Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
  • print Cetak

Komisi IV Masih Gagal Mediasi Kasus Mal Praktek

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) terhadap kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan, masih gagal mendamaikan keluarga korban dengan pihak rumah sakit.

Pertemuan antara Komisi IV, pihak keluarga korban dan pihak RSU Panyabungan di ruang komisi IV, Selasa (7/1/2014) itu tidak saja gagal mencapai titik temu, malah terjadi perang mulut antara Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dengan ibu kandung korban menyebabkan situasi pertemuan menjadi panas.

Acara mediasi ini dipimpin Ketua Komisi IV, Martua Nasution,Lc dihadiri anggota komisi Fakhri Batubara, Sofyan Edi Saputra dan Aisah Nafsa. Sementara pihak keluarga koraban dihadiri ibu kandung korban, Hj. Isniar lubis didampingi sejumlah keluarga. Pihak RSU Panyabungan dihadiri Direktur RSU Panyabungan Drg. Bidasari dan dokter pelaku dugaan mal praktik Dr. Ely Juli Suryani Nasution,Sp.P serta tiga petugas RSU Panyabungan.

Pantauan Mandailing Online, perang mulut itu dipicu ucapan Drg.Bidasari dengan tekanan emosi dan keras “pasien miskin, kan pasien miskin do homu i, tai oji do ho (pasien miskin, kan pasien miskin nya kalian, tapi haji nya kamu)” kata Drg.Bidasari ke arah ibu kandung korban.

Kalimat Drg. Bidasari kontan menyulut emosi pihak keluarga. “ulang ungkit-ungkit oji di masalah on. So bisa au oji baen na marjulo-julo do au na jolo, marbengkel ami (jangan ungkit-ungkit haji dalam masalah ini. Saya bisa ber haji berkat arisan nya saya dulunya, usaha kami bengkel,” seru ibu kandung korban.

Perang mulut sempat lama berlangsung. Bahkan Drg. Bidasari sempat menantang keluarga korban membawa kasus dugaan mal praktek itu ke mana pun termasuk jalur hukum, dan RSU Panyabungan siap menghadapinya.

Alhasil, pertemuan itu tak memiliki keputusan dalam menyelesaikan sangketa medis tersebut. Kerena situasi saling emosi, pihak keluarga korban akhirnya menyerahkan kasus ini kepada Komisi IV untuk memediasi kedua pihak pada hari-hari mendatang.

Emosi keluarga korban terhadap Drg.Bidasari terlihat begitu tinggi, dibuktiknan enggannya ibu kandung korban menyalami Drg.Bidasari pada saat acara bersalaman. “Nangkon tu au ho mangido mohop, tu tuhan ma ho mangido mohop (jangan sama saya kamu minta maaf, kepada tuhan saja kamu minta maaf),” ujar ibu kandung korban.

Tetapi, pada akhirnya ib kandung korban masih mau menjabat tangan Drg.Bidasari seraya berkata “ulang songoni be pangkuling mu da (jangan seperti itu lagi bahasa kamu ya)”.

Sikap berbeda terjadi pada Dr. Ely Juli Suryani Nasution. Ibu kandung korban malah memeluk dokter itu seraya berkata “sabotulna ngana ra ami mangaduon ho inang, bahat do manyuru ami mangadu, tai inda ra ami (sebenarnya kami tak mau mengadukan kamu, nak. Banyak pihak yang menyuruh kami mengadu, tetapi kami tak mau),” ucap ibu kandung korban ketika berpelukan dengan dokter itu.

Sementara itu, Ketua Komis IV, Martua Nasution, Lc usai pertemuan kepada wartawan menyatakan bahwa pihaknya akan terus memediasi kedua pihak hingga selesai. Dia melihat bahwa sangketa medis ini masih kuat peluang menyelesaiakannya secara kekeluargaan.

Sekedar mengingatkan, korban bernama Gongga Sari, warga Kelurahan Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi, Madina. Almarhumah seorang mahasiswi S2 Universitas Negeri Medan, tutup usia 23 tahun.

Dugaan mal praktek terjadi ketika korban berobat di RSU Panyabungan, dimana setelah mengkonsumsi obat-obatan yang diresep dokter, korban mengalami gejala gatal-gatal serta bintik-bintik merah di sekujur tubuh sebelum akhirnya meninggal dunia di RSU Adam Malik, Medan pada pertengahan Desember 2013.

Peliput /Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    PTPN 4 Jangan Kerasukan Roh Kolonialisme

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai perusahaan milik negara semestinya PTPN 4 lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan bisnis yang terkesan seperti kerasukan roh kolonialisme seperti yang saat ini dipertunjukkan. “Kita minta segeralah sadar, jangan terus–terusan kerasukan roh kolonialis,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara ketika dimintai keterangan terkait sengketa lahan di Kampung Kapas […]

  • Dua Kandidat Bersaing Jelang Muscam Golkar MBG

    Dua Kandidat Bersaing Jelang Muscam Golkar MBG

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINGKUANG (Mandailing Online) – Dua kandidat muncul menjelang musyawarah kecamatan (Muscam) Partai Golkar di Kecamatan Muara Batang Gadis pada Minggu (26/9) besok. Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara kepada Mandailing Online di Singkuang, Muara Batang Gadis, Sabtu (25/9). Kedua kandidat tersebut adalah Maspaluddin Daulay dari Desa Singkuang I dan Asmaul […]

  • Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ratusan hektar kebun cabai di Desa Adian Jior, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami gagal panen diduga akibat limbah merkuri mesin galundung (pemisah batu dengan emas) yang sedang marak-maraknya di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Panyabungan. Pantuan wartawan, kebun cabai milik warga yang mengalami gagal panen berada di pinggiran Kota Panyabungan tepatnya di Desa […]

  • PNS nakal mainkan perjalanan dinas

    PNS nakal mainkan perjalanan dinas

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya perjalanan dinas fiktif yang mrugikan Negara sebarsa Rp77 miliar. Kerugian tersebut hanya temuan semester I Tahun 2012. Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo , temuan biaya perjalanan dinas fiktif bukan hal baru bagi. Biaya perjalanan dinas fiktif tersebut adalah pekerjaan PNS nakal yang perlu dihukum dan dipertanggungjawabkan. “Ada […]

  • Polda Sumut Periksa 80 Saksi, PLN Tunggu Giliran

    Polda Sumut Periksa 80 Saksi, PLN Tunggu Giliran

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Guna mencari pelaku dan provokator kerusahan yang terjadi Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan, Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) “Tidak tertutup kemungkinan, pihak PLN akan diperiksa. Terutama terkait dengan adanya gardu yang meledak akibat daya berlebihan, sehingga menjadi penyebab padamnya listrik di LP […]

  • Poligami di Mata Kartini dan Feminisme

    Poligami di Mata Kartini dan Feminisme

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Ide Feminisme merupakan ide yang senantiasa menjunjung tinggi kebebasan dan kesetaraan kedudukan, hak, hukum, perlakuan dan berbagai dimensi kehidupan bagi perempuan agar senantiasa sama dengan laki-laki. Sehingga Feminisme meniscayakan perempuan untuk menentukan pilihan atas dirinya sebagaimana laki-laki termasuk dalam pernikahan. Jika seorang perempuan […]

expand_less