Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Jiwa Yang Terpenjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2020
  • print Cetak

Esai : Lastriana Limbong, S.Ds

 

Pernah nggak sih kalian merasa kalau hidup tuh gitu-gitu aja. Rasanya rutinitas harian kian membosankan. Bangun tidur, mandi, makan, kerja, makan lagi, mandi lagi, makan lagi, tidur lagi. Siklusnya konstan, berputar bagai lingkaran bianglala.

Hidupmu bagai penjara, resah, tidak ada bahagia yang paripurna. Kamu mendamba kehidupan penuh gairah seperti mereka, bisa makan enak di restoran, punya keluarga terus liburan bareng, ke luar negeri tiap bulan. Rasanya hidup mereka sempurna. Kontras sekali dengan hidupmu yang terus berjibaku dalam hampa.

Namun bukankah “dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir” saudarku, sebagaimana yang dipesankan Sang Rasul Allah, ribuan tahun yang lalu. Imam Nawawi rahimahullah pun menerangkan bahwa orang mukmin akan merasa terpenjara di dunia. Karena harus menahan diri dari berbagai syahwat yang diharamkan dan dimakruhkan.

Orang mukmin diperintah untuk melakukan ketaatan. Mengorbankan rasa nyaman, terus berlelah hingga kelak ia mati, barulah akan rehat. Kemudian ia akan memperoleh apa yang telah Allah janjikan atas kenikmatan duniawi yang dikorbankan. Kenikmatan akhirat nan kekal, mendapati peristirahatan yang jauh dari sifat kurang.

Sedangkan keadaan orang kafir adalah sebaliknya, sehingga seakan-akan ia sedang berada di surga. Dunia adalah ladang kebahagiaan, tempat huru-hara mengorek segala kenikmatan. Senantiasa mencari tawa meski tak akan pernah terpenuhi puncak kepuasannya.

Maka untuk setiap jiwa yang sedang terpenjara, bersabarlah. Bersabarlah dari maksiat dan gemerlap yang sedikit. Bertahanlah dalam peluh keringat dalam ketaatan, dunia ini memang tempat berlelah-lelah. Aku capek, dan aku yakin kamu juga. Nanti kita pulang, beristirahatlah. Dan tiada tempat pulang terbaik, illa jannah. Insyaallah.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Mompang Julu Bangga Pembangunan Jalan Desa Sudah Rampung

    Warga Mompang Julu Bangga Pembangunan Jalan Desa Sudah Rampung

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Program Pembangunan Jalan Desa yakni peningkatan jalan keliling di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara dengan panjang 275 meter dan lembara 3 meter dikerjakan CV Sorik Merapi telah rampung dikerjakan. Dengan rampungnya pembangunan jalan tersebut masyarakat Desa Mompang Julu merasa bangga dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan Kontraktor yang dihunjuk pemerintah melaksanakan pembangunan […]

  • 8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

    8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: Azhar Nasution M.Ag   Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki sejarah panjang di Nusantara, termasuk di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Selain sebagai pusat pembelajaran agama, pesantren juga menjadi tempat para pelajar yang dikenal sebagai santri menjalani kehidupan sederhana, mandiri, dan penuh nilai-nilai spiritual. Namun, ada yang unik di Mandailing […]

  • Harimau Sumatera di Madina Tewas Kana Jerat Binatang

    Harimau Sumatera di Madina Tewas Kana Jerat Binatang

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seekor harimau sumatera jenis betina ditemukan mati di perkebunan warga Desa Hutarimbaru, Kecamatan Kota Nopan, Madina. Dugaan sementara harimau usia 1- 3 tahun tersebut mati lantaran kena alat jerat hewan milik warga. Saat ini harimau itu telah di serahkan ke Balai Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG) Madina. Rabu 11/9/2024 Refdi […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 5)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 5)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • Menimbun Nyawa di Lubang Ketinggian, Meracuni Air di Sepanjang Aliran

    Menimbun Nyawa di Lubang Ketinggian, Meracuni Air di Sepanjang Aliran

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)     Ada yang berubah di Mandailing Natal beberapa tahun terakhir ini. Rasa bangga yang dulu ada mendadak luruh. Berganti perih, mencekam, dan menyesakkan dada bagi siapa pun yang melihatnya langsung. Di bawah langit Sumatra yang kaya raya ini, sebuah ironi lingkungan sedang dipertontonkan secara […]

  • Aspan Ganti 16 Camat

    Aspan Ganti 16 Camat

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pj Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian Batubara MM melantik 16 camat dengan Surat Keputusan Bupati Madina bernomor 821.2/031/K/2011 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural di lingkungan Pemkab. Pelantikan digelar di aula kantor Bupati Madina, kompleks perkantoran Paya Loting, Selasa (1/2). Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM […]

expand_less