Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Disodomi Sejak Umur 3 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Seorang anak didampingi paman dan kakeknya mendatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Utara di Medan, Selasa (04/01/2011).

Kedatangan mereka untuk mengadukan perlakuan pelecehan seksual atau sodomi yang dilakukan Martin Harun Munthe (39) warga Pasar V Mawar XII, Padang Bulan Medan, yang tak lain adalah ayah dari JJ (nama samaran)

Kedatangan M Sitompul dan Sugiata Sitompul serta korban langsung diterima Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan KPAID Sumut Muslim Harahap.

Dalam pengaduannya mereka melaporkan Martin Harun Munthe yang telah menyodomi anaknya semenjak berumur tiga tahun tepatnya pada Tahun 2003.

Kejadian yang memalukan ini terungkap saat tetangga korban melihat Martin sedang meniduri putra sulungnya di dapur rumahnya. Melihat kejadian tersebut tetangganya melaporkan kepada Yunita br Sitompul. Akibat laporan tersebut terjadilah pertengkaran mulut.

Namun peristiwa tersebut saat itu masih dirahasiakan. Kejadian memilukan ini kembali terjadi pada 20 Februari 2006, 10 November 2007 dan 13 Januari 2010. Masalah ini kemudian diselesaikan secara kekeluargaan dan Martin dimaafkan karena telah berjanji tidak melakukannya lagi.

Tapi pada 27 Desember 2010, kejadian itu terulang kembali. Barulah keluarga melaporkan kasus tersebut ke Poltabes Medan, namun lagi-lagi diselesaikan secara kekeluargaan.

Tidak terimanya keluarga Sitompul, karena geram melihat Martin yang membawa pergi Yunita dan Maylusiana br Munthe adik dari JJ, karena takut pihak keluarga melapor ke KPAID Sumut.

“Mereka sangat khawatirkan denga tindak tanduk Martin yang sewaktu-waktu bisa saja merusak anak perempuannya. Sama lelaki saja dia mau, apalagi sama perempuan,” kata M Sitompul kepada wartawan saat ditemui di Kantor KPAID.

Menurutnya, pekerjaan Martin adalah tukang botot dan saat menikah dengan anaknya tidak ada perihal yang mencurigakan hingga terjadi kejadian yang memalukan ini.

Setelah adanya kejadian yang memalukan ini, korban kemudian tinggal bersama kakeknya di Gang Horas, Jalan Rela, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung.

Menyikapi pengaduan keluarga korban, KPAID Sumut segera menindaklanjutinya ke pihak kepolisian untuk selanjutnya dilakukan pengusutan.

Sehubungan kejadian tersebut, JJ terlihat trauma dan mengeluhkan rasa sakit di sekitar bokongnya. Ketika ditanyakan tentang ayahnya, JJ terlihat emosi.

Begitu juga dengan sitompul, meminta agar menantunya itu ditangkap. Karena apa yang dilakukan sangat membuat mereka sekeluarga menjadi malu. (BS-021)
Sumber : Berita sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Madina Bidik Pelaksanaan Bimtek Desa. Kasi Pidsus : Pemanggilan Camat Tahap Klarifikasi

    Kejari Madina Bidik Pelaksanaan Bimtek Desa. Kasi Pidsus : Pemanggilan Camat Tahap Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Kejari Madina ) tidak main main dengan pemanggilan sejumlah camat kemaren. Ada 6 camat yang dipanggil jaksa untuk memberi klarifikasi terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Desa tahun 2023. Kasi Pidsus Kejari Madina Raskita Jhon Pesco Surbakti pada Mandailing Online Selasa 10/10/2023 mengatakan, para […]

  • Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ia memutuskan menjadi seorang Muslimah karena tertarik dengan keramahan Muslim di sekelilingnya. Dalam usianya yang menginjak 91 tahun, Georgette Lepaulle memutuskan masuk Islam. Meski sudah tua nan renta, ia tidak pernah merasa terlambat dalam membuat langkah terbaik dalam hidupnya. Georgette sebenarnya sudah lama tahu tentang Islam karena ia mempunyai tetangga Muslim. Rumahnya yang berada di […]

  • Air PAM Tirta Madina 2 Minggu Tak Ngalir, Kinerja Managemen Dipertanyakan

    Air PAM Tirta Madina 2 Minggu Tak Ngalir, Kinerja Managemen Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Pelanggan Perusahaan Air Minum ( PDAM ) Tirta Madina mulai mengeluh, pasalnya 2 pekan terakhir, pelanggan di wilayah perumahan cemara, dalan lidang, parbangunan dan panyabungan jarang menikmati aliran air dari PDAM Tirta Madina. Siketahui kebutuhan akan air ini merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia. Namun tampaknya hal ini tidak bagi […]

  • Dengan Semangat HUT Madina Ke 15 Mari Kita Lanjutkan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

    Dengan Semangat HUT Madina Ke 15 Mari Kita Lanjutkan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh : Maradotang Pulungan Salah satu upaya untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah dengan cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebagai sasaran utama strategi pembangunan, laju pertumbuhan ekonomi merupakan hal penting yang selalu dikedepankan oleh pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Pencapaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan tujuan utama, mengingat Mandailing Natal sebagai Kabupaten yang berkembang, pertumbuhan ekonomi merupakan hal […]

  • Tak Mau Kehilangan Momen Bersejarah, Wabup Atika Kunjungi PRDT

    Tak Mau Kehilangan Momen Bersejarah, Wabup Atika Kunjungi PRDT

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Tak mau kehilangan momen bersejarah, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengunjungi Pekan Raya Durian Tambangan (PRDT) pada hari kedua pelaksanaan di Desa Laru Baringin, Tambangan, Minggu (13/2) kemarin. Selain momen bersejarah karena ini untuk pertama kalinya digelar PRDT, kegiatan ini juga menjadi momen untuk lebih mengenal berbagai […]

  • Masdoelhak Nasoetion, Kematiannya Menimbulkan Kemarahan PBB (bagian 1)

    Masdoelhak Nasoetion, Kematiannya Menimbulkan Kemarahan PBB (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dewan Keamanan PBB marah besar. Pimpinan organisasi bangsa-bangsa yang berkantor di New York meminta sebuah tim netral di Belanda untuk melakukan penyelidikan segera atas kematian Dr. Mr. Masdoelhak Nasoetion di Yogyakarta 21 Desember 1948. Reaksi cepat badan PBB ini untuk menanggapi berita yang beredar dan dilansir di London sebagaimana diberitakan De Heerenveensche koerier : onafhankelijk […]

expand_less