Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • print Cetak

(Bagian 2 dari 4 Tulisan)

Ivan Iskandar Batubara

 

Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos

Obrolan dengan Ayahanda (H. Maslin Batubara) biasanya jadi pesan tersendiri. Ada kalanya jadi sejenis cambuk sekaligus motivasi.

Menurut Ivan Iskandar Batubara, Ayahanda sudah melihat dengan jelas, faktor-faktor apa yang membuat Mandailing Natal begitu-begitu saja. Atau, malah jauh mundur ke belakang.

Bahkan kian hari, makin terpuruk, lari dari tujuan pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Apa kalian tak iba, tak merasa sedih, saudara-saudara kita di sana belum mendapatkan haknya untuk lebih bahagia?” begitu kira-kira gugahan Ayahanda dalam satu kesempatan makan bersama keluarga, seperti yang sudah berulang kali terucap.

Pembina lembaga penghafazan Al-Quran, Huffazh Center Indonesia (HCI) dan Sekolah Islam Terpadu (SITI) Kunkun, Kecamatan Natal, Madina ini pun terus mencurahkan isi hati. Lembar demi lembar kisah terbuka.

Walau terkadang seperti pengulangan cerita, dia merasa, itu adalah ukiran batu tentang semangat juang penuh keringat, tetes darah dan linangan air mata.

Ayahanda selalu nampak begitu serius di momen bincang-bincang tentang harapannya terkait masa depan Madina. Dia bersama ibunda Almarhum Hj Zulyani Lubis dan keempat saudaranya pun senantiasa mendengar dengan seksama.

Ketika Ayahanda berbicara seperti itu, aku Ivan, dia juga merasa sangat sedih. Pikirannya pun biasanya melayang pergi jauh mengembara ke kampung. Karena, dalam renungannya, “Yang tak sekaya alam Madina saja bisa makmur, mengapa kita justru seakan hidup di tanah tandus?”

***

Ivan sangat faham. Sang Ayah lahir dan tumbuh dari lereng Bukit Barisan, dekat perbatasan paling selatan Sumatera Utara, Desa Alahankae. Banyak kaum kerabat dekat Ayahanda yang lahir, hidup dan meninggal dunia di sana. Tentu, begitu banyak suka-duka yang dirasakan Ayahanda di Ulupungkut itu.

“Saya bisa memahami perasaan ayah. Ada keresahan dan kegalauan yang sudah berlarut-larut. Dengan atau tanpa perintah, saya pun punya sikap yang sama. Tak akan diam saja. Tak suka pura-pura tak tahu masalah di sana!” ungkapnya lirih.

Makanya, tanpa terlihat bermaksud pamer atau bangga, dia bercerita. Dirinya sempat mengambil langkah yang seolah melawan Ayahanda. Di masa itu, tersiar kabar. Ivan jor-joran kasih bantuan, bahkan untuk Bupati Madina saat itu, Dahlan Hasan Nasution. Untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan pembangunan, termasuk pelebaran jalan, pengerukan drainase dan pembuatan jembatan, dia meminjamkan puluhan alat berat berupa ekskapator.

Setelah memberi penjelasan bahwa bantuan-bantuan itu untuk kepentingan Madina, Ayahanda pun paham dan menerima sikapnya. Membantu Madina bisa dengan banyak cara dan taktik. Setidaknya, orientasi bantuan itu untuk progress pembangunan di Madina. Supaya lebih tepat sasaran dan lebit cepat tuntas.

Sebagai informasi, sebagaimana dilansir sejumlah media, pada dasarnya Ayahanda adalah orang yang dermawan. Ya, bisa juga dibilang seorang filantrofis. Setidaknya, ada dua pemberitaan yang sempat mencatatkannya.

Atas nama keluarga besar, saudara perempuannya, Hj dr Sonda Sari Batubara, melaksanakan salah satu wasiat Ayahanda. Yakni, menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Agung Sumut senilai Rp 10 milyar pada 1 Agustus 2023 lalu (medan.tribunnews.com, 2 Agustus 2023).

