Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

DPRD Madina Masih Bergolak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
  • print Cetak

komplek DPRD Madina
Konstalasi politik di tubuh DPRD Madina masih panas. Dampaknya, draf Perhitungan APBD 2011 yang sudah sebulan diajukan pemkab ke gedung dewan itu, hingga kini nasibnya terkatung-katung belum dibahas lembaga legislatif itu.

Ini mengindikasikan DPRD Madina masih bergolak. Kabar yang hangat di gedung dewan, bahwa terjadi “perang dingin” yang rumit antara dua kelompok di DPRD Madina.

Dua kelompok tersebut mencuat pada bulan Pebruari lalu. Kelompok pertama adalah kelompok mayoritas anggota dewan yang melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami. Kelompok kedua adalah kubu yang mempertahankan As Imran sebagai ketua dewan.

Kelompok pertama adalah Fraksi PKS, Fraksi Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Reformasi dan Fraksi Demokrat. Sementara kelompok kedua adalah Fraksi Golkar.

Pada bulan Juli kemarin, arah pendulum berubah drastis di DPRD Madina. Kelompok mayoritas meliputi Fraksi PKS, Fraksi Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Reformasi justru menyatu dengan Fraksi Golkar dan mendukung ketua DPRD As Imran Kahytami. Kelompok mayoritas ini mengarahkan “senjata” ke Fraksi Demokrat.

Partai Demokrat Madina adalah partai yang diketuai Hidayat Batubara, bupati Madina. Sejumlah sumber di DPRD Madina mengungkapkan, “perlawanan” terhadap Fraksi Demokrat ini terkait dengan menurunnya tingkat kepercayaan sebagian besar anggota dewan terhadap bupati akibat carut marut pemerintahan yang tak kunjung menunjukkan ke arah perbaikan.

Kelompok mayoritas yang baru tersebut bertujuan menciptakan kekuatan untuk memberikan tekanan kepada pemerintahan Hidayat-Dahlan dalam rangka mendorong terjadinya perubahan perjalanan pemerintahan daerah ke arah yang lebih baik.

Apakah benar demikian? Wakil Ketua DPRD Madina, Fakhrizal Efendi Nasution menjawab Mandailing Online, Selasa (7/8) menjelaskan bahwa kelompok mayoritas tidak pernah berupaya berseberangan dengan pihak manapun termasuk Fraksi Demokrat.

Dikatakannya, kondisi carut marut di pemerintahan menyebabkan timbulnya kesadaran di kalangan mayoritas anggota dewan untuk membangun kekuatan pengimbang yang mampu mendorong terjadinya perbaikan pemerintahan.

Fakrizal mengungkapkan bahwa kelompok mayoritas tidak mempersoalkan dengan siapa berkoalesi, melainkan siapa yang memiliki komitmen memperbaiki pemerintahan boleh berkoalesi dengan kelompok mayoritas. Karena tujuan kelompok mayoritas hanya satu, yakni bagaimana lembaga legislatif ini mempu lebih kuat mendorong perubahan pada pemerintahan daerah ke arah yang lebih baik.

Terlepas dari semangat yang diusung kelompok mayoritas, perkembangan terkini, pendulum mulai mengindikasikan berubah arah. Tadi malam, Senin (6/8) sejumlah anggota kelompok mayoritas sudah mengeluh karena ketua DPRD diduga mulai “main mata” dengan Fraksi Demokrat.

Dan, nasib draf Perhitungan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) pun belum diketahui bagaimana. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Mitra Manindo Kian Energik, Buka Kantor di Kotanopan dan Siabu

    Koperasi Mitra Manindo Kian Energik, Buka Kantor di Kotanopan dan Siabu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Setelah enam tahun menapak dan menggeliat berjuang melawan bank rentenir yang mencekik pelaku usaha, Koperasi Mitra Manindo yang berbasis syariah makin energik dengan mengelola dana senilai Rp 5 milyar. Selain sudah membuka dua kantor kas di Panyabungan, jasa keuangan syariah ini juga sudah membuka kantor di Siabu dan Kotanopan. Dalam […]

  • Pembajak KA Eksekutif Anggota Marinir

    Pembajak KA Eksekutif Anggota Marinir

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Salah seorang pelaku “pembajakan” kereta eksekutif Gajayana tujuan Malang-Jakarta, adalah seorang prajurit marinir TNI Angkatan Laut dan kini telah diamankan di Pomal Lanntamal II Jakarta. Juru Bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Untung Surapati ketika dikonfirmasi mengatakan pelaku bernama Sertu Darso. “Ia bertugas sehari-hari di Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan, Lantamal III,” ujarnya […]

  • Korban Tambang Emas Huta Bargot dari Barbaran dan Sidempuan

    Korban Tambang Emas Huta Bargot dari Barbaran dan Sidempuan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTA BARGOT (Mandailing Online) – Jumlah korban meninggal dunia di penambangan emas, perbukitan Huta Bargot, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal yang terjadi sekira pukul 2:30 dini hari Selasa (18/8), masih simpang siur. Penyebab meninggalnya para penambang juga masih belum jelas. Ada informasi, penyebabnya akibat meledaknya tangki penyembur api yang dimodifikasi dari tangki petromak. Ada […]

  • KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

    KNPI Desak DPRD Madina Perjuangkan Beasiswa

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina yang baru dilantik didesak memperjuangkan kembalinya program beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi. Desakan itu disampaikan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Madina, Tan Gozali kepada Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (3/9/2019). Gozali mengungkapkan bahwa beasiswa miskin berprestasi sudah beberapa tahun terakhir ditiadakan Pemkab Mandailing Natal (Madina). Sebelumnya, […]

  • DPRD Pertanyakan Dana Kesehatan Warga Miskin 5 Milyar

    DPRD Pertanyakan Dana Kesehatan Warga Miskin 5 Milyar

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Pemkab Mandailing Natal (Madina) meningkatkan alokasi anggaran kesehatan untuk warga miskin menjadi 5 Milyar Rupiah, mulai dipertanyakan pihak DPRD Madina. Peningkatan anggaran kesehatan untuk warga miskin ini merupakan implementasi visi misi Hidayat-Dahlan dalam hal kesehatan gratis di Kabupaten Mandailing Natal yang secara teknis diterapkan dengan sistem Jaminan Kesehatan Daerah atau […]

  • Kapitalisme Tidak akan Mampu Memuliakan Kaum Perempuan

    Kapitalisme Tidak akan Mampu Memuliakan Kaum Perempuan

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Pada tanggal 25 November 2022 kemarin Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan mengadakan siaran pers dengan tema hari peringatan kekerasan terhadap perempuan. Mereka melakukan ini karena melihat banyaknya kaum perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, ada yang mengalami luka-luka ringan dan berat, bahkan ada […]

expand_less