Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

First Impression Kapolres Reza: Religius

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
  • print Cetak

Kapolres Mandailing Natal AKBP Muhammad Reza/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – First impression atau kesan pertama merupakan satu langkah penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pribadi seseorang.

Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K, S.H, M.H memberikan kesan pertama yang positif kepada masyarakat. Kapolres yang baru menjabat beberapa minggu ini memberikan kesan religius dalam kepemimpinannya.

Hal itu dibuktikan dengan beberapa langkah awal seperti sowan ke beberapa ulama di Madina dan bisa dipastikan hal tersebut masih akan terus berlanjut.

Kemudian pada apel pagi, Senin (3/1) AKBP Reza membuat langkah beru berupa keharusan melantunkan asmaul husna dan salawat sebelum berdoa. Hal ini akan menjadi kebiasaan setiap apel pagi.

“Mulai hari ini setiap apel pagi sebelum berdoa kami bersama segenap personel (muslim) melantunkan asmaul husna dan salawat kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Kapolres.

Kemudian pada siang harinya warga Kelurahan Siabu dibuat kagum oleg suara merdu yang melantunkan azan Zuhur. Ternyata suara azan dari Masjid Nurul Huda itu milik Kapolres Reza. Sejak Madina berdiri, ini kali pertama Kapolres melantunkan azan.

Tidak hanya religius, Reza juga bertindak tegas. Salah satunya mendatangi para penambang di DAS Batang Natal. Kapolres dengan tegas mengatakan akan pelaku tambang ilegal harus ditindak sesuai undang–undang yang berlaku karena telah merusak ekosistem lingkungan hidup.

Selain itu, Kapolres Reza juga membangun komunikasi dengan insan pers untuk sinergitas dan pengawalan kinerja korps Bhayangkara di Madina.

Langkah-langkah awal yang dibangun oleh Kapolres nyatanya mampu menghidupkan harapan baru di tengah-tengah masyarakat terkait penegakan hukum yang berkeadilan.

Selain first impression yang bagus, masyarakat juga tentu menanti langkah tegas Kapolres dalam penanganan hukum. Setidaknya dalam 2 tahun terakhir ada beberapa kasus yang mencuat, antara lain penetapan tersangka kasus gas H2S di Sibanggor, pengungkapan pelaku pelecehan Ponpes Musthafawiyah, dan penertiban tambang ilegal.

Terbaru, emak-emak Tabuyung yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba patut juga menjadi perhatian Kapolres.

Kasus-kasus tersebut masih dinantikan masyarakat penyelesaiannya. Apalagi beberapa hari lagi kasus H2S tepat 1 tahun.

Dua Kapolres pendahulu Reza memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat. Kombes Irsan Sinuhaji sangat populer, terutama di kalangan milenial karena begitu merakyat dan dekat dengan masyarakat.

Pun AKBP Horastua Silalahi, kedermawanan dan kepeduliannya kepada anak yatim menjadi catatan tersendiri. Patut dinanti akan seperti apa kesan akhir yang dilukiskan AKBP Reza dalam pengabdiannya di Bumi Gordang Sambilan. (Red/Roy Adam)*

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • KTNA Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pestisida Nabati

    KTNA Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pestisida Nabati

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Pertumbuhan pemakaian pupuk organik dan pestisida nabati harus terus digenjot dalam upaya mengurangi pemakaian berbahan kimia. Selain sebagai upaya menekan ketergantungan tanaman terhadap pupuk kimia dan pestisida kimia, pemakaian organik dan bahan nabati merupakan tuntutan tren pasar, karena konsumen di dalam negeri masa mendatang akan menjauhi bahan pangan yang mengandung […]

  • Parpol dianggap jadi bunker koruptor

    Parpol dianggap jadi bunker koruptor

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Anggota DPR dari Fraksi PAN, Bima Arya menegaskan, partai politik (parpol) jangan sampai menjadi bunker (tempat berlindung) para koruptor. “Jangan sampai partai politik tercemar, dianggap menjadi bunker para koruptor,” kata Bima Arya saat dihubungi wartawan, di Jakarta, tadi malam, menanggapi kasus gagalnya kejaksaan mengeksekusi mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji […]

  • Bulan Pebruari Diperkirakan Puncak Ekstrim Penghujan

    Bulan Pebruari Diperkirakan Puncak Ekstrim Penghujan

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puncak ekstrim curah hujan diperkirakan berada pada bulan Pebruari 2014. Penduduk Mandailing Natal (Madina) yang berdomisili di bantaran sungai dihimbau untuk selalu waspada. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Zulkhairi Pulungan Sabtu (7/12/2013) menjawab wartawan menyatakan pemkab melalui SK Bupati Madina Nomor 360/579/K/2013 telah penatapan siaga darurat bencana alam dari […]

  • Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    Sidang MK Pilkada Madina: Mutasi di PU Madina, Saksi Ungkap  Nota Dinas Tanggal Mundur

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Seperti sudah diduga, proses surat-menyurat penggantian Ahmad Rizal Efendi (ARE) dari jabatan kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Madina, Sumut menggunakan tanggal mundur. Setidaknya hal itu terucap dari seorang saksi pada persidangan di Ruang Panel II Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/2-2021). Sidang berlangsung mulai 13.30 sampai 18.16. […]

  • Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kecamatan Muara Batang Gadis akan mengadukan kasus izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih ke KPK jika Pemkab Mandailing Natal tak mampu menuntaskannya. Ancaman itu dicuatkan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat MBG Bersatu, Selasa, (15/7/2014) terkait izin lokasi untuk PT ALN di atas tanah kadasteral KP USU di wilayah Kecamatan […]

  • BPJS Kesehatan Hapus Kelas, Naikan Standar Layanan Atau Iuran?

    BPJS Kesehatan Hapus Kelas, Naikan Standar Layanan Atau Iuran?

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh. Nurati, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Pemerintah mulai menyusun formulasi iuran terbaru bagi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini menyusul penerapan kelas standar yang akan diujicobakan pada bulan depan. “Iuran tentunya sudah tidak relevan apabila dikaitkan dengan Kelas 1, 2, dan 3, karena tidak akan lagi ada Kelas 1, 2, dan 3,” jelas Anggota Dewan […]

expand_less