Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Tak Berkategori

Kebun Kopi Mandailing Mulai Berkembang di Ulu Pungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan kopi di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat.

Dorongan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina terhadap warga di dua desa ini sejak tahun 2007 merangsang gairah penduduk mengembangkan kopi Mandailing di kawasan itu.

“Animo warga untuk berkebun kopi ini tumbuh sejak tahun 2007 lalu,” ungkap warga Simpang Banyak, Mursal didampingi temannya, Irwadi menjawab wartawan, Jum’at (3/5).

Kopi Mandailing sempat booming pada era 1840-an di daratan Eropa ketika kolonial Belanda menggalakkan penduduk Mandailing berkebun kopi di tanah Mandailing. Meski produk biji kopi meredup sejak Indonesia merdeka, namun nomenklatur kopi Mandailing hingga kini masih mendominasi produk bubuk kopi di berbagai negara.

Mursal mengungkapkan, munculnya kembali gairah berkebun kopi di kalangan penduduk dua desa itu bermula dari bantuan Dinas Kahutanan Perekebunan Madina seluas 50 hektar berlokasi di Payabolak, Desa Simpang Banyak Julu. Semuanya perkebunan yang dikelola warga.

Selanjutnya, kebun kopi di dua desa tersebut mencapai 160 hektar berada di beberapa lokasi. Dan peluang ke depan masih tinggi mengingat lahan kosong masih luas, terutama lahan-lahan yang berada di sepanjang jalan raya dari Desa Simpang Banyak Jae hingga ke perbatasan Sumatra Barat yang diperkirakan mencapai 800 hektar.

“Kalau untuk produksi rata-rata kopi di Desa Simpang Banyak sekitar 450 kilo gram per bulan per hektar yang dipanen setiap 10 hari. Dengan kata lain, dalam sekali penen mencapai 150 kilo gram per hektar,” katanya.

Harga kopi di tingkat petani saat ini lagi turun, sekitar 10.000 rupiah per kilo gram. Sebelumnya sudah sempat mencapai 22.000 rupiah per kilo gram pada bulan Oktober- Desember 2012 lalu.

Sementara itu, Kadis Kehutanan Perkebunan Madina, Mara Ondak melalui Kasi Perekebunan A.Yasir Lubis SP mengatakan, program bentuan dari pemerintah untuk kebun kopi Mandailing dimulai pada Tahun 2007 dengan tujuan selain untuk mengembalikan kejayaan kopi Mandailing juga untuk meningkatkan eknomi masyarakat.

Dikatakannya, pada awal program tersebut dimulai, tidak saja di Simpang Banyak, melainkan juga di beberapa daerah seperti Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur yang juga mulai menikmati hasilnya.

“Pengembangan budidaya perkebunan kopi mandailing ini ada kebanggaan tersendiri bagi kita, karena kopi mandailing bergerak bangkit meskipun secara bertahap. Sebab dari penelitian. kopi mandailing yang asli dari tanah Mandailing cita rasanya jauh beda dengan “kopi Mandailing” dari daerah lain. Hal itu karena unsur tanahnya dan iklimnya, jadi kita berharap kedepannya kopi Mandailing benar-benar berasal dari tanah Mandailing Natal,” harapnya. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana SP PKK Desa Sido Makmur 65 Juta

    Dana SP PKK Desa Sido Makmur 65 Juta

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Koperasi Serba Usaha yang didirikan kaum ibu melalui PKK Cempaka di Desa Sido Makmur, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) semakin maju dan menunjukan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat. Indikasi kemajuan itu berdasar jumlah modal usaha simpan pinjam yang sudah mencapai 65 juta rupiah. Saat didirikan beberapa tahun lalu, modalnya masih 550.000 […]

  • Malaysia Siapkan Amnesti TKI

    Malaysia Siapkan Amnesti TKI

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Kabar baik bagi ratusan ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia. Negeri jiran itu merencanakan akan membuka masa amnesti atau pemutihan dokumen keimigrasian. Dengan pemutihan ini, TKI berstatus ilegal karena urusan keimigrasian bisa dipulihkan menjadi berstatus legal. Penyelenggaraan masa amnesti merupakan program yang ditunggu-tunggu oleh TKI di manapun. Khususnya di negara-negara kantong […]

  • Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis PU Madina Harus Di Tindak Panyabungan Tindakan Kadis PU Madina dalam mengambil keputusan sepihak mengenai hasil pemenang tender Paket proyek yang baru-baru saja di laksanakan di Kantor PUP Madina di sinyalir merupakan penyalah gunaan wewenang sebagai pejabat pengguna anggaran. Hal itu di ungkapkan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjungan Iskandar Hasibuan kepada Wartawan, selasa […]

  • Pengangguran di Indonesia 8,59 juta

    Pengangguran di Indonesia 8,59 juta

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUPANG : Pengangguran di Indonesia mencapai 8,59 juta orang atau 7,41 persen dari total angkatan kerja yang kini mencapai sekitar 116,5 juta orang, kata Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Anton Doni Dihen. Menurut Anton, di Kupang, Rabu 8 Desember 2010, secara nasional jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Agustus 2010 […]

  • Model Syur Majalah Playboy Masuk Islam dan Berhijab

    Model Syur Majalah Playboy Masuk Islam dan Berhijab

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Di bulan suci penuh berkah ini seorang mantan model majalah pria dewasa, Playboy, mendapat hidayah untuk memeluk agama Islam, Kamis malam (3/7). Felixia Yeap, model asal Malaysia yang pernah berpose bugil di Majalah Playboy Filipina menggambarkan transisi perubahan dalam hidupnya sebagai seorang yang "lahir kembali". Dalam pesan yang diposting pada halaman facebook-nya, Yeap mengatakan kepada […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 2 dari 4 Tulisan)   Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Obrolan dengan Ayahanda (H. Maslin Batubara) biasanya jadi pesan tersendiri. Ada kalanya jadi sejenis cambuk sekaligus motivasi. Menurut Ivan Iskandar Batubara, Ayahanda sudah melihat dengan jelas, faktor-faktor apa yang membuat Mandailing Natal begitu-begitu saja. Atau, malah jauh mundur ke belakang. Bahkan kian hari, makin terpuruk, […]

expand_less