Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Harimau Muncul di Gutungtua, Pangguris Takut Mangguris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
  • print Cetak

Harimau Sumatera ilustrasi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Harimau muncul di kebun kawasan Gunungtua raya Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Kemunculan jenis harimau Sumatera ini sudah berlangsung dalam dua pekan terakhir. Akibatnya, banyak petani penyadap karet (pangguris) takut ke kebun menyadap karet (mangguris).

Sejumlah warga Desa Gunungtua Julu dan Desa Gunungtua Lumban Pasir, Jum’at (21/6/2019) kepada Mandailing Online di warung Taisir Gunugtua Julu menyebutkan, harimau itu awanya muncul di kebun kawasan Talap sekitar 2 pekan lalu.

“Berdasar jejak kakinya, harimau itu sudah dewasa,” sebut Upin warga Desa Gunungtua Julu yang diamini warga lainnya.

Dua dari belasan ekor kambing milik Yusuf yang diternakkan di kebun Talap sudah dimangsa harimau.

Kambing itu dimangsa pada malam hari. Jejak darah kambing ditemukan pemiliknya sepanjang sekitar 100 meter dari titik kandang kambing menuju rerimbunan hutan.

Berdasar jejak darah itu, kambing-kambing tersebut diseret oleh harimau menjauh dari kandang setelah menerkamnya.

Belasan kambing yang belum dimangsa dievakuasi ke pemukiman besok harinya.

Berselang beberapa hari atau Rabu (12/16/2019) lalu, sejumlah warga Desa Gunung Tua Julu menemukan jejak kaki harimau di pinggir sungai Rantopuran tak jauh dari kebun Talap. Di lokasi itu juga ditemukan bangkai saparuh tubuh babi yang dipastikan sisa yang tak habis dimakan harimau.

Sejauh ini belum ada kabar adanya korban manusia atas kemuculan harimau tersebut.

Kemunculan harimau bukan saja di kawasan kebun Talap, tetapi juga sudah muncul di kawasan kebun Padang Harapan yang juga kawasan Gunungtua raya. Sehingga banyak petani karet di kawasan Padang Harapan, Sialapayung, Aek Salak dan Padang Kalas takut ke kebun.

Sementara itu, Kepala Desa Gunungtua Lumban Pasir, Zulham Riadi menjawab Mandailing Online, Jum’at (21/6) menyatakan sebanyak 4 kepala desa telah menyurti pihak polisi dan Balai TNBG dan BKSDA Madina terkait kemunculan harimau tersebut.

Surat itu dikirim tanggal 19 Juni 2019. Keempat kepala desa yang menyurati itu meliputi kepala desa Gunungtua Julu, Gunungtua Lumban Pasir, Gunungtua Tonga dan Gunungtua Panggorengan.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas […]

  • Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    Prancis Resmi Buka Investigasi Kriminal AirAsia QZ8501

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PARIS – Prancis mulai penasaran dengan musibah AirAsia QZ8501, pesawat penerbangan Surabaya-Singapura yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, 28 Desember 2014.  Terlebih lagi, dalam laporan awal Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terungkap bahwa pesawat nahas itu jatuh saat dikendalikan oleh co-pilot yang kebetulan berkebangsaan Prancis, Remi Immanuel Plesel. Prancis tak tinggal diam. Seperti dilansir […]

  • Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah “Mengamuk”

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINGGUNG KADER PNS YANG NON JOB PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah DR. Saleh Partanonan Daulay dalam pidato pelantikan Pemuda Muhammadiyah (PM) Madina, Sabtu (20/4) bersuara keras soal kader PM yang PNS non job di pemkab. Dia menyatakan bahwa banyak kader-kader Muhammadiyah yang bekerja di berbagai jenis profesi, baik PNS, partai politik […]

  • Pemkab Madina Disorot Gegara Banyak Mobdis tak Bayar Pajak Kendaraan

    Pemkab Madina Disorot Gegara Banyak Mobdis tak Bayar Pajak Kendaraan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Giat operasinal kepatuhan pajak kendaraan bermotor yang dilakukan tim gabungan Samsat dan Kepolisian terhadap kendaraan bermotor di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) penuh kejutan. Ratusan kendaraan terjaring. Paling mengejutkan ditemukan belasan kendaraan dinas pemkab madina yang tidak bayar pajak kendaraan padahal pajak kendaraan dinas itu dibayar oleh Anggaran Pendapatan […]

  • Penyebab Banjir dan Sudut Pandang

    Penyebab Banjir dan Sudut Pandang

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution budayawan Mandailing/sutradara   Berbagai pendapat simpang siur: soal penyebab banjir, soal kritik dan seterusnya. Apa yang kita benci, itu yang kita tuding. Kita kehilangan kewarasan untuk memahami subtansi persoalan. Ketokohan dianggap identik dengan kecerdasan. Karena itu apa yang diucapkan dianggap fatwa dan kebenaran. Kebenaran itu ada pada tataran substansial. Bukan pada sudut […]

  • Gaji insentif guru dipotong

    Gaji insentif guru dipotong

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kalangan guru – guru yang ada di Mandailing Natal baik dari Guru SD, SMP, SMA/SMK, resah akibat tingginya pemotongan baik insentif baik dari Gubsu, pusat, sertifikasi maupun honor TKS, Widyata bhakti. Semisal pemotongan insentif yang cair pada bulan September lalu sebesar Rp360.000,- dipotong sebesar Rp15.000 diluar pajak. Malah beberapa waktu lalu guru – […]

expand_less