Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Gawat! Menteri Malaysia Perkosa TKW

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
  • print Cetak


KUALA LUMPUR : Perwakilan pemerintah Indonesia di Malaysia tengah memonitor beredarnya kabar tentang seorang pembantu rumah tangga Indonesia yang diperkosa seorang menteri Malaysia pada 2007 lampau. Meski demikian, isu itu dinilai sulit diusut lebih jauh.

Demikian dinyatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.Kepala Penerangan KBRI Suryana Sastradipraja mengatakan kasus itu mengemuka belakangan ini di sebuah koran oposisi, Harakah Daily. Namun, ia melanjutkan, kabar itu sejauh ini belum bisa dibuktikan kebenarannya karena baru didasarkan pada laporan pihak ketiga.

“Kami sudah tahu, itu muncul tahun 2007, namun itu kan baru ‘katanya’ semua,” ujar Sastradipraja, Rabu, 5 Januari 2011.

Lantas kenapa KBRI sendiri tidak menindaklanjuti kasus ini?

Suryana mengatakan itu karena sejauh ini tidak ada laporan langsung dari korban, sehingga KBRI tidak dapat bertindak lebih jauh. “Kasus ini tidak pernah dilaporkan, kalaupun dilaporkan sekarang, apa buktinya? Kasus pemerkosaan itu perlu bukti,” kata Sastradipraja.

Seorang menteri Malaysia diduga telah memperkosa seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Peristiwa itu terjadi pada 2007 di era Perdana Menteri Datuk Seri Abdullah Badawi.

Kabar ini dilansir salah satu situs berita Malaysia, Harakah Daily, dengan mengutip bocoran data dari WikiLeaks. WikiLeaks dikabarkan mengacu pada Rocky Bru, seorang blogger Malaysia yang juga mantan Pemimpin Redaksi The Malaysia Mail, sebuah koran gratis di Malaysia.

Dalam blog Rocky Bru, muncul tautan (link) pada suatu dokumen mengenai kasus yang menimpa seorang pembantu Indonesia yang disebut bernama Robengah. Dokumen itu adalah laporan investigasi lembaga pembela hak-hak pekerja asal Indonesia, Migrant Care.

Dikonfirmasi tentang laporan tersebut, Migrant Care menyatakan belum akan memberikan keterangan resmi. “Untuk sementara ini kami tidak bisa berkomentar dulu,” ujar Anis Hidayah, Direktur Eksekutif Migrant Care.

Tanggapan serupa dinyatakan analis kebijakan publik Migrant Care, Wahyu Susilo, saat dihubungi Selasa, 4 Januari 2011.

“Saya no comment dulu. Ini pelik sekali. Nanti saja setelah kami lapor ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), baru kami sampaikan keterangan resmi,” kata Wahyu.

Siapa yang terancam sampai harus melapor ke LPSK?

“Ini juga soal keselamatan orang lain,” kata Wahyu.

Seperti dilansir dari laman Malaysia Today, 23 Desember 2010, laporan yang disebut-sebut berasal dari Migrant Care tersebut telah disampaikan ke KBRI dan Kedutaan Besar AS di Kuala Lumpur.

Namun, ketika ditanya soal ini, Sastradipraja menampik berita tersebut dan mengatakan tidak pernah menerima dokumen apapun mengenai kasus ini. “Kami tidak dapat dokumen apapun, kami baru tahu dari sebuah blog yang dicantumkan di koran Harakah,” ujarnya.(harakah daily/vn)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendesak Penanganan Jalur Sungai Rantopuran Antisipasi Bandang

    Mendesak Penanganan Jalur Sungai Rantopuran Antisipasi Bandang

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 8Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mengantisipasi banjir bandang di Sungai Rantopuran, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) yang dibutuhkan adalah penanganan tebing sepanjang sungai. Penanganannya diharapkan berupa pelebaran dan pengerukan badan sungai, pemasangan dek beton atau bronjong. Pelebaran badan sungai ini diperlukan agar arus deras bandang tidak terhalang yang menyebabkan arus meluap ke pemukiman atau persawahan penduduk. “intinya, […]

  • Personil Polisi Stand By Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

    Personil Polisi Stand By Amankan Aksi Unjukrasa Buruh

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Personel polisi dari Polres Mandailing Natal terlihat stand by mengamankan jalannya aksi unjuk rasa karyawan  PT RMM yang menuju kantor Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab.Mandailing Natal, Kamis (16/4/2014).(hol)  

  • Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Tanggapan Terhadap Pidato Wakil Bupati Mandailing Natal di Peringatan ke-33 Hari Keluarga Nasional di Panyabungan, Senin, 29 Juni 2026) Oleh: Supardi S.H.I Founder Business Owners Community-Panyabungan     ​Setiap kali kita bicara tentang “Ketahanan Keluarga” narasi yang muncul sering kali terlalu domestik dan teoritis. Kita bicara tentang pola asuh, komunikasi antar anggota keluarga, hingga keharmonisan […]

  • FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

    FKDT Dukung Penyaluran Insentif Guru Madrastah Libatkan Perbankan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyalurkan insentif guru-guru madrastah melalui bank mendapat persetujuan dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina. Ketua FKDT Madina Najamuddin Nasution, AMd didampingi Sekretaris FKDT Madina Muhammad Ludfan Nasution, SSos menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (29/5) persetujuan atas teknis penyaluran insentif itu dengan mempertimbangkan alasan pencegahan tumpang-tindih […]

  • Kasus Dugaan Korupsi TPAPD

    Kasus Dugaan Korupsi TPAPD

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengacara Ajukan Eksepsi, Sidang Ditunda SIDIMPUAN-; Sidang dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Pemkab Tapanuli Selatan tahun 2005 sebesar Rp1.590.944.500 yang seyogianya digelar Kamis (28/10), ditunda hingga Kamis (4/11) mendatang. Penundaan sidang dengan terdakwa mantan Pemegang Kas Sekretariat Kantor Bupati Tapsel, Amrin Tambunan ini dikarenakan pengacara terdakwa mengajukan eksepsi kepada majelis hakim. Sidang […]

  • Ledakan Keras di Sibolga, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    Ledakan Keras di Sibolga, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIBOLGA (Mandailing Online) – Sebuah ledakan terjadi di Tangkahan Baringin, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Senin (24/1). Akibatnya 3 orang dilarikan ke rumah sakit. Ledakan keras tersebut terjadi di sebuah gudang. Suara ledakan membuat warga di sana geger. Bahkan warga yang bermukim tak jauh dari […]

expand_less