Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Iskandar Hasibuan : Fungsionaris Abu-abu Silahkan Mundur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
  • print Cetak
Ketua PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan

Ketua PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di tengah kuatnya goyangan dan gangguan, geliat pergerakan konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal terus menguat.

Fungsionaris yang abu-abu atau setengah hati, silahkan mengundurkan diri. Jangan menjadi duri di dalam tubuh partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengutarakan sejak Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan amanah kepadanya sebagai Ketua DPC PDI Madina Priode  2015-2020, bendera PDI Perjuangan telah dikibarkan di 23 Kecamatan di Mandailing Natal (Madina), 404 Desa/Kelurahan, sehingga banyak pihak- pihak yang merasa kurang senang atas kehadiran PDI Perjuangan.

“Karena itu,  momen Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I PDI Perjuangan Madina yang Insya Allah dilakasnakan 30 Mei 2016 di Rindang Hotel Panyabungan, akan dilakukan sebagai ajang konsolidasi dan menyusun program tahun 2017 hingga ke tingkat anak ranting,” kata Iskandar kepada Mandailing Online, Kamis (26/5/2016).

Iskandar menyatakan tidak pernah gentar menghadapi sikap-sikap yang ditunjukkan oleh oknum-oknum yang mencoba menghalangi kehadiran PDI Perjuangan di tengah tengah masyarakat. Sebab, bendera  PDI Perjuangan dikibarkan bersama-sama dengan rakyat.

“Jika memang ada yang tidak senang PDI Perjuangan dicintai rakyat, itu adalah hal yang wajar ditengah kondisi demokrasi sekarang ini,” katanya.

Diungkapkannya, banyak pihak yang merasa gerah karena kader-kader PDI Perjuangan Madina selalu dekat dengan rakyat, apalagi setelah Iskandar Hasibuan menjadi Ketua DPC PDIP Madina menyebabkan banyak pihak yang selalu mencari-cari kesalahannya guna untuk menjatuhkannya.

“Contoh, adanya semacam penggembosan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu agar seluruh fungsionaris tidak menyukai kepemimpinan saya dengan memberikan iming-iming kepada pengurus dan supaya saya di mosi tidak percaya oleh pengurus DPC PDIP Madina,” ungkapnya.

Oleh sebab itulah, ujar Iskandar, melalui Konpercab I PDI Perjuangan Madina yang dilakukan 30 Mei 2016 ini, seluruh pengurus DPC dan PAC yang diwakili Ketua, Sekretaris dan Bendahara akan dilakukan konsolidasi dan sekaligus mempertegas bahwa DPC PDI Perjuangan Madina masih tetap Satu Komando dibawah pimpinan Iskandar Hasibuan.

“Untuk diketahui oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan DPC PDI Perjuangan Madina, bahwa kader-kader PDI Perjuangan tidak mudah untuk dipengaruhi dan kepada oknum-oknum fungsionaris yang setengah hati silakan mengundurkan diri dan kader yang abu-abu silakan juga minggir, karena walau apapun yang datang menghalangi, DPC PDI Perjuangan akan terus maju hingga memenangkan Pileg/Pilpres 2019 mendatang,” ujar Iskandar.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Penambang Tewas, Diduga Menghirup Gas Beracun

    Tiga Penambang Tewas, Diduga Menghirup Gas Beracun

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Diduga akibat menghirup gas beracun dari lobang tambang emas, tiga orang penambang meninggal dunia di Hutan Garunggung, Desa Koto Boru, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (24/9). Ketiganya bernama Armen penduduk Desa Koto Baringin; Ilham warga Desa Tanjung Medan dan Gadang yang juga warga Desa Tanjung Medan Kecamatan […]

  • SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan manajemen di SD Negeri 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, yang dinilai tak meningkatkan kualitas pendidikan. Surat masyarakat itu tertanggal 15 September 2015 yang ditandantangani 124 orang dan 11 tokoh masyarakat dan lembaga masyarakat. “Sesuai dengan pengamatan dan penilaian serta penemuan […]

  • Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat “Amin kita sama, tapi iman kita berbeda”, begitu kira-kira semboyan generasi milennial dan generasi z dalam mewacanakan kehidupan mereka dalam bingkai liberalisasi beragama. Bebasnya interaksi pergaulan lawan jenis menempatkan hubungan perasaan pada batasan yang sudah melewati rambu rambu akidah. Tak sedikit dari milenial maupun gen z menyatukan perbedaan keyakinan tersebut […]

  • Pembangunan Gedung Markas PMI di Madina Sudah 6 Kali Penganggaran

    Pembangunan Gedung Markas PMI di Madina Sudah 6 Kali Penganggaran

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menjalankan fungsi pengawasan nya lewat tinjauan lapangan melihat secara langsung progres pembangunan yang sumber dananya dari APBD Kabupaten untuk tahun 2025. Hari ini Komisi III tinjauan lapangan ke pembangunan gedung Markas PMI ( palang merah indonesia ). Dari data yang di dapat […]

  • Sangketa Tanah, PTPN IV Tak Serius

    Sangketa Tanah, PTPN IV Tak Serius

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : PTPN IV tidak memperlihatkan keseriusannya untuk menyelesaikan masalah sangketa tanah eks-Hak Guna Usaha (HGU). “Saya melihat tidak ada kesungguhan, malah sebaliknya terkesan menzolimi dan membiarkan kasus tanah eks HGU berlarut-larut,” ujar Ketua Komisi A DPRDSU Isma Fadly kepada pers di Medan, Jumat (13/1). Menurut politisi Partai Golkar ini, ketidakseriusan itu bukan hanya terlihat […]

  • SEKOLAH SIAGA BENCANA

    SEKOLAH SIAGA BENCANA

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution Saya terdiam dan haru mendengar penuturan anak didik Sekolah Dasar di desa Gunung Manaon saat mereka menceritakan kejadian banjir yang menimpa desanya dua tahun yang lalu. Dengan bahasa yang sederhana, Hasan-sebut saja namanya demikian berkeluh kesah gara-gara banjir dirinya tidak bisa bersekolah hampir seminggu lamanya.Air yang menggenangai desa juga menyebabkan dirinya […]

expand_less