Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

IAIN Sumut Berubah Jadi UIN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
  • print Cetak


Medan. Setelah menunggu lama, akhirnya Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN SU) Medan dipastikan berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2011. Proses pengajuan sudah memasuki tahap pemberkasan dan tinggal menunggu disahkan.
Hal itu ditegaskan Rektor IAIN SU Prof Dr Nur A Fadhil Lubis MA kepada wartawan di Medan, Senin (8/11). “Pada 2011, giliran IAIN Sumut dan Surabaya yang akan berubah jadi UIN,” katanya.

Dikatakan Fadhil, tentang lamanya proses perubahan terebut, padahal usulannya sudah lama disampaikan, dikarenakan Islamic Development Bank (IDB) yang menjadi penyalur anggaran hanya bisa membantu dua perguruan tinggi dalam satu tahun.

Anggaran yang dicairkan pada 2011 mencapai US$ 350 juta untuk perubahan IAIN menjad UIN.

Dijelaskannya, dalam master plan, akan ada nantinya empat lokasi UIN di Sumut. Yakni terletak di Tuntungan yang nantinya untuk aktivitas perkuliahan S-1, Helvetia untuk S-2 dan perumahan dosen, Jalan Pancing untuk perkantoran dan biro rektor (sekarang-red), dan Jalan Sutomo untuk S-3 beserta penelitian. “Pada 2011 nanti final soal master plan, bukan awal pembangunannya,” katanya.

Dia berharap, tidak akan ada lagi masalah yang akan dihadapi untuk mensahkan master plan itu. Dengan demikian, proses pembangunan juga akan semakin cepat.

Ditanya tentang perbedaan IAIN dan UIN, Fadhil menjelaskan, pada saat ini sebagai institusi, IAIN hanya melakukan program pengkajian di bidang ke-Islaman semata. Sementara, setelah menjadi universitas, program kajiannya akan semakin luas, seperti umumnya universitas, ada masalah kedokteran, akutansi, pendidikan dan sebagainya.

“Namun saat ini kita belum bisa pastikan, program studi apa saja yang nantinya akan dibuka di UIN,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Mahasiswa IAIN Sumatera Utara (AMPIDSU), Danu mengatakan agar pihak rektorat segera memperjelas status IAIN ini. Pasalnya, sudah terlalu lama mahasiswa menunggu. Mahasiswa juga berharap agar transparansi dana juga dilakukan oleh pihak birokrat.

“Gedung serta fasilitasnya diharapkan lebih baik dari yang sekarang. Yang saat ini, peralatan seperti komputernya dan programnya saja sudah ketinggalan,” tegasnya. (ramitaharja)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI AL Buka Kesempatan Jadi Tamtama Karier

    TNI AL Buka Kesempatan Jadi Tamtama Karier

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BELAWAN : Berdasarakan telegram Kasal Nomor 116/ SPER/ 1110 Twu. 1108. 1300, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka kesempatan kepada putra terbaik bangsa untuk didik menjadi Tamtama Prajurit karier TNI AL tahun 2011. Syarat umum, Warga Negara Indonesia yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila […]

  • Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

    Tortor Mandailing Bukan Tortor Batak

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tarian Tortor Mandailing tidak sama dengan tarian tortor yang ada di tanah Toba. Etnis Toba tidak berhak mengklaim tortor Mandailing sebagai kesenian Batak. Sebab, kata “Batak” itu dipaksakan Kolonial Belanda sebagai nama etnis di kawasan Tapanuli di abad 19 yang hingga abad 21 ini ditolak oleh banyak etnis, termasuk […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

  • Anwar Sadat Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    Anwar Sadat Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anwar Sadat Nasution dilantik menjadi anggota DPRD mandailing Natal, Senin (23/7/2018). Dia menggantikan posisi Ir. H. Ali Makmur Nasution atau Oji Ganding dalam satu pergantian antar waktu (PAW) dari Partai Hanura. Pelantikan ini berlangsung dalam rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Mandailing Natal (Madina). Anwar Sadat akan menduduki kursi DPRD Madina […]

  • AL-QURAN DAN POLITIK

    AL-QURAN DAN POLITIK

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan al-Quran. Pada bulan inilah al-Quran diturunkan. Allah SWT berfirman: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَ بَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَ الْفُرْقَانِ Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan atas petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil) (QS al-Baqarah [2]: 185). Al-Quran […]

  • 17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan. Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes […]

expand_less