Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kasus Video Penganiayaan Anak di Madina, Kades Tegal Sari Dilaporkan ke Polisi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
  • print Cetak

Sumarni Ibu korban penganiayaan saat melaporkan Kepala Desa Tegal Sari ke Polres Madina Sabtu 22/6) 2024.( ist)

MADINA: Mandailing Online – Kasus penganiayaan anak yang terjadi di kantor Desa Tegal Sari, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang videonya viral diduga melibatkan Kepala Desa setempat. Sumarni Ibu kandung PI ( 15 th ) korban penganiayaan resmi melaporkan 7 orang yang diduga menjadi pelaku penganiayaan anaknya termasuk Kepala Desa Tegal Sari. Laporan Polisi pengaduan itu ber Nomor : LP/B/STPL/158/VI/2024/SPKT POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATERA UTARA 22 Juni 2024 .

Sebelumnya lewat sambungan Tlephon Sabtu 22/5/2024, Kades Tegas Sari Rizal Efendi saat dikonfirmasi mengaku melihat langsung anak tersebut di pukuli karang taruna setempat. Bahkan ia mengaku kalau saat itu dia ( kades) tidak ada di lokasi, korban akan mati.

” Kalau saya tidak ada di lokasi mungkin anak itu sudah mati pak di pukuli, ” kata Rizal.

Dari cerita Kades, memang korban PI kerap melakukan aksi pencurian di desanya. Sehingga warga geram dan ketika PI kedapatan mencuri pada malam itu 7/6/2024, ia langsung dipukuli kelompok karang taruna desa untuk mendapatkan pengakuan.

Kasus pencurian nya itu kata Kades sudah di damaikan di Polsek Natal, kedua belah pihak sudah menandatangani perdamaian itu.

Sementara Kasrudin selaku pihak Korban yang mendapingi Sumarni selaku Ibu kandung korban usai melaporkan kasus tersebut di Polres Madina mengatakan, Kepala Desa Tegal Sari Rizal Efendi salah satu yang dilaporkan ibu kandung korban karena dalam Video jelas keterlibatannya.

“Ya dari 7 orang yang diduga pelaku penganiayaan satu diantaranya Rizal Efendi Kepala Desa Tegal Sari, ” Jelas Kasrudin.

Kasrudin mengaku kasus kedapatan mencuri itu memang sudah di damaikan di Polsek Natal, ternyata setelah kedua belah pihak damai, ada video yang menunjukkan kekerasan terhadap PI anak Sumarni. Ini yang membuat keluarga tidak terima atas perlakuan sekelompok orang tersebut sehingga keluarga memutuskan untuk melaporkan tindakan penganiayaannya.

Sementara itu, IPDA Bagus Seto Kasi Humas Polres Madina yang dikonfirmasi membenarkan laporan itu ” Ya ibu Sumarni dan anaknya mendatangi Polres Madina untuk membuat pengaduan. Laporan itu terkait kekerasan pada anak dengan barang bukti Video ” Jelas Bagus.

Sekarang kata Bagus, sedang dilakukan
penyelidikan pada video itu. Benar atau tidak, alat buktinya mendukung atau tidak.

Dalam surat laporan yang di dapat. Mandailing Online. Pengaduan tersebut tertuang pelapor Atas Nama Sumarni dengan laporan tindak kejahatan perlindungan anak yang terjadi di kantor Kepala Desa Tegal Sari Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara.

Dalam Laporan itu tertera kronolis kejadian pada hari Jumat tanggal 7 Juni 2024 sekira pukul 11.30 WIB. Dengan terlapor atas nama Rizal Efendi dan kawan-kawan.

Uraian kejadian diketahui pada hari Jumat 07 Juni 2024 sekira pukul 11.30 WIB. Sewaktu pelapor atas nama Sumarni (44) ibu korban mendatangi korban Pandi Irawan (PI) di kantor polisi Polsek Natal Kabupaten Mandailing Natal. Sesampainya di kantor tersebut pelapor kemudian bertanya kepada korban kenapa sampai kedua pipi kedua pergelangan tangan dan kedua kaki korban mengalami luka-luka kemudian korban PI menjawab bahwa korban telah dianiaya oleh Kepala Desa Tegal Sari atas nama Rizal Efendi dan kawan-kawan di kantor kepala Desa Tegalsari Kecamatan Natal. Dengan cara dipukul dan ditampar kedua pergelangan tangan diikat dengan tali dan kedua kaki korban diinjak dengan kursi plastik.( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri targetkan qanun bendera Aceh selesai 90 hari lagi

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menargetkan pembahasan antara pemerintah dengan Gubernur terkait Qanun (perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Provinsi Aceh akan selesai dalam waktu 90 hari ke depan terhitung sejak pertemuan terakhir yang dilaksanakan pada Kamis (23/5) lalu. “Ini kan diagendakan terus sampai 90 hari ke depan. Jadi, […]

  • Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN: Pihak kepolisian diharapkan segera menangkap kawanan pelaku perampokan dan kasus penganiayaan terhadap Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumatra Utara Rizaldi Mavi. “Kami berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap para perampok sekaligus mengusut tuntas kasus perampokan disertai penganiayaan yang menimpa Gubernur LIRA Sumatra Utara Rizaldi Mavi,” kata Wali Kota LIRA Medan Ganda Manurung kepada pers […]

  • Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online): Dukungan terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution terus mengalir. Kali ini datang dari Pemilik Rumah Sakit Permata Madina Dr. Syafei Siregar. ” saya punya alasan mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor 1 ini. Alasannya Kerena melihat komitmen […]

  • 45 Hari Lepas, Pria Beruban Kembali Masuk Penjara

    45 Hari Lepas, Pria Beruban Kembali Masuk Penjara

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIANTAR – Masih 45 hari keluar dari penjara tidak membuat Kamaludin Munthe bertobat dan berhenti mengonsumsi narkoba. Pada Rabu (1/7) pukul 00.00 WIB kemarin, Ia tertangkap sedang asik memakai narkoba di Jalan Sabang Merauke tepatnya di sekitar gedung Rusunawa. Warga Jalan Mesjid, Kelurahan Timbang Galung, Siantar Barat saat ditangkap tidak sendiri. Ketika itu, ia bersama […]

  • Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Bertahun tahun, bangunan MCK di Desa Batang Gadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal tak terawat bahkan tak berfungsi, padahal MCK tersebut dibangun dari Dana Desa tahun 2020 lewat. Dari hasil investigasi, kondisi bangunan MCK saat ini di tutupi rumput liar, kondisi MCK sendiri tidak miliki air sebagai mana fungsinya […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 8)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 8)

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980) Ada sejumput cerita tentang munculnya pasar bawah setiap pekan Ramadhan di kampung kami. Ya, orang orang menyebutnya pasar bawah karena lokasinya terpisah dengan pasar yang sebenarnya. Lokasinya sedikit tersembunyi  di tepi sungai, di sela sela pohon kopi.  Dingin dan […]

expand_less