangati keseimbangan dan dimensi keadilan agar seluruh sendi kehidupan dan pemerintahan berjalan dalam rel yang […]

  • Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok. Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal […]

expand_less