Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Siantar- Dikira turut serta berkemah di organisasi Pramuka Sekolah, Dewi Hartati (10) justru raib selama 5 hari. Setelah melakukan pencaharian, ternyata bocah ini ditemukan sudah jadi mayat busuk tidak jauh dari lokasi sekolahnya di SD Muhammadiyah, Kecamatan Sialu Laut, Asahan, Selasa (7/2).
Tragisnya, mayat sudah membusuk serta kepala terpisah dengan tubuhnya. Kuat dugaan, korban sengaja dibunuh untuk menghilangkan jejak, setelah sebelumnya diperkosa.

Guna mengetahui penyebab kematiannya, Polsek Air Joman membawa mayat ke RSU Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar guna diotopsi. Di sini, Rosmawati Sinaga (40) Uwak korban menuturkan, penemuan jenazah keponakannya diketahui setelah beberapa anak sekolah mencium aroma busuk yang sangat menyengat diareal kebun sawit persisnya di Dusun V Bangun Sari, Kecamatan Silau Bangun, Asahan, sekitar pukul 12.00 WIB. Lantas, warga berbondong-bondong ke lokasi setelah mengetahui adanya mayat bocah perempuan hingga selanjutnya dievakuasi petugas kepolsian.

Sebelumnya, keluarga sudah mencari kemana-mana terkait keberadaan Dewi yang terakhir pamit dari rumah untuk berkemah dengan temannya di organisasi Pramuka Sekolah. Malah pencarian, melibatkan orang pintar dengan versi berbeda-beda. “Kami nyaris putus asa mencarinya, karena anak itu belum tau apa-apa, tapi kok malah hilang,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Korban anak kedua dari empat bersaudara ini, Jumat (3/2), sekitar pukul 13.00 WIB, pamitan kepada ibunya, Nurani br Sinaga untuk berangkat ke sekolah tempat di mana siswi pramuka ditunggu dan selanjutnya berangkat kemah ke Kampung Banjar Minggu, Asahan.

Dengan sungkem, Dewi yang kini duduk di bangku Kelas V SD itu, melangkah dengan senyuman menuju sekolah dan Nurani berangkat perwiritan. Ternyata perpisahan itu untuk selamanya karena Dewi sama sekali tidak berkemah justru mayatnya terabaikan di ladang sawit sekitar 700 meter dari rumahnya.

Masih keterangan Rosmawati ditemani adiknya, Fatimah (35), kalau selama kepergian Dewi, ibunya beranggapan sedang berkemah. Namun hingga Senin (6/2) Dewi malah belum tiba ke rumah, sedangkan teman-teman satu pramukanya yang berjumlah 9 orang sudah berada di rumah masing-masing.
Kapolsek Air Joman, AKP B Tambunan saat ditemui di kamar mayat RSU Dr Djasamen Saragih mengaku, di lokasi penemuan, jasad korban ditemukan terlentang dengan rok tersikap ke atas. Belum diketahui pasti penyebab kematian, namun dugaan sementara mengarah ke pencabulan. Bahkan diduga untuk mengaburkan jejak, korban sengaja dibunuh. “Itu masih dugaan, begitupun kita masih menunggu hasil otopsi forensik,” tegasnya.(mag-5/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

  • Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    Atap sekolah dijual tanpa persetujuan komite sekolah

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Atap seng SMP Negeri 1 Panyabungan Timur Kecamatan Panyabungan Timur diduga dijual oknum kepala sekolah, padahal pihak komite sekolah ini tidak mengetahuinya. (MOL)

  • Masyarakat Naga Juang Kembangkan Coklat Melalui KUD

    Masyarakat Naga Juang Kembangkan Coklat Melalui KUD

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Masyarakat Kecamatan Naga Juang dan Malintang mengembangkan kebun coklat dengan mendirikan KUD Dalihan Natolu Satahi, yang bertujuan membantu masyarakat petani coklat dalam pengembangan dan pemeliharaan kebun coklat hingga ke tingkat pemasaran, supaya kebun coklat terpelihara baik, dan harga coklat masyarakat tidak terjebak dalam permainan “tengkulak”. Koperasi itu dibina PT Sorikmas Mining (SM) […]

  • Upaya PK Rahudman Terganjal Salinan Putusan Kasasi

    Upaya PK Rahudman Terganjal Salinan Putusan Kasasi

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Keinginan Rahudman Harahap untuk segera mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) menuai ganjalan. Hingga kemarin, kuasa hukum Rahudman, yakni  Ihza Law Firm, belum menerima salinan putusan kasasi perkara korupsi kasus Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005 itu yang menjatuhkan pidana 5 tahun penjara ke walikota Medan nonaktif […]

  • Mutasi Pejabat Bergulir di Madina

    Mutasi Pejabat Bergulir di Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Mutasi jabatan di Pemkab Madina masih terus bergulir, khususnya mulai dari pejabat eselon III hingga eselon II. Mutasi ini sebagai penyesuaian perda tentang susunan organisasi tata pemerintahan (suorta) baru yang telah disetujui Gubernur Sumatera Utara. Pebruari ini dimungkinkan ada dua kali lagi mutasi. Rinciannya, mutasi pertama yakni pejabat eselon III, terdiri dari Kabag dan […]

  • 181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sebanyak 181 calon siswa SMAN 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapsel sejak Senin (30/5) mulai mengikuti tes Penerimaan Siswa Baru (PSB). Rencananya test akan berlangsung sampai Rabu (1/6) untuk menentukan 125 siswa baru (sesuai dengan daya tampung sekolah). Untuk menjadi siswa SMAN2 Plus Sipirok yang berstandart Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (R-SBI), tidaklah semudah memasuki sekolah […]

expand_less