Minggu, 1 Nov 2026
light_mode

Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
  • print Cetak

Pengakuan Salah SEorang yang Selamat

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah orang yang terperangkap dalam timbunan reruntuhan tanah pada peristiwa lobang runtuh di bukit Sarahan, Desa Huta Bargot Julu, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, diperkirakan 10 orang.

Kejadiannya, sekitar pukul 11.15 WIB, Senin malam (4/2). Para penambang yang tertimbun ini adalah penduduk dari berbagai desa di Mandailing Natal. Mereka berramai-ramai dengan jumlah sekitar 60 orang memasuki lobang bekas penambangan batuan emas milik orang lain.

“Perhitungan saya ada 10 orang yang tertimbun,” ungkap salah satu penambang yang selamat dalam satu wawancara khsusus dengan Mandailing Online, Rabu dini hari (6/2) sekira pukul 2.40 WIB di Panyabungan. Pria ini bersedia diwawancarai dengan syarat identitasnya meliputi nama dan alamat rumah tidak ditulis.

Dikatakannya, kedalaman lobang lokasi runtuh sekitar 120 meter vertikal. Lobang itu berlapis-lapis secara horizontal dan vertical sebelum akhirnya sampai di titik lantai dasar pengambilan batuan emas. Lantai titik dasar ini lebarnya mampu menampung 2 unit truk fuso.

“Disitulah kami para penjarah yang memahat batuaan emas. Jumlahnya banyak, sekitar 60-an orang. Yang 60 orang ini tidak satu rombongan, tapi beberapa rombongan, tapi masuknya bersamaan. Makanya banyak yang tidak saling mengenal dan tidak satu desa” katanya.

Titik reruntuhan berada di sekitar tengah ruang lantai. Menurut perhitungannya, sekitar 10 orang tertimbun. Sementara yang lainnya berlarian dari lobang masuk, sebagian lainnya dari lobang lain.

“Setelah berhasil keluar dari lobang, saya tak tahu nasib yang tertimbun itu. Tapi ketika kami berada di lereng bukit saat menuju pulang, ada satu mayat yang berhasil diselamatkan para penambang,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

  • Rabu, Syamsir KDI Akan Manggung di Madina

    Rabu, Syamsir KDI Akan Manggung di Madina

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rabu lusa (11/12/2015) Syamsir KDI dijadwalkan akan manggung di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Kehadiran Syamsir di Panyabungan dalam rangka memeriahkan pelantikan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal. Lokasinya diadakan di lapangan Toguda Simpang Staim,Dalan Lidang,Panyabungan pada siang hari. Selain Syamsir, juga dimeriahkan artis-artis lokal. Kepastian kehadiran […]

  • TGSC Laporkan Saipullah Nasution ke Polisi

    TGSC Laporkan Saipullah Nasution ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Perseteruan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Saipullah Nasution dengan tim Gordang Sambilan Canter ( TGSC )terkait hutang politik ternyata berbuntut panjang. Tim Gordang Sambilan resmi melaporkan Saipullah Nasution ke Polres Madina dengan delik aduan pemerasan dan pencemaran nama baik. Sebelumnya kuasa hukum Saipullah Nasution juga telah melaporkan ketua tim […]

  • Praktisi Hukum Sorot Penundaan Penetapan Tersangka Taman Raja Batu

    Praktisi Hukum Sorot Penundaan Penetapan Tersangka Taman Raja Batu

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) : Penundaan penetapan tersangka kasus Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Mandailing Natal tak seharusnya dikaitkan dengan agenda Pilpres. Tidak ada korelasi antara agenda politik pemerintah dengan penetapan tersangka. Ini diduga hanya alasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk menunda-nunda penetapan tersangka. Itu dikatakan praktisi hukum, Dr. Redyanto Sidi,SH.MH di […]

  • Simpang Pining Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Madina

    Simpang Pining Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Kepala Desa Simpang Pining Ahmad Hasan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution yang datang menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat di dua desa terdampak benaca alam. Simpang Pining di Kecamatan Ulupungkut dan Batahan di Kecamatan Kotanpan sempat terisolasi akibat longsor menimbun badan jalan sejak 25 November 2025). Bupati […]

expand_less