Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

JAMPI Nilai Aktifitas PETI dekat Polsek Batang Natal Rusak Marwah Polisi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • print Cetak

Alat berat dan lokai tambang emas ilegal ini diduga milik Bold Warga Batang Natal yang beroperasi tidak jauh dari kantor polsek batang natal ( fikri )

BATANG NATAL ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emas ilegal atau lebih kren kata penambang istilah PETI ( pertambanan emas tanpa izin) diwilayah Hukum Polsek Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal terus beraktifitas disejumlah titik. Dari keterangan warga sedikitnya ada 36 alat berat jenis excavator yang beroperasi melakukan penambangan terbuka di kawasan Kecamatan Batang Natal. 36 alat berat itu sendiri dokelola oleh sejumlah nama pemodal.

Anehnya Polsek Batang Natal seolah tutup mata meski aktifitas tambang dengan menggunakan alat berat itu tidak jauh beroperasi dari kantor nya.

” Bukan toke Bold namanya kalau tidak beroperasi dekat Polsek Batang Natal Bahkan dia juga memiiiki gudang penyimpanan alat berat dan BBM ilegal dipinggir jalan raya didesa jambur baru,” jelas warga yang meminta identitasnya tidak di sebutkan.

Samentara itu salah seorang warga yang di wawancarai mengaku adanya penambangan emas diwilayah mereka justru membuat masyarakat sebagian kecipratan hasil nya namun ia tidak menampik bahwa kerusakan lingkungan yang menjadi dampak buruknya.

” suangai batang natal ini dulunya jadi tempat ternyaman bagi berbagai jenis ikan tawar. Air nya jernih bahkan kerap dijadikan destinasi wisata bagi warga yang kebetulan melintas. Namun sekarang akibat penambangan emas menggunakan alat berat,kondisi air sungai sudah keruh dan ekosistem didalamnya juga banyak yang mati” kata seorang kakek mengaku bernama fahri ( 78th ) warga muara soma saat bercerita pada Mandailing Online.

Menanggapi maraknyan aktifitas tambang emas ilegal di Madina. Zakaria Rambe dari Jaringan Masyarakat Pemantau Polisi (JAMPI) Sumatera Utara (Sumut) menilai Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Paloh, SH, SIK tidak pernah serius dalam menangani atau melakukan penertiban terhadap Penambahan Emas Tanpa Izin (PETI) di Madina.

“Seharusnya kalau memang serius, Pak Kapolres bisa langsung berkoordinasi dengan Ditreskrimsus terkait penertiban dan penanganannya. Ini malah asyik sendiri,” kata Zakaria Rambe

Ia menyarankan agar Polres tinggal melakukan verifikasi saja dari data yang disampaikan. Apalagi beberapa kegiatan PETI ini infonya berada di dekat kantor Polsek. Ini membuat marwah hukum dan polisi jadi diinjak-injak oleh para pelaku ilegal,”sebut Zakaria (nap )

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Selama ini publik Indonesia mengatahui Mochtar Lubis lahir di Padang, Sumatera Barat. Tak banyak yang tahu bahwa sastrawan dan jurnalis pejuang ini berdarah bangsawan Mandailing. Pun, sangat sedikit yang tahu rumah orangtua Mochtar Lubis. Ternyata rumah itu berada di Kotanopan, Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. “Kaget ketika akhirnya saya berada di rumah […]

  • Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

    Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    ek Panyabungan, (MO) – Kesadaran Masyarakat Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Bahkan sungai pun  masih kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi   di sungai Aek Mata  pusat kota Panyabungan. Selain memicu munculnya berbagai penyakit dan merusak keindahan kota, juga bakal berpotensi terhadap banjir. Demikian disampaikan salah seorang aktivis […]

  • Kejari Buka Layanan Pengaduan

    Kejari Buka Layanan Pengaduan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Guna memerangi kasus korupsi, Kejaksaan Negeri Medan membuka layanan pengaduan kasus korupsi Tahun 2011 ini. Bagi masyarakat yang menemukan adanya bukti kecurangan silahkan melapor ke Kejari Medan. “Jadi kalau menemukan adanya indikasi silahkan melapor kepada pihak kejaksaan. Namun demikian laporan tersebut harus dilengkapi dengan bukti-bukti kongkrit supaya pengaduan langsung ditindaklanjuti,” kata Kasi Pidsus Kejari […]

  • Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

    Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pajak Gailan C dari perusahaan-perusahaan pabrik pencampur aspal (AMP) di Madina belum masuk ke pundi Pendapatan Asli Daerah. Postur PAD di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal  TA 2018 maupun 2019 tidak terlihat pajak galian C dari perusahaan-perusahaan AMP. Padahal, pajak Galian C dari AMP (Asphalt Mixing Plant) […]

  • Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    Polisi OTT Oknum Ketua LSM di Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina melakukan Operasi Tangkap Tangan( OTT ) terhadap seorang Ketua LSM Komunitas Pemburu Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) pada kamis 24/7/2025 di kelurahan pasar kotanopan, kecamatan kota nopan. Ketua LSM KPK RI yang diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) berinisial FS. Ia ditangkap karena  memeras Kepala Sekolah SMPN […]

  • Konflik Internal DPRD Madina  Sebaiknya Tempuh Jalur Hukum

    Konflik Internal DPRD Madina Sebaiknya Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Gerakan Kelompok 18 DPRD Madina diharapkan tidak terperangkap pada bentuk gerakan provokatif yang dikhawatirkan dapat mengganggu perjalanan agenda-agenda pembangunan daerah. Kita menghimbau agar Kelompok 18 bisa merubah pola gerakan ke arah yang lebih bijaksana agar tidak menggangu agenda pembangunan daerah. Di sisi lain, Ketua DPRD Madina selaku pimpinan tertinggi diharap juga untuk lebih sinergis mendorong […]

expand_less