Selanjutnya, pencarian digital juga menunjukkan, adanya hibah tanah atas nama keluarga besar Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing (PPGM), seperti dirilis Mandailingonline.com (21/02/2023).

Berita itu menyebutkan, perwakilan keluarga, Safriwan, didampingi tokoh masyarakat Panyabungan Ir Abdul Kholid Lubis dan Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar menyerahkan sertifikat lahan seluas 4000 meter persegi kepada Pemkab Mandailing Natal pada 20 Februari 2023. Tanah yang berlokasi di  Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, itu bakal menjadi pertapakan asrama haji.

Belum lagi cerita pembangunan beberapa masjid megah di sejumlah tempat. Salah satunya, berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, adalah Mesjid Hj Zulyani Lubis di Aek Lapan, Panyabungan, Madina. (Bersambung)

Muhammad Ludfan Nasution, Jurnalis Alumni IISIP d/h STP Jakarta

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mau Lapor Kecurangan Pemilu, Pelapor Harus Punya Bukti

    Mau Lapor Kecurangan Pemilu, Pelapor Harus Punya Bukti

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PUNYABUNGAN (Mandailing Online) – Selain Bawaslu, Masyarakat Madina diminta ikut awasi proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Madina Tahun 2024. Cara yang dinilai efektif seperti melaporkan adanya dugaan tindak kecurangan atau pelanggaran di Pemilihan Bupati Madina. Hal itu disamping Ali Aga Hasibuan Ketua Bawaslu Madina saat membuka kegiatan Sosialisasi Badan Penanganan Pelanggaran di Badan Pengawasan […]

  • Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Bumi Gordang Sambilan memiliki pesona kearifan budaya dan catatan sejarah yang panjang sejak ribuan tahun yang lalu. Mandailing tercatat dalam sejarah nusantara sebagai negeri yang bermartabat dan menjadi incaran kerajaan-kerajaan nusantara lain. karena itu kawasan ini selalu menjadi objek kajian yang menarik bagi […]

  • Kasus Anak Pejabat Madina Mencabuli Anak TK

    Kasus Anak Pejabat Madina Mencabuli Anak TK

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polsek Natal Dinilai Tak Punya Nyali Menahan Tersangka NATAL (Mandailing Online) – Pihak keluarga korban menilai polisi tak memiliki nyali menahan tersangka pencabulan di Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Sebab, Polsek Natal hanya melakukan penahanan selama sehari terhadap tersangka berinisial SMH, kemudian melepaskanya dengan status penangguhan penahanan. Hingga kini, SMH pelajar SMA yang merupakan anak […]

  • Butuh Pelayanan Maksimal.

    Butuh Pelayanan Maksimal.

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayan Pemerintah Kecamatan Panyabungan Timur didalam memudahkan masyarakat Kelurahan Gunung Baringin untuk urusan administrasi sangat diharapkan, terutama dalam penempatan lurah pada kelurahan itu, dimana sudah 2 tahun kelurahan tersebut tidak mempunyai lurah.(MOL)

  • KPAID Sumut Sesalkan Ucapan Kadis

    KPAID Sumut Sesalkan Ucapan Kadis

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Utara Zahrin Piliang kepada METRO, Kamis (24/2) malam, sangat menyesalkan pernyataan Pj Kadisdik Madina Imron SPd MM yang akan memberhentikan Aura dari sekolahnya. “Jika itu terjadi, berarti korban ‘diperkosa’ untuk kedua kalinya. Pertama, dia diperkosa abangnya, kedua dia diperkosa dalam artian diberhentikan dari sekolahnya,” kata Piliang. Dijelaskannya, […]

  • 23 Puskesmas di Madina Sudah Terakreditasi

    23 Puskesmas di Madina Sudah Terakreditasi

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari 26 jumlah total jumlah puskesmas di Madina, 23 sudah terakreditasi. Dari 23 itu, 20 puskemas diantaranya suratnya sudah turun dan 3 lagi masih dalam proses. Berdasar klasifikasi, dari 20 puskesmas tersebut terdapat 2 Akreditas Utama, 13 Akreditas Madya, dan 5 Akreditas Dasar. Itu diungkap Kepala Dinas Kesehatan Mandailing […]

expand_less