Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Fahrizal Punya Kekuatan Politik Riil

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
  • print Cetak

H. Fahrizal Efendi Nasution, SH

Oleh: Opah Baginda

Meski tidak lagi lolos pada Pemilihan Legislatif 2024 menjadi anggota legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Hanura, namun fakta membuktikan beliau ini mampu mengantongi hampir 20.000 suara pemilih terutama tersebar di dapil Madina I dan dapil Madina V.

Di dua Dapil Madina itu, tokoh politik mantan komisioner KPUD Madina ini masih diidolakan masyarakat karena sikap dan keramahtamahannya.

Karakternya yang kuat dan kental  dengan prinsip dasar masyarakat Mandailing Natal “holong  dohot domu” membuat dia juga dijuluki banyak kalangan dengan sebutan “parmata-mata ni honas“.

Dua Periode menjadi anggota DPRD Sumut, H.Fahrizal Efendi Nasution,SH, M.AP (kandidat) gelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam banyak menorehkan ide, gagasan, dan perjuangan khususnya bagi masyarakat Madina. Dalam banyak kesempatan, baik lewat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran mitra kerja komisinya di DPRD Sumut, maupun dalam kesempatan lainnya.

Ia tidak datang, duduk, diam, dengar saja sebagai wakil rakyat. Tapi beradu ide, gagasan, narasi dan argumentasi dengan mitra kerjanya. Foto ditampilkan adalah saat berlangsung kegiatan RDP dengan salah satu mitra kerja komisi DPRD Sumut saat membahas seputar persoalan hak-hak masyarakat hukum adat di lingkar perusahan perkebunan di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.

Banyak tokoh masyarakat di wilayah Siabu dan Panyabungan merasa optimis jika beliau ini pada satu kesempatan mendatang bisa tampil di jajaran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagai bupati maupun sebagai wakil bupati.

Pengalaman dalam beragam organisasi juga sudah tak diragukan. Di awal berdirinya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pasca pemekaran dari Tapsel dia sempat terjun ke dunia jasa konstruksi dan menjadi ketua DPC salah satu organisasi jasa konstruksi.

Selepas itu, ikut bersaing dalam keanggotaan komisioner KPUD Madina dan menjabat satu periode dan kemudian menjadi ketua DPC Partai Hanura menjelang Pileg 2009. Pada Pileg 2009 Fahrizal lolos menjadi anggota legislatif DPRD Madina dan menjadi unsur pimpinan dewan kala itu hingga 2014 bersama sahabat As Imran Khaitamy Daulay dari Partai Golkar dan sahabat Syafaruddin Ansari “Todong” Nasution dari Partai Demokrat.

Meski pada Pileg 2014 beliau tidak secara langsung dilantik jadi anggota DPRD Sumut. Namun beberapa tahun pasca Pileg digelar dia kemudian dilantik lewat PAW. Dari hitungan periode masa jabatan di DPRD Sumut, beliau saat ini berada di penghujung masa bakti periode kedua.

Merujuk pada syarat minimal yang selalu diungkapkan Opah Baginda dalam berbagai kesempatan terkait bakal calon kepala daerah (bacakada) Madina dalam memasuki 25 tahun kedua Madina dalam konteks percepatan pembangunan, pemerataan hasil pembangunan dan pembangunan ekonomi kesejahteraan masyarakat. Beliau salah satu figur yang punya kans kuat tanpa mengesampingkan figur figur lain yang namanya sudah bermunculan.

Yang paling terpenting dipahami adalah kualitas, kapasitas tokoh, wawasan, jaringan, dan konsistensi tokoh dalam bersikaf dan berpikir. Lebih jauh dari itu, mindset dan political will-nya dalam memandang masyarakat dan daerah ini sebagai subjek sekaligus objek pembangunan daerah.

Bravo Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

    Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    ek Panyabungan, (MO) – Kesadaran Masyarakat Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Bahkan sungai pun  masih kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi   di sungai Aek Mata  pusat kota Panyabungan. Selain memicu munculnya berbagai penyakit dan merusak keindahan kota, juga bakal berpotensi terhadap banjir. Demikian disampaikan salah seorang aktivis […]

  • Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum
    Tak Berkategori

    Pemkab Madina Jangan Membedakan Pendidikan Pesantren Dan Umum

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Pemerintah Kab. Mandailing Natal diharapkan jangan membedakan pendidikan Pesantren dan Umum. Sebab, Pesantren juga di akui sebagai pendidikan formal yang ijazahnya bisa dipergunakan untuk lapangan kerja di Indonesia. Hal itu dikatakan Kepala Aliyah Pondok Pesantren Subulussalam Kotanopan, Esmin Pulungan,S.Ag terkait tidak dapatnya Santri Pondok Pesantren jatah pendidikan gratis di Madina untuk tahun […]

  • Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    Monopoli Ditengarai Penyebab Lanti 2 Roko Pasar Kotanopan Jadi Tempat Mesum

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Perubahan lantai 2 ruko pasar Kotanopan menjadi lokasi mesum, ditengarai akibat tidak beresnya manajemen pasar. Monopoli kepemilikan toko ditengarai menjadi salah satu penyebab unit-unit toko di lantia 2 tak dipakai untuk berjualan. Sejumlah warga mengatakan bahwa unit-unit toko di lantai 2 diduga dibeli atau disewa pedagang yang berjualan di lantai bawah, […]

  • Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 1)

    Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Menu bulung gadung naiduda (daun ubi tumbuk) termasuk satu dari sekian ragam gulai khas Mandailing. Satu etnis yang bermukim di kawasan selatan Sumatera Utara. Bulung gadung naiduda ini dimasak memakai santan kelapa dan biasanya ditambah dengan perancah berupa udang kering atau ikan asin atau ikan salai. Tetapi apakah Anda pernah […]

  • Disdik Madina Tidak Tolerir Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    Disdik Madina Tidak Tolerir Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempar Alam Oknum PPPK yang bertugas di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal ( Madina ) yang rangkap sebagai BPD Hutarimbaru, Panyabungan Timur dapat teguran keras dari Kadis Pendidikan Madina. Plt Kadis Pendidikan Rahmat Hidayat nyatakan tidak mentolerir Guru PPPK yang tidak mengutamakan proses pembelajaran. Setelah mengetahui ada Oknum PPPK rangkap […]

  • Kegiatan Magrib Mengaji Mahasiswa KKN Sukses Bawa Nama Baik Kampus STAIN Madina

    Kegiatan Magrib Mengaji Mahasiswa KKN Sukses Bawa Nama Baik Kampus STAIN Madina

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berantas buta huruf Al Qur’an atau Hijaiyah Mahasiswa KKN Kelompok 15 STAIN Madina Selenggarakan Program Magrib Mengaji di Pemukiman Baru 1 Desa Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat, Sumatera Barat. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini merupakan salah satu Program Unggulan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Madina yang kali ini diselenggarakan […]

expand_less