Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

JAMPI Nilai Aktifitas PETI dekat Polsek Batang Natal Rusak Marwah Polisi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • print Cetak

Alat berat dan lokai tambang emas ilegal ini diduga milik Bold Warga Batang Natal yang beroperasi tidak jauh dari kantor polsek batang natal ( fikri )

BATANG NATAL ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emas ilegal atau lebih kren kata penambang istilah PETI ( pertambanan emas tanpa izin) diwilayah Hukum Polsek Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal terus beraktifitas disejumlah titik. Dari keterangan warga sedikitnya ada 36 alat berat jenis excavator yang beroperasi melakukan penambangan terbuka di kawasan Kecamatan Batang Natal. 36 alat berat itu sendiri dokelola oleh sejumlah nama pemodal.

Anehnya Polsek Batang Natal seolah tutup mata meski aktifitas tambang dengan menggunakan alat berat itu tidak jauh beroperasi dari kantor nya.

” Bukan toke Bold namanya kalau tidak beroperasi dekat Polsek Batang Natal Bahkan dia juga memiiiki gudang penyimpanan alat berat dan BBM ilegal dipinggir jalan raya didesa jambur baru,” jelas warga yang meminta identitasnya tidak di sebutkan.

Samentara itu salah seorang warga yang di wawancarai mengaku adanya penambangan emas diwilayah mereka justru membuat masyarakat sebagian kecipratan hasil nya namun ia tidak menampik bahwa kerusakan lingkungan yang menjadi dampak buruknya.

” suangai batang natal ini dulunya jadi tempat ternyaman bagi berbagai jenis ikan tawar. Air nya jernih bahkan kerap dijadikan destinasi wisata bagi warga yang kebetulan melintas. Namun sekarang akibat penambangan emas menggunakan alat berat,kondisi air sungai sudah keruh dan ekosistem didalamnya juga banyak yang mati” kata seorang kakek mengaku bernama fahri ( 78th ) warga muara soma saat bercerita pada Mandailing Online.

Menanggapi maraknyan aktifitas tambang emas ilegal di Madina. Zakaria Rambe dari Jaringan Masyarakat Pemantau Polisi (JAMPI) Sumatera Utara (Sumut) menilai Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Paloh, SH, SIK tidak pernah serius dalam menangani atau melakukan penertiban terhadap Penambahan Emas Tanpa Izin (PETI) di Madina.

“Seharusnya kalau memang serius, Pak Kapolres bisa langsung berkoordinasi dengan Ditreskrimsus terkait penertiban dan penanganannya. Ini malah asyik sendiri,” kata Zakaria Rambe

Ia menyarankan agar Polres tinggal melakukan verifikasi saja dari data yang disampaikan. Apalagi beberapa kegiatan PETI ini infonya berada di dekat kantor Polsek. Ini membuat marwah hukum dan polisi jadi diinjak-injak oleh para pelaku ilegal,”sebut Zakaria (nap )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    Tanggapan MPC Pemuda Pancasila Terkait Kasus Pemukulan Wartawan

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya angkat bicara dan memberi tanggapan terkait kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang terjadi pada Jumat (4/3) pekan lalu. Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution mengatakan pihaknya sejak awal proaktif dan kooperatif dalam penanganan kasus tersebut. “Kita juga terus […]

  • Harga emas Antam merosot

    Harga emas Antam merosot

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot Rp8 ribu per gram setelah mencatatkan kenaikan tinggi kemarin. Harga pembelian kembali (buy back) juga turun ke Rp508 ribu per gram. Seperti dikutip dari Logammulia hari ini, harga emas 1 gram dijual Rp577.200 dari sebelumnya Rp585.200. Sementara harga emas 2 gram kini […]

  • Kagumi Konsep Kun Fayakun, Wanita Amerika Ini Memeluk Islam

    Kagumi Konsep Kun Fayakun, Wanita Amerika Ini Memeluk Islam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan, ‘Jadilah, lalu terjadilah’,” surah al-An’am ayat 73. Inilah ayat yang membuat seorang wanita Amerika, Linda Koloctronis, mulai tertarik dengan Islam. Pada mulanya, ia membaca Alquran untuk mencari kesalahan di dalamnya. Namun, konsep kun fayakun dalam surah tersebut telah mengubah […]

  • Tambah PAN Parpol Calon Pengusung, Fahrizal Kian Berkibar

    Tambah PAN Parpol Calon Pengusung, Fahrizal Kian Berkibar

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina H. Fahrizal Efendi Nasution menambah satu partai politik calon pengusung di Pilkada Madina 2024. Yakni, Partai Amanat Nasional (PAN). Sebelumnya, Fahrizal mendaftar/mengambil formulir di lima partai politik, yakni Partai Keadilan Sejahtera  (PKS), Partai Kebangkitan Banggsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrasi Indonesia Parjuangan (PDI P) […]

  • Masyarakat Sinunukan Sumbang Rizky Wasiah Rp. 4.602.500

    Masyarakat Sinunukan Sumbang Rizky Wasiah Rp. 4.602.500

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sumbangan kemanusiaan untuk Rizky Wasiah, bayi 10 bulan penderita usus keluar karena tak ada anus, terus mengalir. Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal berhasil mengumpulkan Rp. 4.602.500 untuk disumbangkan kepada keluarga Rizky Wasiah yang kini menjalani operasi di RSU Pringadi, Medan. Uang sumbangan masyarakat Sinunukan itu disampaikan Indra Budiman Lubis perwakilan warga […]

  • Harga Ekspor Karet Sumut Sentuh Titik Terrendah

    Harga Ekspor Karet Sumut Sentuh Titik Terrendah

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Harga ekspor karet SIR 20 Sumatera Utara pada November 2015 yang sebesar 1,171 dolar AS per kilogram tercatat sebagai terendah dalam tujuh tahun terakhir. Kondisi ini menyebabkan pendapatan keluarga petani karet di Mandailing Natal masih tetap berada di garis rendah. Sekitar 80 persen penduduk bermatapencaharian dari hasil menyadap karet. Hal ini […]

expand_less