Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Din Syamsuddin Dituding Radikal, Al Washliyah Madina Protes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pelaporan GAR ITB terhadap Prof Dr. Drs. KH. Din Syamsuddin, MA sebagai tokoh radikal tidak hanya membuat warga Muhammadiyah khususnya yang gerah dan keberatan namun juga dari ormas Islam lainnya.

“Tudingan terhadap beliau sebagai tokoh radikal dinilai tidak beralasan dan merupakan fitnah yang bertujuan untuk memecah belah persatuan diantara sesama anak bangsa karena hingga saat ini tidak ada satupun indikator yang menunjukan bahwa tokoh umat Islam Indonesia tersebut radikal” demikian disampaikan Wakil Ketua Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Mandailing Natal, Moechtar Nasution didampingi Sekretaris Gerakan Pemuda Al Washliyah Madina Arbin Shodiq Harahap dalam rilis pers (17/2/2021).

Tudingan tersebut sebut Nasution bukan hanya menyakiti Organisasi Muhammadiyah semata namun juga dinilai telah menyakiti hati umat Islam Indonesia.

“Tokoh Nasional sekaliber Prof. Din Syamsuddin menurut kami merupakan sosok yang santun, memiliki  keintelektualan dan akhlakul karimah. Sehingga, tuduhan tersebut sungguh tidak bisa diterima umat Islam, apa lagi beliau pernah menjabat sebagai pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam Muhammadiyah” paparnya di Gedung Dakwah Al Jam’iyatul Washliyah Madina Jl.Sutan Soripada Mulia No 19 Kelurahan Kayujati.

Tuduhan ini ujarnya sungguh irrasional, dan jelas tidak akan bisa diterima umat Islam Indonesia karena  Din Syamsuddin merupakan aset dan tokoh bangsa yang pernah diamanahi sebagai Ketua Umum MUI Pusat dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat.

“bukan itu saja, beliau selama ini juga dikenal sebagai orang yang memberikan keteduhan dengan membangun dialog lintas agama dan lintas peradaban. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” urainya menambahkan.

Untuk itu, Al Washliyah Madina  mendorong agar pelaporan dan labelisasi radikal kepada Prof. Din Syamsuddin ini untuk segera dicabut.

“Banyak orang dan organisasi yang tersinggung. Tidak hanya Muhammadiyah saja, akan tetapi juga banyak kalangan dari berbagai latar belakang” ungkapnya.

“Lebih baik kita fokus merajut kohesivitas dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Kita hindari segala hal yang memancing kegaduhan,” tutupnya. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    Pemkab Madina Alokasikan Anggaran Kematian dan Kecelakaan Kerja. Segini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) alokasikan dana Belanja Iuran Jaminan Kematian bagi Pekerja Rentan dan Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Pekerja Rentan untuk 2500 orang di Seluruh Kabupaten. Dari data yang dihimpun Mandailing Online alokasi dana itu bersumber dari APBD tahun 2025 Senilai Rp. Rp. 201.008.000., total […]

  • Ini Dia Daerah-daerah yang Dilarang Rekrut CPNS

    Ini Dia Daerah-daerah yang Dilarang Rekrut CPNS

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 244 kabupaten/kota yang tersebar di 27 provinsi bakalan gigit jari. Sebab, pemerintah tidak akan memberikan kuota formasi CPNS baru karena belanja pegawai daerah itu di atas 50 persen di APBD. “Ada 27 provinsi yang memiliki kabupaten/kota dengan belanja pegawai di atas 50 persen. Sebanyak 13 provinsi belanja pegawainya di atas 20 persen,” […]

  • Ratusan Mahasiswa Madina Tolak UU Cipta Kerja

    Ratusan Mahasiswa Madina Tolak UU Cipta Kerja

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Sekitar 600 mahasiswa ujunkrasa di DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut, menolak UU Cipta Kerja, Jum’at (9/10/2020). Unjukrasa berjalan damai yang berlansung sejak pukul 10.00 WIB. Mereka mendesak DPRD Madina menyurati DPR RI bahwa masyarakat Madina menolak undang-undang tersebut tanpa ada alasan. Mahasiswa berasal dari gabungan Dema Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri(Stain) Madina […]

  • Korupsi Telah Mendarah Daging

    Korupsi Telah Mendarah Daging

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah   Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang […]

  • SMPN 1 Sipirok Terus Berbenah

    SMPN 1 Sipirok Terus Berbenah

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sebagai sekolah yang memiliki predikat Sekolah Standar Nasional (SSN), terus membenahi pola pembelajaran sesuai dengan tuntutan SSN. Misalnya, metode pembelajaran secara nasional dengan menggunakan perangkat komputer melalui infokus. Kepala SMPN 1 Sipirok, Drs Bakir Harahap, kepada METRO, Jumat (5/11), mengatakan, bukan saja […]

  • Putra Batang Natal Raih Prestasi di Aceh

    Putra Batang Natal Raih Prestasi di Aceh

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Namanya Halvionata Auzora Siregar. Alumni SMA Negeri 1 Batang Natal angkatan 2020. Saat ini kuliah di Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh. Fakultas hukum. Menginjak semester 5. Dia melahirkan banyak karya tulis bertema hukum. Beberapa prestasi ia raih melalui karya tulis ilmiah selama berkuliah di negeri “Serambi Mekkah” itu. Antara lain, juara 1 karya tulis ilmiah yang […]

expand_less