Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Generasi Hari Ini Rusak: Salah Siapa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Aktivis Dakwah

Beberapa hari ini kita dikejutkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo, anak penjabat Ditjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo, terhadap David, putra dari salah satu pengurus pusat GP Anshor. Kasus ini menyita banyak perhatian masyarakat termasuk para petinggi negeri ini. Salah satunya Menko Polhukam Mahfud Md, dimana beliau menegaskan bahwa negara akan tetap menyeret Mario ke pengadilan. Karena Mario Dandy merupakan tersangka kasus penganiayaan terhadap David. Bukan hanya itu saja, Mahfud juga mengaku tak habis pikir ada anak pejabat pajak yang tega menganiaya seseorang hingga koma. Jadi, menurut Mahfud, orang tua Mario, yakni Rafael juga harus bertanggungjawab atas tindakan sang anak.(krjogja.com, 24/02/23)

Sebagaimana yang disampaikan oleh Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rohika Kurniadi Sari mengatakan bahwa masih banyak anak Indonesia yang mendapatkan pola pengasuhan tidak layak. Padahal, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 telah mengamanatkan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pengasuhan yang layak dari orangtuanya. Karena pengasuhan yang tidak layak akan menimbulkan perasaan mudah tersinggung dan mudah putus asa bagi anak. Bahkan, dapat mengakibatkan anak memiliki daya juang yang lemah. Jadi, dalam hal ini, orangtua harus tahu bahwa mereka memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan pengasuhan yang baik, termasuk memberi semangat, pujian, menghargai waktu, dan lain sebagainya.(kemenpppa.go.id, 02/04/22)

Jadi, Salah satu hal yang dikaitkan dengan perilaku buruk anak adalah kesalahan pola asuh dalam keluarga. Hal ini dapat terjadi karena ketidaksiapan dalam berperan sebagai orangtua. Peran ini adalah satu keniscayaan, sehingga seharusnya menjadi bagian dalam kurikulum pendidikan dalam semua jenjang pendidikan. Namun saat ini hal tersebut justru tidak didapatkan dalam sistem pendidikan Indonesia. Kesadaran akan pentingnya ilmu menjadi orang tua malah menjadi salah satu peluang bisnis dalam pengaruh kapitalisme.

Begitulah memang karena kita hidup dalam pengaruh kapitalisme ini, semua yang diperlukan masyarakat dijadikan sebagai jalan mengumpulkan pundi-pundi uang. Padahal negara harusnya menyediakan sarana edukasi gratis untuk rakyatnya agar kelak mereka bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anaknya. Dan harusnya negara juga memberikan pendidikan gratis yang layak untuk anak-anak agar mereka menjadi manusia yang bertakwa, bukan manusia yang hedon seperti yang kita lihat hari ini.

Dan hari ini juga dapat kita saksikan makin banyaknya tindak kekerasan yang dilakukan oleh pemuda, hal ini dapat menggambarkan ada yang salah dalam sistem kehidupan saat ini. Mulai dari gagalnya sistem pendidikan membentuk anak didik yang beriman bertakwa dan berakhlak mulia, lemahnya peran keluarga dalam meletakkan dasar perilaku terpuji hingga rusaknya masyarakat. Semua itu adalah buah dari kehidupan yang terpengaruh sekulerisme, yang menjadikan akal manusia sebagai penentu segala sesuatu.

Sedangkan Islam memahami peran penting orang tua dalam mendidik generasi. Oleh karena itu Islam memiliki tuntunan bagaimana menjadi orang tua, tidak saja dalam menyiapkan anak untuk mengarungi kehidupan di dunia, namun juga agar selamat di akhirat. Tuntunan tersebut akan diintegrasikan dalam sistem pendidikan mengingat setiap orang, laki-laki atau perempuan akan menjadi orang tua. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang Islam bebankan kepada negara, karena Islam menyadari pentingnya generasi dalam membangun peradaban yang mulia. Dan Islam juga menjadikan akidah Islam sebagai asas seluruh aspek kehidupan, sehingga menyadari dunia adalah tempat menanam kebaikan untuk dipanen di akhirat kelak. Hal ini akan menjaga setiap individu untuk selalu menjaga perilaku selalu sesuai dengan aturan Allah dan RasulNYa.  Islam juga mewajibkan masyarakat dan negara sebagai pilar yang menjaga umat selalu dalam kebaikan.

