Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode

Keluarga Gus Dur sedih dengar pernyataan Sutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
  • print Cetak


JAKARTA, (MO) – Meski anggota DPR RI dari FPD Sutan Bhatoegana dan Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum telah meminta maaf kepada keluarga almarhum KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), namun putri Gus Dur Zannuba Arifah Chafshoh atau Yenny Wahid merasa prihatin dengan pernyataan politisi Demokrat tersebut.

Pasalnya, sebagai anggota dewan Sutan ternyata tidak tahu fakta sejarah, di mana Gus Dur tidak terlibat dalam kasus yang dikenal Buloggate dan Bruneigate. Untuk itu dia mendesak Sutan mencabut pernyataannya yang salah dan menjadi fitnah tersebut.

“Kami sekeluarga sedih atas pernyataan anggota DPR dari Partai Demokrat Sutan Bhatoegana itu. Untuk itu, kami mendesak Pak Sutan mencabut dan meralat ucapannya. Sebab, kalau tidak, itu akan menjadi fitnah di tengah masyarakat,” tandas Yenny Wahid yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PKBIB ini pada wartawan di Jakarta, hari ini.

Dia menilai ucapan Sutan tidak sesuai fakta sejarah. Yang mengherankan lagi, mengapa seorang sekaliber Sutan tidak mengetahui fakta sejarah dan politik, dan malah mengaburkannya kepada masyarakat.

“Itulah yang menyedihkan karena sebagai anggota DPR tidak memahami sejarah politik nasional. Kok, anggota DPR bisa tidak tahu soal sejarah,” kata Yenny mempertanyakan.

Menyinggung demo yang dilakukan oleh Banser GP Ansor ke kantor DPP Partai Demokrat, Yenny berharap warga NU, dan simpatisan maupun pecinta Gus Dur bisa menahan diri dan harus bersikap dewasa sesuai apa yang diajarkan Gus Dur. Jangan bertindak anarkis dan harus bisa memaafkan.

“Tapi, pernyataan yang salah itu harus diluruskan,” tutur Yenny.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPD  RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    Anggota DPD RI H. Hamdani Kunjungi Kapuas

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA KAPUAS, (MO) – Satu di antara empat anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah H. Hamdani MP pada Kamis 2/8 kemarin kunjungi Kabupaten Kapuas setelah sebelumnya kunjungi sejumlah daerah kabupaten lainnya sebagai rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah. Dalam kunjungannya Ke Kapuas H. Hamdani menyempatkan diri untuk bersilaturrahmi dengan insan pers dan LSM […]

  • Awas! Pelaku Begal Kini Incar Perempuan

    Awas! Pelaku Begal Kini Incar Perempuan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEREMPUAN harus lebih waspada jika bepergian pada siang. Sebab, para pelaku curas menjadikan mereka sebagai sasaran utama ketika beraksi. Saat ini, pelaku tidak lagi berpikir untuk beraksi saat sepi atau malam. Di tempat ramai dan siang bolong pun, pelaku tetap nekat beraksi. Hal itu merupakan pengakuan Syaiful, 22, dan Rega Bagus, 18, warga Jalan Tanjungsari, […]

  • Operasional Penggorengan Aspal Dihentikan Sementara

    Operasional Penggorengan Aspal Dihentikan Sementara

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penggorengan aspal milik Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprotes warga setempat, Jumat (06/05/2011). Camat Panyabungan Kota Sahnan Batubara MM akhirnya mengambil kebijakan menghentikan sementara operasional penggorengan aspal. (Ist)

  • 1058 Mengungsi, 20 Rumah Rusak, 444 Rumah Terrendam
    Tak Berkategori

    1058 Mengungsi, 20 Rumah Rusak, 444 Rumah Terrendam

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Rizpan Zuliardy ST, Selasa (30/4/2013) mengungkapkan sekitar 1058 jiwa yang mengungsi. Sementara jumlah rumah rusak dan terrendam akibat banjir bandang Sungai Aek Mata dan anak sungai Sigalapang dan luapan Sungai Rantopuran mencapai sekitar 464 unit. Di sepanjang aliran Sungai Aek Mata, terdapat sejumlah desa […]

  • Heran, Dana Pemeliharaan Ada Lampu Merah di Kota Panyabungan kok Mati

    Heran, Dana Pemeliharaan Ada Lampu Merah di Kota Panyabungan kok Mati

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Lampu merah di Jalan Nasional Willem Iskandar, kota Panyabungan tak berfungsi alias mati padahal ada belanja pemeliharaan rambu rambu lalu lintas yang diposkan di Dinas Perhubungan Pemkab Madina. Pantauan Mandailing Online beberapa titil lampu merah tidak berfungsi seperti di Simpang 4 Titik kuning, Kelurahan Dalan Lidang, dan Simpang Jalan Abri, Willem […]

  • IKANAS di Ambang Krisis: Eksis untuk Anggota dan Madina?

    IKANAS di Ambang Krisis: Eksis untuk Anggota dan Madina?

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Episentrum Momentum pelantikan DPW Sumatera Utara Ikatan Keluarga Nasution dan Anakboruna (IKANAS), besok (Ahad, 3 Mei 2026), seharusnya tidak berhenti sebagai seremoni rutin. Layaknya dibaca sebagai ruang refleksi: ke mana arah organisasi ini bergerak di tengah perubahan sosial-budaya, sosial-politik dan sosial-ekonomi yang semakin kompleks dan cepat? IKANAS bukan organisasi kekerabatan biasa. […]

expand_less