Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Jiwa Yang Terpenjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020
  • print Cetak

Esai : Lastriana Limbong, S.Ds

 

Pernah nggak sih kalian merasa kalau hidup tuh gitu-gitu aja. Rasanya rutinitas harian kian membosankan. Bangun tidur, mandi, makan, kerja, makan lagi, mandi lagi, makan lagi, tidur lagi. Siklusnya konstan, berputar bagai lingkaran bianglala.

Hidupmu bagai penjara, resah, tidak ada bahagia yang paripurna. Kamu mendamba kehidupan penuh gairah seperti mereka, bisa makan enak di restoran, punya keluarga terus liburan bareng, ke luar negeri tiap bulan. Rasanya hidup mereka sempurna. Kontras sekali dengan hidupmu yang terus berjibaku dalam hampa.

Namun bukankah “dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir” saudarku, sebagaimana yang dipesankan Sang Rasul Allah, ribuan tahun yang lalu. Imam Nawawi rahimahullah pun menerangkan bahwa orang mukmin akan merasa terpenjara di dunia. Karena harus menahan diri dari berbagai syahwat yang diharamkan dan dimakruhkan.

Orang mukmin diperintah untuk melakukan ketaatan. Mengorbankan rasa nyaman, terus berlelah hingga kelak ia mati, barulah akan rehat. Kemudian ia akan memperoleh apa yang telah Allah janjikan atas kenikmatan duniawi yang dikorbankan. Kenikmatan akhirat nan kekal, mendapati peristirahatan yang jauh dari sifat kurang.

Sedangkan keadaan orang kafir adalah sebaliknya, sehingga seakan-akan ia sedang berada di surga. Dunia adalah ladang kebahagiaan, tempat huru-hara mengorek segala kenikmatan. Senantiasa mencari tawa meski tak akan pernah terpenuhi puncak kepuasannya.

Maka untuk setiap jiwa yang sedang terpenjara, bersabarlah. Bersabarlah dari maksiat dan gemerlap yang sedikit. Bertahanlah dalam peluh keringat dalam ketaatan, dunia ini memang tempat berlelah-lelah. Aku capek, dan aku yakin kamu juga. Nanti kita pulang, beristirahatlah. Dan tiada tempat pulang terbaik, illa jannah. Insyaallah.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 273 Juta Perjalanan Dinas Anggota DPRD Madina Fiktif

    273 Juta Perjalanan Dinas Anggota DPRD Madina Fiktif

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sekitar Rp.273 juta perjalanan dinas 15 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) tahun 2012 salah gunakan alias fiktif. Dan, Bupati Madina Hidayat Batubara telah meminta kepada 15 anggota DPRD Madina yang terlibat segera mengembalikannya ke kas daerah. “Sesuai surat Bupati kepada DPRD Madina agar segera mengembalikan uang […]

  • KEPEMIMPINAN DAN KETELADANAN

    KEPEMIMPINAN DAN KETELADANAN

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Pambudi Mahasiswa STAIM   Kata pemimpin selalu jadi bahan diskursus yang sering mengandung polemik berkepanjangan menjelang perhelatan demokrasi terutama suksesi kepemimpinan didaerah. Tentu saja ini sangat beralasan mengingat ekspektasi yang teramat tinggi dari masyarakat terhadap pemimpin masa depan. Pemimpin yang diharapkan kelak mampu membawa perubahan signifikan dalam seluruh lini kehidupan. Jauh sebelum […]

  • PT Jaya Kontruksi “Prank” Keluarga Korban Bobokan Saluran Drainase Jalan Kota Panyabungan

    PT Jaya Kontruksi “Prank” Keluarga Korban Bobokan Saluran Drainase Jalan Kota Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )– masih ingat kasus Aini Safitri ( 12 th ) yang jatuh di bobokan lubang saluran drainase pasar lama Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) yang dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) yang membuat ianya dirawat di RSUD Panyabungan karena luka luka pada pekan lewat. Ternyata kabarnya saat ini perusahaan […]

  • Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

    Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melihat  Penamnang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kecamatan Kotanopan mengakibatkan pemerintah daerah dilema. Dirinya menegaskan penertiban Petambang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kotanopan bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat. Hanya saja, diperlukan penataan yang lebih baik yang tidak bertentangan […]

  • Base Camp Sorikmas Mining Dibakar Warga

    Base Camp Sorikmas Mining Dibakar Warga

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu Warga Tertembak, Lainnya Luka bacok Panyabungan (MO) – Ratusan warga Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membakar base camp PT Sorikmas Mining di Bukit Sambung, Sabtu siang (7/7), seluruh peralatan dan benda yang ada didalamnya hangus tanpa sisa. Belum ada laporan resmi tentang jumlah tewas maupun yang luka. Sementara keterangan yang diperoleh di […]

  • Indeks Integritas Ujian Nasional,  Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    Indeks Integritas Ujian Nasional, Paluta, Tapsel dan Madina Terendah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Meski hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat 2015 telah diumumkan pada Jumat (15/5) lalu, hingga kini Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara belum menerima laporan dari kabupaten/kota mengenai data dan persentase kelulusan. “Kita belum menerima laporan dari dinas pendidikan kabupaten/kota tentang persentase kelulusan di daerah,” beber Koordinator UN Sumut August Sinaga, Rabu (20/5). […]

expand_less