Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Bupati Simalungun Bantah Suap Hakim MK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Des 2010
  • print Cetak


SIMALUNGUN : Jopinus Ramli (JR) Saragih yang terpilih
sebagai Bupati Simalungun periode 2010-2015, membantah telah melakukan
penyuapan terhadap hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan
Pemilukada Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, JR Saragih diduga telah menyuap hakim di MK, Akil Mochtar
sebesar RP 1 miliar dalam bentuk dolar yang diberikan melalui supir
pribadinya, Purwanto.

“Saya tidak pernah berurusan langsung di MK, melainkan melalui
pengacara (Refly Harun-red) yang sudah diberikan melalui surat kuasa.
Saya tidak pernah berusaha menyuap hakim di MK, apalagi mengenalnya,”
papar JR Saragih saat mengelar jumpa pers, Jumat 10 Desember 2010 di ruang
Harungguan Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya.

Dia juga mengaku kedatangannya selama ini di MK hanya untuk mengikuti
proses persidangan semata, dan tidak pernah berhubungan dengan hakim.
Namun, JR Saragih mengaku ada memberikan uang pada Refly Harun sebagai
honor sebanyak Rp 650 juta. Menurutnya, uang itu diberikan pada Refly
melalui Sekretarisnya, Jumadiah Wardati. JR Saragih juga menjelaskan
jika supir pribadinya Purwanto tidak ada memberikan uang pada salah
satu hakim di MK, termasuk memberikan keterangan pada pihak siapapun.
JR Saragih juga menegaskan, pihaknya akan membuat laporan ke Polda
Metro Jaya, Senin (13/12), untuk melaporkan keterangan dari Refly
Harun, yang dinilai telah melakukan pencemaran nama baik, dan
menyebarkan berita bohong melalui mass media.

Mengenai tindakan dari Ketua MK, Mahmud MD yang akan mengadukannya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), JR Saragih justru menyatakan atas
tujuan apa dirinya melakukan penyuapan. Dimana, sesuai perhitungannya,
pasti akan menang terkait gugatan Pemilukada Simalungun tersebut.

Saat ditanya mengenai kemungkinan akan memenuhi panggilan KPK, jika
diminta keterangan terkait dugaan suap tersebut, JR Saragih justru
mengaku akan mendatangi lembaga pemberantasan korupsi tersebut.
“Sebelum dipanggil, saya akan mendatangi KPK, supaya permasalahannya
cepat selesai,” paparnya.

Sementara itu, mengenai perkenalannya dengan Refly, JR mengaku
mengetahui melalui internet. Dimana Refly sering memenangkan
kasus-kasus di MK, sehingga dirinya menggunakan jasanya sebagai
pengacara, dan membayar sesuai kesepakatan sebesar Rp 650 juta. Dia
juga membantah ada meminta diskon kepada Refly terkait pembayaran jasa
pengacara tersebut, dan telah membayar semuanya.

Dalam kesempatan tersebut, JR Saragih juga mengharapkan masyarakat di
Kabupaten Simalungun tidak perlu khawatir dan bingung dengan
pemberitaan di media, karena berita tersebut tidak benar. (js)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Daftar ke PDI Perjuangan 

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Daftar ke PDI Perjuangan 

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ahmad Husein Nasution dipastikan akan maju sebagai calon bupati untuk Pilkada Madina 2020. Kepastian itu setelah pengusaha yang juga putra daerah dari Mandailing Natal (Madina) serta owner PT. SBN Group mendaftarkan diri di DPD PDIPerjuangan Sumatera Utara, Jum’at 20 September pekan lalu. Ketua Tim Penjaringan DPC PDI Perjuangan Madina, Syarifuddin Lintang  […]

  • Antisipasi Banjir Kecamatan Panyabungan akan Galakkan Gotong-Royong

    Antisipasi Banjir Kecamatan Panyabungan akan Galakkan Gotong-Royong

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA; Untuk mengantisipasi seringnya terjadi banjir di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akibat drainase yang sumbat, Kecamatan Panyabungan akan menggalakkan gotong-royong dengan membersihkan selokan air dan upaya lainnya. Hal ini diungkapkan Camat Kecamatan Panyabungan, Zukkhairi SE di hadapan Tim Penilai Kecamatan terbaik Provinsi Sumatera Utara saat melakukan kunjungan di Kantor Camat Panyabungan, Senin (11/10) […]

  • Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    Batang Angkola Surplus Beras 70,14 Ton

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati : Mari Tanam Serentak TAPSEL-Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengajak seluruh petani sawah untuk kembali menerapkan pola tanam serentak. Dengan sistem ini dapat meningkatkan hasil panen dan menghindarkan tanaman padi dari serangan hama. “Musuh utama petani di Batang Angkola ini adalah hama tikus. Minimal sekali dua minggu masyarakat bergotong-royong memburu tikus. Tapi yakinlah, […]

  • Pemkab Madina Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV

    Pemkab Madina Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Safe’i Lubis melantik 73 pejabat eselon III dan IV Pemkab Madina. Pelantikan berlangsung di aula kantor Bupati Madina, Jum’at (20/7/2018). Pelantikan itu berdasar Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/0675/K/2018 tanggal 19 Juli 2018. Dari 73 pejabat yang dilantik antara lain : Dr.M.Daud Batubara, M.Si dilantik untuk […]

  • Uang Hilang Dari Rekening

    Uang Hilang Dari Rekening

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kesal uangnya hilang, nasabah Bank Syariah Mandiri Cabang Panyabungan, Mandailing Natal, melapor ke wartawan. Kekesalan ini berawal dari janji-janji pihak bank yang akan segera menyelesaikan persoalan uang yang hilang dari rekening nasabah. Arfan Abdullah Lubis, penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, kepada wartawan, Selasa (23/11/2010) mengatakan, pada 8 September lalu, ia mentransfer uang melalui ATM Bank […]

  • KERAJAAN PANAI

    KERAJAAN PANAI

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Askolani Nasution   Memang, sampai saat ini amat sedikit referensi tentang Kerajaan Panai yang diyakini berpusat di Padang Lawas ini. Salah satu referensi tentang Panai adalah Kitab Negarakertagama di masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit. Kitab yang bertajuk tahun 1365 M itu menyebutkan penaklukan Majapahit atas beberapa kerajaan di Sumatera, termasuk Kerajaan Mandailing […]

expand_less