Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
  • print Cetak


Medan. Setelah menunggu lama, akhirnya Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN SU) Medan dipastikan berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2011. Proses pengajuan sudah memasuki tahap pemberkasan dan tinggal menunggu disahkan.
Hal itu ditegaskan Rektor IAIN SU Prof Dr Nur A Fadhil Lubis MA kepada wartawan di Medan, Senin (8/11). “Pada 2011, giliran IAIN Sumut dan Surabaya yang akan berubah jadi UIN,” katanya.

Dikatakan Fadhil, tentang lamanya proses perubahan terebut, padahal usulannya sudah lama disampaikan, dikarenakan Islamic Development Bank (IDB) yang menjadi penyalur anggaran hanya bisa membantu dua perguruan tinggi dalam satu tahun.

Anggaran yang dicairkan pada 2011 mencapai US$ 350 juta untuk perubahan IAIN menjad UIN.

Dijelaskannya, dalam master plan, akan ada nantinya empat lokasi UIN di Sumut. Yakni terletak di Tuntungan yang nantinya untuk aktivitas perkuliahan S-1, Helvetia untuk S-2 dan perumahan dosen, Jalan Pancing untuk perkantoran dan biro rektor (sekarang-red), dan Jalan Sutomo untuk S-3 beserta penelitian. “Pada 2011 nanti final soal master plan, bukan awal pembangunannya,” katanya.

Dia berharap, tidak akan ada lagi masalah yang akan dihadapi untuk mensahkan master plan itu. Dengan demikian, proses pembangunan juga akan semakin cepat.

Ditanya tentang perbedaan IAIN dan UIN, Fadhil menjelaskan, pada saat ini sebagai institusi, IAIN hanya melakukan program pengkajian di bidang ke-Islaman semata. Sementara, setelah menjadi universitas, program kajiannya akan semakin luas, seperti umumnya universitas, ada masalah kedokteran, akutansi, pendidikan dan sebagainya.

“Namun saat ini kita belum bisa pastikan, program studi apa saja yang nantinya akan dibuka di UIN,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Mahasiswa IAIN Sumatera Utara (AMPIDSU), Danu mengatakan agar pihak rektorat segera memperjelas status IAIN ini. Pasalnya, sudah terlalu lama mahasiswa menunggu. Mahasiswa juga berharap agar transparansi dana juga dilakukan oleh pihak birokrat.

“Gedung serta fasilitasnya diharapkan lebih baik dari yang sekarang. Yang saat ini, peralatan seperti komputernya dan programnya saja sudah ketinggalan,” tegasnya. (ramitaharja)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 3 PKP Madina

    DCS Dapil 3 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 3 PKP Madina

  • Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

    Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel (Mandailing Online) – Proyek pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) milik Dinas Perikanan Dan Kelautan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terkesan ditelantarkan dan pembangunannya diduga asal jadi. Dugaan tersebut diungkapkan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Informasi Gerakan Masyarakat (LSM-SIGMA) Tabagsel, Bambang (29),saat diwawancarai MedanBisnis, Rabu […]

  • Kejatisu belum layak terbaik

    Kejatisu belum layak terbaik

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (MO)– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dinilai tidak layak menerima peringkat terbaik ke-3 prestasi kerja Kejati se-Indonesia Tahun 2012 dari Kejaksaan Agung. Sementara segudang kasus besar khususnya kasus korupsi yang yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum mampu diselesaikan. “Pemberian penghargaan ini hanya seremonial dan tidak layak Kejati Sumut untuk mendapatkan gelar […]

  • PBB: Serangan Israel Ke Gaza Langgar Hukum Internasional

    PBB: Serangan Israel Ke Gaza Langgar Hukum Internasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PBB menegaskan, serangan udara agresif yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Gaza sejak awal pekan ini telah melanggar hukum internasional. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Navi Pillay pada Jumat (11/7) menyebut bahwa serangan Israel itu telah menyebabkan banyaknya korban berjatuhan dari kalangan sipil. "Kami telah menerima laporan yang sangat menganggu bahwa banyak korban […]

  • Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    Di Tengah Reses, Zubaidah Kasih Kejutan kepada Pengurus MDTA dan Pengajian Ibu-Ibu

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    RUMBIO (Mandailing Online) – Mandailing Natal dikenal dengan jargon Negeri Beradat Taat Beribadat, tapi perhatian terhadap MDTA dan Ibu-ibu belum maksimal. Terutama kesejahteraan guru MDTA. Padahal keduanya adalah pondasi membangun generasi beriman dan beradat. Hal itu menjadi perhatian dan aspirasi yang disampaikan masyarakat di wilayah Kecamatan Panyabungan ketika mengikuti Reses III Anggota DPRD Tahun Sidang […]

  • Arus Balik Terganggu Akibat Premium Langka di Madina

    Arus Balik Terganggu Akibat Premium Langka di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bahan bakar minyak jenis premium langka di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak Senin memasuki arus balik Lebaran, sementara sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kehabisan stok akibat meningkatnya kebutuhan pengguna kendaraan. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu arus balik Lebaran yang mulai mendekati puncaknya H+5, meski Pertamina sudah menambah pasokan BBM, namun kebutuhan konsumen belum […]

expand_less