Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Negosiasi pengambilalihan PT Inalum antara pemerintah pusat melalui tim negosiasi dengan pihak Jepang, akan berakhir 31 Oktober 2013. Namun sejauh ini, Provinsi Sumut bersama 10 kabupaten/kota yang ikut dalam keanggotaan tim, tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan oleh pemerintah pusat.

Merasa tidak adil dengan perlakuan tersebut, Gubernur Sumut dan 10 bupati/walikota sekawasan operasi PT Inalum akan menggelar rapat, Sabtu, 12 Oktober 2013. Mereka akan membahas dan menyamakan persepsi sekaligus menentukan sikap Sumut tentang masa depan Inalum.

“Harus ada sikap kita yang tegas. Sebab pada 31 Oktober ini pembicaraan soal Inalum antara tim dengan Jepang berakhir. Jadi sebelum berakhir, critical point dari kita harus ada, supaya Sumut tidak hanya menjadi penonton,” tegas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho kepada wartawan di Gubernuran, Jalan Sudirman Medan, Rabu (9/10/2013) sore

Gatot menyampaikan, Provinsi Sumut bersama 10 kabupaten/kota berkeinginan bisa mengelola operasional Inalum di masa mendatang.

“Keinginan itu jelas ada. Bahkan pada 2010 lalu keinginan itu sudah diwujudkan lewat penandatanganan MoU,” katanya.

Menurut Gatot, 30 tahun di bawah penguasaan Jepang adalah hal yang cukup lama. Sudah saatnya Inalum dikelola Indonesia.

“Dan Sumut siap mengelolanya. Jangan tanya soal dana dari mana?. Itu teknis, yang pasti Sumut siap mengelolanya,” tandasnya.

Namun dicecar wartawan tentang berbagai kemungkinan, Gatot menjawab tidak ingin terlalu jauh membicarakannya. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil pertemuan Sabtu nanti. “Sebaiknya kita tunggu hasil pembicaraan Sabtu nanti,” jawabnya.

Gatot mengaku terus melakukan koordinasi dengan para putra-putri perantau asal Sumut di Jakarta, maupun dengan Komisi VI DPR RI.

Kepala Bappeda Sumut Riadil Akhir Lubis menambahkan, produksi alumunium akan bisa ditingkatkan hingga 500.000 ton dari saat ini yang hanya 250.000 ton jika dikelola Sumut. “Dan sudah full bisa dialokasikan ke kebutuhan dalam negeri, atau tidak lagi hanya 40 persen seperti yang terjadi selama ini,” ujar Riadil.

Riadil menjelaskan, ada beberapa keuntungan strategis dengan memiliki Inalum, antara lain karena memiliki daya listrik hingga 600 MW, potensi peningkatan produksi alumunium hingga 500.000 ton ke depan dari saat ini yang rata-rata 250.000 ton. Kemudian karena pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung Batubara yang menjadi pusat kebutuhan logistik nasional ke depan.

Selain itu, kawasan Batubara sudah ditetapkan Menteri Perindustrian sebagai pusat hilirisasi alumunium di Indonesia. Dan Pemkab Batubara bersedia menyiapkan lahannya.

“Jadi dengan diambilalihnya Inalum, maka persentase keuntungan yang lebih besar lagi bisa dirasakan Sumut dan Indonesia umumnya,” terangnya. (tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dan DPRD akan duduk bersama mengevaluasi peraturan daerah tentang Pasar Baru Panyabungan terutama poin peluang penurunan besaran sewa kios. Itu dikatakan bupati Madina Saipullah Nasution menjawab wartawan usai melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025). Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis serta wakil ketua […]

  • Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    Tahun ini, Pemkab Madina Glontorkan Dana 9 Miliar lebih untuk Penerangan Jalan Umum

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Perhubungan alokasikan anggarkan dana Rp. 7.739.983.680. untuk belanja Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk Tahun 2025. Selain PJU ada juga alokasi anggaran lain senilai Rp. 2.234.636.480 untuk Uraian pekerjaan abudemen batas daya 6600 VA; dan dan 4400 VA. Sumber dana kedua mata anggaran itu sendiri dari […]

  • Mantan Kadis KPAD Sibolga Diperiksa Poldasu

    Mantan Kadis KPAD Sibolga Diperiksa Poldasu

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Kadis Keuangan Pendapatan Anggaran Daerah (KPAD) Pemko Sibolga, Hasibuan, diperiksa penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu terkait dugaan korupsi pengadaan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan terminal truk di Huta Toruan, Sibolga Utara, Kota Sibolga, dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Sebelum diperiksa pada Rabu (18/3/2015), Hasibuan selaku pengguna anggaran dalam proyek yang dananya […]

  • Pemilih Diberi Rp10 Ribu Hadir pada Pilkades

    Pemilih Diberi Rp10 Ribu Hadir pada Pilkades

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Untuk merangsang agar seluruh masyarakat Desa Gunungtua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hadir pada pemilihan kepala desa (Pilkades), panitia memberikan uang kepada seluruh pemilih yang memiliki hak suara. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pilkades Gunungtua Lumban Pasir, Dahler Lubis SPd kepada METRO usai pelaksanaan pilkades, Kamis (16/12). Pemberian uang kepada pemilih […]

  • Jika Terpilih Jadi Bupati Madina, Harun Mustafa Nasution Gagas Open House Rakyat Tiap Bulan

    Jika Terpilih Jadi Bupati Madina, Harun Mustafa Nasution Gagas Open House Rakyat Tiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Setelah beberapa minggu turun ke desa desa dan menemukan banyak aspiraai masyarakat yang tidak tersahuti oleh Pemerintah Daerah, Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution ketika terpilih menjadi Bupati Madina akan buat Open Hause setiap bulan untuk Masyarakat di setiap Desa atau Kecamatan yang ada di Kabupaten Madina. […]

  • Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Atap seng SMP Negeri 1 Panyabungan Timur Kecamatan Panyabungan Timur diduga dijual oknum kepala sekolah, padahal pihak komite sekolah ini tidak mengetahuinya. (MOL)

expand_less