Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Dinas Koperasi Kangkangi Hasil RDP

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Koperasi dan UKM Mandailing Natal (Madina) dipandang mengangkangi hasil RDP dengan Komisi II pada 14 Juli 2022 lalu.

Pasalnya, dalam rapat tersebut disimpulkan bahwa Dinas Koperasi diharuskan membatalkan Surat Pemberitahuan I dan Surat Pemberitahuan II yang memberhentikan Modoronuddin sebagai Ketua Koperasi Pelita Andesma dan menunjuk Alamsyah Putra sebagai Plt.

Tak hanya itu, Komisi II pun meminta Dinas Koperasi dan Camat Muara Batang Gadis untuk memediasi dan memfasilitasi penyelesaian permasalahan KUD Pelita Andesma meliputi Rapat Anggota Luar Biasa, legalitas pengurus koperasi, dan hal lain yang dianggap perlu.

Alih-alih membatalkan surat pemberhentian Ketua Koperasi dan pengangkatan Plt itu, Dinas Koperasi justru kembali menonaktifkan Bendahara Supardi dan mengangkat Tri Sandayu sebagai Plt.

Pengangkatan ini pun berdasarkan surat Pernyataan yang disampaikan oleh Plt Ketua Koperasi Alamsyah Putra.

Dalam surat dengan nomor: 518/479/DKUKM tanggal 5 Agustus 2022 itu Alamsyah Putra menilai Bendahara Supardi tidak mampu merealisasikan SHU kepada seluruh anggota.

Atas dasar pernyataan tersebut, Dinas Koperasi menunjuk Tri Sandayu sebagai Plt Bendahara dengan ketentuan untuk segera merealisasikan SHU kepada anggota dengan transparan. Kedua, pengangkatan ini bersifat sementara sampai selesai Rapat Anggota Pemilihan Pengurus.

Pada poin ketiga dijelaskan bahwa pengangkatan, pengesahan, dan pemberhentian pengurus koperasi adalah melalui Rapat Anggota yang merupakan kekuasaan tertinggi.

Padahal dalam RDP yang diselenggarakan bulan lalu itu, anggota Komisi II Muharuddin Umpan telah menegaskan Dinas Koperasi melakukan kesalahan dengan mengeluarkan SK Plt ketua koperasi.

Umpan menjelaskan, dalam dunia koperasi pemberhentian dan pengangkatan pengurus koperasi dilaksanakan melalui rapat anggota sesuai AD/ART.

Sementara itu Illu Prima Sagara menduga kesalahan berulang ini terjadi karena ada kepentingan yang harus diakomodir sehingga Dinas Koperasi berani mengabaikan peraturan yang berlaku dan mengangkangi kesimpulan RDP.

“Kami menilai dan patut menduga ada kepentingan pihak lain yang terkesan memaksakan kehendak sehingga Dinas Koperasi seperti tidak ada pilihan kecuali menerbitkan Surat Sakti tersebut,” ujarnya ketika dihubungi di Panyabungan, Rabu (10/8).

Ia menambahkan, andai dugaan ini benar maka hal tersebut akan menjadi atensi khusus masyarakat 4 desa yang tergabung dalam koperasi.

“Pihak lain yang kami duga bisa dari pemerintah Itu sendiri atau dari luar pemerintah,” tegasnya.

Senada dengan Illu, anggota Pengawas Koperasi Zul Asri menyayangkan keluarnya surat tersebut di tengah seringnya pemerintah melakukan sosialisasi pendampingan hukum guna meminimalisir terjadinya kekeliruan administrasi yang berpotensi melanggar hukum pidana atau perdata di tingkat OPD.

“Tetapi fakta yang diterima masyarakat cukup mengejutkan. Surat ini justru sarat masalah, apalagi dalam RDP kemarin dengan jelas penerbitan surat sebelumnya terkait pergantian ketua koperasi telah menyalahi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Jangan Merusak Iklim Investasi

    Pemkab Madina Jangan Merusak Iklim Investasi

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diminta tidak terjerumus pada konstlasi yang merusak iklim investasi. “Bupati dan wakil bupati selaku pemimpin di Madina ini, ya, harus berlaku seperti orangtua. Arif dan mengayomi semua sektor dan lini,” kata warga Panyabungan, Panoguan Borotan kepada Mandailing Online di pasar Panyabungan, Kamis (25/8/2016). Panoguan mengatakan itu menanggapi […]

  • Kadis Perhubungan Madina Gagal Ditahan Polres

    Kadis Perhubungan Madina Gagal Ditahan Polres

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Kepala Dinas Perhubungan Mandailing Natal Harlan Batubara gagal ditahan Polres Madina, usai pemeriksaan di Mapolres Madina, Selasa malam (2/2). Kegagalan penahanan itu karena adanya surat bupati Mandailing Natal (Madina) dan Sekda Madina kepada Polres Madina yang meminta penangguhan penahanan terhadap pria tersangka kasus korupsi sebesar sekitar 1,7 milyar rupiah itu. Harlan […]

  • Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

    Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Lahan persawahan di Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu dinyatakan akan gagal panen akibat terrendam banjir. Padahal padi-padi itu sudah diambang panen. Tanaman padi yang mayoritas telah menguning itu pun diprediksi akan gagal panen karena rendaman banjir sudah seminggu berlangsung yang menyebabkan bulir padi bakalan busuk. Sejauh ini belum ada data […]

  • Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    Dishub razia 12 Jembatan Timbang

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Jajaran Dinas Perhubungan Sumatera Utara melakukan razia besar-besaran di 12 jembatan timbang di Sumut, terhadap truk dan angkutan barang yang melebihi tonase. Untuk pengusaha dan para supir dalam beberapa hari belakangan ini sudah disebarkan surat pemberitahuan agar mematuhi peraturan yang berlaku. Razia itu akan terus dilakukan dalam tiga bulan sekali. Kadis Perhubungan Sumut […]

  • Dari Batta ke Batak

    Dari Batta ke Batak

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Profesor Uli Kozok memosting artikel singkat di akun facebooknya pada 25 November 2019 memaparkan masa awal sebutan “Batak”. Artikel singkat berjudul “Dari Batta ke Batak” ini memaparkan kajian-kajian bahwa sebutan “Batak” baru muncul pada abad 19 dari pihak luar seperti Aceh dan Melayu. Merujuk naskah-naskah kuno maupun catatan para misionaris Jerman yang dimuat di […]

  • Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, berhasil memvaksinasi 75 persen dari total populasi warganya di atas umur 15 tahun. Capaian itu tak lepas dari strategi kepala desa melakukan pendekatan pola edukatif  sehingga warga teryakinkan tentang sisi positif setelah divaksin. “Saya meminta dokter melakukan dialog dengan warga tentang vaksinasi,” ungkap Kepala […]

expand_less