Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Harimau Muncul di Gutungtua, Pangguris Takut Mangguris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
  • print Cetak

Harimau Sumatera ilustrasi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Harimau muncul di kebun kawasan Gunungtua raya Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Kemunculan jenis harimau Sumatera ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir. Akibatnya, banyak petani penyadap karet (pangguris) takut ke kebun menyadap karet (mangguris).

Sejumlah warga Desa Gunungtua Julu dan Desa Gunungtua Lumban Pasir, Jum’at (21/6/2019) kepada Mandailing Online di warung Taisir Gunugtua Julu menyebutkan, harimau itu awanya muncul di kebun kawasan Talap sekitar 2 pekan lalu.

“Berdasar jejak kakinya, harimau itu sudah dewasa,” sebut Upin warga Desa Gunungtua Julu yang diamini warga lainnya.

Dua dari belasan ekor kambing milik Yusuf yang diternakkan di kebun Talap sudah dimangsa harimau.

Kambing itu dimangsa pada malam hari. Jejak darah kambing ditemukan pemiliknya sepanjang sekitar 100 meter dari titik kandang kambing menuju rerimbunan hutan.

Berdasar jejak darah itu, kambing-kambing tersebut diseret oleh harimau menjauh dari kandang setelah menerkamnya.

Belasan kambing yang belum dimangsa dievakuasi ke pemukiman besok harinya.

Berselang beberapa hari atau Rabu (12/16/2019) lalu, sejumlah warga Desa Gunung Tua Julu menemukan jejak kaki harimau di pinggir sungai Rantopuran tak jauh dari kebun Talap. Di lokasi itu juga ditemukan bangkai saparuh tubuh babi yang dipastikan sisa yang tak habis dimakan harimau.

Sejauh ini belum ada kabar adanya korban manusia atas kemuculan harimau tersebut.

Kemunculan harimau bukan saja di kawasan kebun Talap, tetapi juga sudah muncul di kawasan kebun Padang Harapan yang juga kawasan Gunungtua raya. Sehingga banyak petani karet di kawasan Padang Harapan, Sialapayung, Aek Salak dan Padang Kalas takut ke kebun.

Sementara itu, Kepala Desa Gunungtua Lumban Pasir, Zulham Riadi menjawab Mandailing Online, Jum’at (21/6) menyatakan sebanyak 4 kepala desa telah menyurti pihak polisi dan Balai TNBG dan BKSDA Madina terkait kemunculan harimau tersebut.

Surat itu dikirim tanggal 19 Juni 2019. Keempat kepala desa yang menyurati itu meliputi kepala desa Gunungtua Julu, Gunungtua Lumban Pasir, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina: Pembangunan Jalan Termasuk Prioritas

    Bupati Madina: Pembangunan Jalan Termasuk Prioritas

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menyatakan pembangunan jalan termasuk salah satu prioritas. Itu diungkap bupati saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Lopo Aek Sontang Banjar Malayu, Batang Natal, Selasa (29/7)2025). “Pembangunan jalan adalah prioritas kami. Tahun ini beberapa ruas jalan sudah diusulkan ke pemerintah pusat agar dibangun, saya minta Kadis […]

  • Korupsi Telah Mendarah Daging

    Korupsi Telah Mendarah Daging

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah   Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang […]

  • Pemkab Madina Layangkan Teguran Ke-2 Kepada PT. Palmaris

    Pemkab Madina Layangkan Teguran Ke-2 Kepada PT. Palmaris

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat teguran kedua terkait indikasi kebandelan PT. Palmaris Raya menyelesaikan persoalan sengketa lahan dengan warga Transmigrasi UPT 3 dan 4 desa lainnya di Kecamatan Batahan. “Kita sudah berikan surat tegoran kedua kepada perusahaan itu, batas tegoran kita berikan sampai pada 27 Desember 2013 ini agar mereka […]

  • Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

    Tokoh Pemuda Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Madina

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sejumlah kasus dugaan korupsi di Mandailing Natal masih “dipeti-es-kan” di institusi penegak hukum. Untuk itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengambil alih kasus-kasus tersebut agar azas keadilan dapat tercapai di negara ini. Itu dikatakan tokoh pemuda Mandailing Natal, Irwansyah Nasution menjawab Mandailing Online, Jum’at (10/8/2008). Disinyalir bahwa macetnya kasus-kasus hukum di […]

  • Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

    Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKITMALINTANG (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang sukses berkarier di tingkat nasional, H. Saipullah Nasution, SH, MM menginfakkan sebagian hartanya untuk pembangunan Masjid Nurul Haromain di kawasan pengajian Puncak Barokah, Kecamatan Bukitmalintang, Madina. Infak dari Saipullah itu diserahkan langsung kepada pemilik kawasan Puncak Barokah, H. Salman Ahmad Nasution saat Saipullah menghadiri […]

  • Pemkab Harus Jago Lobi Dana Pusat

    Pemkab Harus Jago Lobi Dana Pusat

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bangun Jalan dan Bandara MADINA; Anggota DPRD Mandailing Natal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hj Riadoh Rangkuti menilai, banyak pembangunan di kabupaten tersebut terkendala oleh ketiadaan anggaran. Oleh sebab itu Pemkab Madina diimbau untuk terus melobi dana ke pemerintah pusat. ”Kalau dilihat kondisi Jalinsum terutama di Bukit Malintang, itu sangat memprihatinkan. Lihat saja, jalan […]

expand_less