Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
  • print Cetak

Oleh: Susi Ummu Ameera
Pegiat Literasi

Kutau dulu pelangi itu indah
Mentaripun menyambutnya dengan cerah
Kini, pelangiku itu tak indah lagi
Dikotori oleh kaum sodom

Baru-baru ini, Pemerintah Indonesia melalu Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI akan memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menyatakan Dubes Inggris akan dipanggil pada tanggal 23/5/2022 oleh Kemlu RI. “Hari ini (akan dipanggil) dan informasinya pejabat terkait yang menangani Amerop. Tidak Ibu Menlu (yang memanggil),” ujar Jubir Kemlu RI, Senin (23/5).

Pasalnya, berberapa waktu terakhir ini, LGBT kembali menjadi topik hangat. Diawali dengan kedatangan Ragil Mahardika dan pasangannya ke Indonesia, dan pasca diundangnya mereka di podcast Dedi Corbuzier. Kemudian, dilanjutkan dengan pengibaran bendera LGBT pada tanggal 17 Mei oleh Kedutaan Besar Inggris. Banyak pihak yang menyayangkan sikap Kedubes Inggris ini. Seperti, pernyataan Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid menyebut tindakan Kedubes Inggris itu provokatif. Bisa memantik masalah. Bahkan kata beliau tindakan itu bisa dinilai sebagai penjajahan HAM.

Sikap arogan pemerintah Inggris melalui kedutaan besarnya adalah bukti bahwa penjajahan budaya terhadap negeri-negeri kaum Muslim. Mereka merasa tidak puas dengan menguras sumber daya alam kaum Muslim, Barat juga menjajah budaya dan merusak akhlak kaum muslim. Kaum kafir ingin menjadikan masyarakat Muslim sama rusaknya dan sama menderitanya seperti rakyat mereka. Parahnya, mereka telah terang-terangan berani menampakkan wajah asli di negeri muslim terbesar ini.

Inilah hasil dari penerapan sistem kapitalis sekular, yang menjamin kebebasan yang sering kebablasan. Generasi akan terancam akibat penyakit menjijikkan ini. Bukankah kita tahu di dalam Islam pernikahan dilakukan untuk melanjutkan keturunan agar terjaga hingga akhir jaman dan menjadi penerus pejuang Islam.

Bukankah Allah juga telah mengingatkan kepada kita bahwa hukum Allah lah yang sepatutnya kita terapkan. Inilah saatnya campakkan demokrasi kembalilah pada Islam untuk menjaga generasi kita.

وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)? (QS al-Maidah [5]: 50).

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Udara Sibanggor Terindikasi Tak Beres, Rakyat Harus Dilindungi

    Udara Sibanggor Terindikasi Tak Beres, Rakyat Harus Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Menurut saya, kondisi Sibanggor Julu kini sangat tidak beres. Dibutuhkan kedatangan tim ahli indevenden pengukur zat hidrogen-sulfur di sana. Pengundangan tim ahli itu sebisanya diinisiasi DPRD Mandailing Natal. Jika DPRD Mandailing Natal enggan maka DPRD Sumatera Utara harus berinisiasi. Alasan saya : di Sibanggor Julu banyak indikasi-indikasi keterancaman tubuh penduduk yang […]

  • Hindari Kecurangan, Tabung Gas Diberi Kondom Warna

    Hindari Kecurangan, Tabung Gas Diberi Kondom Warna

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemprov Sumut dalam waktu dekat akan segera menentukan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram. Selain harga HET, berdasarkan hasil tim kajian, tabung gas untuk wilayah Sumatera Utara akan ditandai dengan plastik wrap berwarna di setiap Kabupaten/Kota. Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Bondaharo Siregar menegaskan, saat ini proses penetapan harga HET Sumut, sudah melewati […]

  • Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    Warga Tapus Unjuk Rasa ke DPRD Madina, Minta Izin PT.M3 Dicabut

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 300 warga Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu melakukan unjukrasa ke DPRD Mandailing Natal (Madina), Rabu (12/8) meminta pencabutan izin PT. Madinah Madani Mining (M3) yang melakukan usaha penambangan emas di kawasan Desa itu. Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu tiba di gedung DPRD Madina sekira pukul 14.00 Wib […]

  • Ketua DPRD Terdakwa, APBD Binjai Terbengkalai

    Ketua DPRD Terdakwa, APBD Binjai Terbengkalai

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Status tersangka Ketua DPRD Binjai, Ir Haris Harto, mulai menggangu kinerja wakil rakyat dan pemerintahan kota Binjai. Sementara pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2012 belum dilakukan, khawatir dibatalkan di kemudian hari bila Haris berstatus terpidana. Usulan penonaktifan Ketua DPRD Binjai itu diterima Biro Otonomi Daerah (Otda) Pemprovsu dari unsure pimpinan DPRD Binjai melalui […]

  • Ternyata Warga Sibanggor Sempat Minta Evakuasi Sebelum Pembukaan Sumur V01 PT SMGP

    Ternyata Warga Sibanggor Sempat Minta Evakuasi Sebelum Pembukaan Sumur V01 PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Pasien keracunan H2S dari Perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) membludak, pihak TNI, Polri dan Basarnas terpaksa dirikan tenda darurat di Parkiran RSUD Panyabungan Kamis malam 22/2/2024. Sejauh ini dari data yang di dapat, pasien keracunan H2S dari pembukaan sumur V01 PT SMGP yang beroperasi di […]

  • PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan. Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak […]

expand_less