Senin, 2 Mar 2026
light_mode

HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Mar 2017
  • print Cetak

Sekda Madina, Syafe'i Lubis memimpin pertemuan dengan wartawan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke-18 telah selesai. Dan Pemkab Madina mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kesuksesan seluruh kegiatan.

Itu diungkap Sekda Madina, Syafe’i Lubis didampingi Asisten III, Sahnan Batubara, Kadis Infokom dan Kabag Humas Muktar Afandi di sekretariat ruang kerja Asisten II, Senin (13/3/2017) dalam konfrensi pers.  

Di sisi lain, Sekda atas nama bupati menyatakan minta ma’af jika ada pelayanan yang kurang pas dan akan menjadi masukan serta bahan evaluasi untuk tahun-tahun mendatang.

Sekda mengungkapkan, sejauh ini pelaksanaan rangkaian HUT berjalan sukses, baik pemaren pembangunan, sidang paripurna HUT, tausiah dan lainnya.

Tentang pameran pembangunan di Taman Raja Batu yang dibuka sejak 6 Maret dan berakhir 11 Maret, berdasar pantauan dan dialog Sekda dengan para pedagang tersimpulkan bahwa para pengusaha UKM yang memerkan hasil usaha rata-rata mengaku puas dari tinjauan kuantitas penjualan selama pameran berlangsung.

“Pedagang yang saya temui mengakui kenaikan omset penjualan lipat dua dibanding pada pameran pembanguna tahun lalu,” kata Sekda.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang harga stand yang terlalu mahal untuk kalangan UKM Madina, menurut Sekda, harga stand pameran yang disediakan pemerintah daerah melalui Even Organzer yang sebesar Rp.17.500.000 per stand itu diperuntukkan bagi SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan perusahaan-perusahaan besar. Sedangkan usaha-usaha UKM telah disediakan titik-titik lokasinya di lokasi pameran terpisah dengan stand bertarif.

Di sisi lain, Sekda menyatakan indikator-indikator keberhasilan pelaksanan pameran pembangunan meliputi jumlah pengunjung, keamanan, kenyamanan.

Jumlah pengunjung tergolong tinggi. Hanya saja jumlahnya tak tercatat. Indiaksi bludak pengunjung tergambar pada arus lalu lintas malam penutupan, dimana kepadatan lalulintas cukup tinggi dengan kecepatan laju kenderaan 1 jam dari titik Taman Raja Batu ke titik jembatan Batang Gadis berjarak sekitar 400 meter.

Sisi keamanan, sejauh ini tidak ada laporan insiden kericuhan maupun kehilangan kenderaan. Kenyamanan juga tercipta dengan baik karena pengunjung telah disediakan tempat-tempat duduk dan alur pergerakan yang nyaman.

Lokasi Taman Raja Batu yang berada di pinggir jalan nasional juga telah memberikan magnit tersendiri sebagai pusat kunjungan.

Peliput  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Ini jumlah Caloh Haji Madina 459 Orang

    Tahun Ini jumlah Caloh Haji Madina 459 Orang

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini jumlah calon haji dari Kabupaten Mandailing Natal sebanyak 459 orang. Data itu diketahui saat Pemkab Mandailing Natal (Madina) menggelar zikir dan doa di penutupan manasik akbar keberangkatan haji tahun 2016 yang diselenggarakan di mesjid agung  Nur Ala Nur, Panyabungan, Senin (1/8). Staf Ahli Bidang Pemerintahan Umum Pemkab Madina, […]

  • Oegroseno: Sudah Ada Nama Calon Kabareskrim Polri

    Oegroseno: Sudah Ada Nama Calon Kabareskrim Polri

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mulai menggodok nama pengganti Komjen Pol Sutarman sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri. Demikian diungkapkan Wakapolri Komjen Pol Oegroseno saat berbincang dengan wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2013). “Sejak Pak Sutarman (dicalonkan), sudah digodok,” kata Oegroseno. Dikatakannya sejumlah nama sudah […]

  • Getek Terbalik, 1 Penduduk Wafat

    Getek Terbalik, 1 Penduduk Wafat

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Satu orang meninggal dunia setelah getek terbalik di Sungai Batang Gadis, Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Rabu (4/11/2020). Peristiwa terjadi sekira pukul 7.00 WIB saat penduduk menyeberangi sungai menaiki rakit menuju areal pertanian di seberang sungai. Info yang dihimpun, terdapat 9 orang di atas getek saat menyeberangi itu. […]

  • DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    DPRD Madina Minta Menunda Bayar Ekskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Foto masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) meminta Pemkab Madina menunda pembayaran ekskalasi harga kepada rekanan pekerjaan lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur sebelum ada upaya hukum yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Karena dana yang diperintahkan pangadilan yang harus dibayar oleh Pemkab Madina tak tanggung-tanggung, yakni […]

  • Besok PLN Padamkan 3 Kecamatan

    Besok PLN Padamkan 3 Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PLN akan melakukan pemadaman pada ti ga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Sabtu besok (24/8/2019). Pemadaman akan dilakukan dari pukul 9.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Wilayah yang akan terkena pemadaman meliputi Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Timur dan Kecamatan Panyabungan Barat sekitarnya. Pemadalam itu dilakukan akibat dua kegiatan di jaringan […]

  • KEBUDAYAAN MANDAILING (Bagian I)

    KEBUDAYAAN MANDAILING (Bagian I)

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

        Oleh : ASKOLANI NASUTION     PENGANTAR Harus diakui, amat sedikit referensi tentang kebudayaan Mandailing secara utuh. Beberapa sumber antropologi yang ada selama ini lebih menekankan Mandailing dari pendekatan ilmuan Barat yang memposisikan kebudayaan Mandailing sebagai sub kebudayaan Batak. Antropolog Kuntjoroningrat misalnya masih juga menyebut Mandailing dalam pendekatan orientalis seperti itu. Juga artikel-artikel […]

expand_less