Jadi, untuk menjadikan generasi muda hari ini menjadi pribadi yang baik dalam berperilaku dan unggul dalam dunia pendidikan, kita butuh sistem Islam kaffah. Karena dengan diterapkannya sistem Islam kaffah maka akan muncul ulama-ulama hebat seperti Imam Asy-Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, Anas bin Malik, Hasan al-Bashry, ‘Urwah bin Zubeir, Hasan bin Shalih bin Hayai, dll. Serta akan muncul ilmuwan-ilmuwan hebat pula seperti Al Khawarizmi, Al Battani, Al Haitsam, Al Jazari, Ar Razi, dll. Dimana mereka bukan hanya pemikir tapi mereka adalah hamba yang taat kepada perintah Allah. Semua yang mereka lakukan juga semata-mata untuk agama Allah.

Wallahu’alam Bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sawit Naik, Produksi Turun

    Harga Sawit Naik, Produksi Turun

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SINUNUKAN (Mandailing Online) – Meski harga tandan buah segar (TBS) sawit naik, namun produksi dalam posisi menurun pada beberapa minggu terakhir di  Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penurunan produksi mencapai 50 persen. Penyebabnya karena saat ini lagi musim “trek” atau kelambatan perkembangan buah akibat transisi dari penghujan ke musim kemarau. “Turunnya hasil produksi TBS sudah […]

  • Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    Desa Ranjau Batu Kini Punya Gedung Madrasah

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Desa Ranjau Batu Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal kini telah memiliki bangunan madrasah. Biaya pembangunannya berasal dari Dana Desa Dan kini, anak-anak juga telah dengan nyaman belajar agama dan bahasa Arab dibangunan yang memiliki 2 lokal itu. Warga juga sangat mengapresiasi keberhasilan pembangunan gedung madrasah tersebut. Sebab, madrasah sangat urgen […]

  • Yordania Tantang Tunisia Dan Indonesia Dalam Uji Coba

    Yordania Tantang Tunisia Dan Indonesia Dalam Uji Coba

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Pelatih Yordania Adnan Hamad mengaku yakin bahwa pertandingan uji coba melawan Tunisia dan Indonesia akan membuat timnya siap menghadapi laga perdana putaran III Pra Piala Dunia 2014 menghadapi Irak. Yordania masuk grup A bersama China,Irak dan Singapura, dikutip dari situs resmi AFC,Selasa 16 agustus 2011. Pasukan Adnan Hamad ini akan menghadapi partai tandang pertama […]

  • Lima Penganiaya Wartawan Divonis Rendah, Kuasa Hukum Korban Surati JPU dan Pengadilan

    Lima Penganiaya Wartawan Divonis Rendah, Kuasa Hukum Korban Surati JPU dan Pengadilan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Vonis 8 bulan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Panyabungan kepada lima terdakwa pelaku pengeroyokan dan penganiayaan wartawan dianggap terlalu ringan dan jauh dari ancaman pasal 170 jo 351 yang diancam dengan 5 tahun 6 bulan. Demikian dikatakan Irvan Fadly Lubis, SH kuasa hukum Jeffry Barata Lubis korban pengeroyokan dan penganiayaan yang diduga […]

  • Kaum Mandailing akan Mengadakan Malam Mandailing Malaysia

    Kaum Mandailing akan Mengadakan Malam Mandailing Malaysia

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SHAH ALAM, MALAYSIA (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Malaysia direncanakan menggelar acara “Malam Mandailing Malaysia” berupa pagelaran kesenian Mandailing pada 30 Juli mendatang. Malam kebudayaan Mandailing ini digagas oleh Persatuan Saroha Malaysia, satu perkumpulan kaum Mandailing di Malaysia. Selain, mempegelarkan kesenian Mandailing, malam kebudayaan ini juga ditujukan bagi mempererat tali persatuan etnis Mandailing yang […]

  • Nuh Laporkan Dugaan Korupsi Anak Buahnya ke KPK

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh malam ini tiba-tiba terlihat menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Rabu (29/05). Ia datang dengan menumpang mobil Toyota Camry berwarna Hitam dengan Nomor Polisi B 1138 RFS. Begitu turun dari mobil, Nuh bergegas masuk ke dalam Gedung KPK tanpa menjelaskan maksud kedatangannya dan mencoba […]

expand_less