Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kadin-Pemkab Bahas Pemetaan Potensi Ekonomi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dituntut melakukan pemetaan potensi ekonomi berdasar geografis untuk pengembangan ekonomi.

Pemetaan itu bertujuan agar diketahui apa saja yang bisa dikembangkan sesuai potensi wilayah masing-masing.

Itu salah satu poin yang disampaikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina Bahran Saleh Daulay pada pertemuan Kadin Madina dengan Bupati Madina Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Selasa (22/7/2025) di ruang kerja Bupati Madina, dipimpin

Pertemuan itu dihadiri para pengurus Kadin Madina dan para pejabat Pemkab Madina.

Setiap kecamatan, ungkap Bahran ada yang kondisi geografisnya berbeda-beda. Oleh karena itu, Bahran menyarankan bahwa pemetaan perlu dilakukan supaya diketahui apa saja yang bisa dikembangkan dalam setiap wilayah.

“Sama-sama kita ketahui banyak potensi yang bisa dikembangkan di setiap kecamatan yang ada di Madina ini,” ungkap Bahran.

Bahran optimistis jika pemerintah daerah menjalankan pemetaan dimaksud, maka perekonomian masyarakat akan tumbuh.

“Contohnya wilayah Mandailing Julu, potensi yang bisa dikembangkan misalnya perkebunan kopi. Pantai Barat difokuskan sektor perkebunan, Mandailing Jae potensinya pertanian dan sawah, Mandailing Godang perusahaan jasa. Maka ini harus dikembangkan dengan maksimal,” katanya.

Poin kedua, kata Bahran, ia menyampaikan kepada bupati agar para investor dari luar daerah yang berasal dari Madina berinvestasi di bidang pendidikan. Pembangunan sekolah unggulan di Madina perlu dilakukan agar masyarakat tidak lagi ke luar daerah jika ingin menyekolahkan anak-anaknya.

“Investasi pendidikan ini untuk menciptakan generasi-generasi setelah kita adalah generasi unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Poin ketiga, Bahran mengatakan pengembangan ekonomi daerah juga harus melihat dari sisi perkembangan teknologi saat ini yang kian canggih. Menurutnya, ekonomi kreatif berbasis digital harus digalakkan.

“Kita tidak bisa pungkiri, cara perdagangan dahulu dengan sekarang berbeda jauh. Sekarang serba internet, apa-apa melalui internet. Pemerintah harus aktif melatih anak muda untuk lebih aktif mencari peluang bisnis melalui internet,” terangnya.

Di sisi lain, Bahran mengapresiasi Pemkab Madina dalam hal ajakan kolaborasi bersama Kadin. Bahran mengaku bersedia bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pengembangan ekonomi daerah.

“Tentu kalau untuk kepentingan untuk kesejahteraan masyarakat, Kadin siap berkolaborasi,” ujarnya.

Bahran juga menilai bahwa Bupati Madina Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi memiliki tekad yang kuat untuk membawa Madina ke arah yang lebih baik soal peningkatan ekonominya.

“Yang saya lihat bupati disaat pertemuan dengan Kadin sangat bersemangat untuk pengembangan ekonomi daerah,” tegas Bahran.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di bawah kepemimpinan Bupati Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution mengajak pihak Kamar Dagang Industri (Kadin) kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi daerah. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al Habib Atthos Al Hafidz bersama Bupati H.M.Ja'far Sukhairi Nasution saat dijamu di Rumah Dinas Bupati Madina ( ist )

    Bupati Sukhairi : Kehadiran Al-Habib Atthos Al Hafidz Semoga Menjadi Keberkahan Untuk Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Tiba di Mandailing Natal ( Madina ) Al Habib Atthos Al Hafids dijamu oleh Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution di rumah Dinas Bupati Rabu malam 23/8/2023. ” suatu keberkahan bagi Kabupaten ini, Alhabib Atthos Al Hafidz hadir di Daerah ini, dan malam ini Alhabib akan beristirahat di Rumah Dinas” kata Sukhairi. […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Nama Lengkap                : M. DAUD LUBIS Tempat/ Tgl Lahir/Umur   : Tambangan Pasoman, 08 Januari 1963/50 Tahun Jenis Kelamin                    : Laki-laki Agama                              : Islam Status […]

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

  • Pengangkatan Kepsek Perlu Dikaji Ulang

    Pengangkatan Kepsek Perlu Dikaji Ulang

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Medan diminta untuk mempertimbangkan kembali mutasi dan pengangkatan kepala sekolah yang baru dilantik. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 28 Tahun 2010 tentang penunjukan dan penempatan kepala sekolah di tiap daerah, pengangkatannya dilakukan oleh pemerintah pusat. Demikian dikatakan Ketua PGRI Kota Medan Ramlan […]

  • KPK dapat gedung baru

    KPK dapat gedung baru

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi keputusan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat yang menyetujui permohonan anggaran gedung baru KPK. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pihaknya memang membutuhkan gedung baru karena kondisi gedung yang saat ini tidak memungkinkan. “Langkah Komisi III perlu diapresiasi karena memang kebutuhan gedung KPK itu sebuah keniscayaan. Kami tidak […]

  • Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng. Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani […]

expand_less