Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Covid-19 Belum Teratasi, Kini Omicron Ubah Arah Pandemi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Des 2021
  • print Cetak

Oleh: Endang Pohan
Aktivis dakwah/mahasiswi

 

Pandemi covid-19 belum usai, namun sekarang varian virus covid-19 telah muncul. Varian virus covid-19 ini dinamakan Omicron (B.1.1.259). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Varian covid-19 Omicron ini terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan pada 9 November lalu dan para ahli menduga virus ini bahkan lebih menular dari virus covid-19 lainnya. Hal ini tentu saja memicu kekwatiran karena upaya vaksinasi covid-19 yang sudah ada ini tidak begitu mempan untuk membasmi virus covid-19 varian Omicron ini (dikutip dari waspada.co.id).

WHO menyebut varian Omicron mampu mengubah arah pandemi. Kehadiran Omicron sebagai salah satu varian terbaru dari covid-19 di sejumlah negara membuat para ilmuwan di bidang kesehatan saling berlomba untuk mendeteksi bagaimana cara kerja varian baru ini pada tubuh manusia. Meskipun, beberapa bukti menunjukkan bahwa gejala yang ditimbulkan Omicron jauh lebih ringan. Tapi menurut WHO masih terlalu dini, untuk menarik kesimpulan akhir terkait varian baru ini.

Seiring berkembangnya studi tentang varian terbaru covid-19 tersebut, WHO menjelaskan masih dibutuhkan beberapa hari bahkan hingga beberapa pekan ke depan untuk mendapatkan data epidemiologi global, kemudian dianalisis, dan dilanjutkan dengan menarik kesimpulan yang tegas.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan bahwa saat ini Omicron sudah terdeteksi di 57 negara. Varian baru ini juga dianggapnya mampu menyebar lebih cepat dibandingkan varian-varian sebelumnya. “Fitur tertentu dari Omicron, termasuk penyebaran global dan sejumlah besar mutasi, menunjukkan bahwa itu bisa berdampak besar pada perjalanan pandemi,” kata Tedros, seperti dilansir dari CNBC International, Minggu (12/12/2021).

Hal ini terjadi karena kepemimpinan sistem politik-sekuler hari ini yang meyakini bahwa nilai materi menjadi satu-satunya nilai yang harus diakui dan diwujudkan. Sudut pandang ini berpengaruh kuat pada berbagai konsep penyelesaian masalah, termasuk penanganan pandemi. Alhasil, kepentingan bisnis dan ekonomi berada di atas urusan kesehatan dan keselamatan jiwa umat manusia. Bahkan pandemi pun terpelihara dan dijadikan objek bisnis bagi para kaum kapitalis untuk meraup keuntungan. Sehingga wabah yang seharusnya teratasi, berubah menjadi pandemi yang berkepanjangan pemicu kemunculan varian virus baru yang berbahaya bersama gelombang pandemi vovid-19 yang tidak berkesudahan.

Berbeda dengan sistem politik Islam yang memiliki karakter yang istimewa yakni kepemimpinan yang bervisi pada akidah Islam, serta misinya sebagai pewujud kesejahteraan bagi seluruh alam. Visi dan misi istimewa ini terwujud melalui keberadaannya sebagai pelaksana syariat islam kaffah (menyeluruh). Negara (Khilafah) hadir sebagai raa’in (pelayan) rakyat dan junnah/perisai pelindung mereka dari berbagai aspek berbahaya. Sudut pandang ini menjadi jiwa berbagai konsep dalam penyelesaian krisis multidimensi yang melanda dunia hari ini, termasuk konsep penanganan pandemi. Tidak hanya terbebas dari bahaya varian baru, gelombang, dan pandemi covid-19. Kehadiran kepemimpinan politik Islam dalam bingkai Khilafah ini juga akan menjadi pembebas negeri ini dan dunia dari kepemimpinan politik kapitalis-sekuler yang menyengsarakan. Walhasil, penerapannya akan berbuah kebaikan dan kesejahteraan bagi umat manusia dan seluruh alam semesta. Wallahu’alam bhisowwab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Surat Edaran Gubsu Tentang Galian C, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi

    Terkait Surat Edaran Gubsu Tentang Galian C, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Menanggapi perdebatan hangat soal galian C di Mandailing Natal ( Madina ) dan terbitnya Surat Edaran Gubernur Sumut No 900.1.13.1/7845/2023 tanggal 4 Juli 2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari perusahaan memiliki izin tambang bukan logam, Irwan Daulay Pengamat Ekonomi & Pembangunan Sumut merespon dengan meminta SE itu sebaiknya dicabut dan selanjutnya […]

  • Gudang Milik Desa Sikara-Kara IV Terbakar

    Gudang Milik Desa Sikara-Kara IV Terbakar

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Gudang milik Desa Sikara-kara IV Kecamatan Natal, Mandailing Natal terbakar, Rabu (27/9/2017). Sementara kantor kepala desa yang berada disebelahnya turut dijilat apai. Belum diketahui penyebab kebakaran. Kondisi gudang yang berdinding papan hangus total. Informasi dari Sekretaris Desa Sikara-kara IV, Hendra menyebutkan kebakaran terjadi sekira pukul 3.30. Api dapat terpadamkan satu […]

  • Sekda Labuhanbatu Diperiksa Kejari

    Sekda Labuhanbatu Diperiksa Kejari

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dugaan Korupsi Bansos Rp3 Miliar RANTAU- Diduga ikut terlibat dalam dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) senilai Rp3 Miliar, Sekdakab Labuhanbatu H Hasban Ritonga diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Rantauprapat, Senin (4/4). Pemeriksaan secara maraton itu terkait pengusutan adanya temuan BPK tahun 2009 dalam penyelewengan dana Bansos melalui APBD Labuhanbatu. Pantauan Metro (grup Sumut Pos, Red) di […]

  • Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat, mengalami intimidasi dari oknum kepolisian. Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim mengatakan, intimidasi itu terkait video yang dipunyai oleh Komnas HAM mengenai kasus kekerasan yang dilakukan kepolisian saat membubarkan paksa pengunjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, pada 24 Desember 2011. “Situasi yang berkembang sekarang menimpa rekan-rekan wartawan. […]

  • Madina Harus Bentuk Lembaga Pelestarian Cagar Budaya

    Madina Harus Bentuk Lembaga Pelestarian Cagar Budaya

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing memiliki peradaban tua. Sejak zaman batu hingga Hindu, era Masehi hingga masa kerajaan-kerajaan. Setiap etape sejarah itu membentuk dan memperkaya peradaban kawasan Mandailing. Berjibun jumlah situs dan aset peninggalan sejarah Mandailing tersebar di banyak tempat, terutama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tetapi, sebagian besar aset itu tidak dipelihara, dibiarkan begitu […]

  • Harumkan Nama Madina, Pesilat Silaturrahmi dengan Bupati

    Harumkan Nama Madina, Pesilat Silaturrahmi dengan Bupati

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution menerima silaturahmi peserta dan pelatih kejuaraan atlet silat di Kantor Bupati Mandailing Natal. Sukhairi menyampaikan apresiasi kepada sepuluh atlet silat, pelatih, dan manajer yang telah mengikuti kompetisi di tingkat Provinsi dan mengharumkan nama baik Kabupaten Madina. “Walaupun dana untuk keberangkatan ke tingkat Provsu […]

expand_less