Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan “Jangan Saling Menyalahkan, Berikan Kepercayaan Kepada Pemerintah”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN, (Mandailing Online) – Ketua Komisi 1 DPRD Mandailing Natal Iskandar Hasibuan mengharapkan kepada semua pihak, baik itu komponen mana sajapun untuk tidak saling menyalahkan dan mengaku benar, tetapi masyarakat harus memberikan kepercayaan kepada Pemerintah di bawah Kepemimpinan HM Hidayat Batubara – Dahlan Hasan Nasution untuk melanjutkan pembangunan yang telah terlaksana selama ini agar tidak ada masyarakat yang terkotak-kotak.
“Saya pikir semua salah, Pemerintah salah, DPRD salah, serta yang lainnya salah, tapi tidak usahlah kita melakukan aksi-aksi yang merugikan kepentingan rakyat, bukankah H.M.Hidayat Dahlan – Drs. H.Dahlan Hasan Nasution merupakan keinginan masyarakat melalui Pilkada yang lalu dengan perolehan suara 72 %, kok secepat itu kita menuduh, tapi marilah kita berikan masukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Ketua Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada sejumlah wartawan, Selasa kemarin di ruang kerjanya Gedung DPRD menjawab pertanyaan sekitar adanya tudingan kepada Bupati yang tidak mampu dan menyuruhnya mundur dari jabatannya.
Menurut Iskandar Hasibuan yang juga Wakil Ketua DPC.PDI Perjuangan Madina itu, kalau ada kelompok atau kumpulan masyarakat yang menilai Bupati HM Hidayat Batubara – H Dahlan Hasan Nasution belum berbuat dalam melanjutkan pembangunan ada baiknya disampaikan secara resmi bukan dengan menuding.
“Karena kita tau bersama Pemerintahan sekarang baru berusia 1,5 Tahun dan tentu sesuai dengan Visi dan Misi nya belum bisa dijalankan, makanya sebaiknya kita duduk bersama dengan DPRD, Bappeda, PUD, serta para instansi lainnya,” ajaknya.
Misalnya, ujar Iskandar Hasibuan, baru baru ini Komisi 1 DPRD Kab.Madina melakukan Study Banding ke Kab.Bandung, Jawa Barat ditemukan program P4 ( Program Peningkatan Pembangunan Pedesaan ) yang sangat cocok untuk kita laksanakan di Kabupaten Mandailing Natal di tahun anggaran 2013 mendatang dan tentu program P4 ini harus dibuat pada APBD Tahun 2013 untuk di tampung anggarannya, sebab program itu sangat menyentuh kepentingan masyarakat di desa-desa.
Selain itu, katanya, program Dinas Kesehatan tentang Puskesmas buka 24 Jam yang telah ditawarkan. “Tentu kita (DPRD, Pemerintah dan komponen masyarakat ) harus sama-sama mendorong agar anggaran untuk itu kita anggarkan di APBD Tahun 2013 mendatang, bukankah program itu sangat bagus sekali, tapi kalau programnya itu program kepentingan yang tidak terpenuhi maunya janganlah kita mengatas namakan rakyat sekalipun kita itu tetap rakyat Mandailing Natal agar pemerintah dapat melanjutkan pembangunan,”katanya.
Bagaimana dengan pengakuan Wakil Bupati Madina yang mengaku gagal, tanya wartawan, sambil tertawa Iskandar Hasibuan mengatakan belum gagallah, di mana yang gagal, soal janji dan sumpahnya, maunya disampaikan secara resmi ke DPRD agar sama-sama dibicarakan di mana kegagalan itu, kalau soal tidak ada kewenangan dan sakit hati atau apapun namanya janganlah dulu di sampaikan ke masyarakat, tapi marilah bincangkan bersama untuk mencari yang terbaik untuk pembangunan daerah kita.
“Saya cukup yakin sekali dengan kedua Pimpinan Pemerintahan itu, akan mampu melakukan perobahan, sebab dari Visi dan Misi yang telah di tuangkan dalam RPJMD jelas kita baca bahwa arah pembangunan semakin nyata, tapi janganlah kita biarkan APBD kita setiap tahunnya itu itu saja isinya, tapi marilah kita rumuskan dan kita bahas bersama sesuai dengan tuntutan Visi dan Misi Pemerintah, ingat bukan Visi dan Misi Bupati, tapi Visi dan Misi Pemerintah Mandailing Natal,” ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi dari PDI Perjuangan Madina itu.
Karena itu, ujar Iskandar Hasibuan, siapaun yang selalu mengatas namakan rakyat di Kabupaten Mandailing Natal sebaiknya sebelum melontarkan kata-kata yang bisa membuat masyarakat terprovokasi hendaknya menanyakan dirinya apakah yang telah di berikan dan korbankan untuk kepentingan pembangunan Mandailing Natal dan jangan tanyakan apa yang telah di berikan Bupati Madina H.M.Hidayat Batubara kepadanya. “Karena jika kita mengaku yang paling Benar, Hebat, Pintar serta paling bisa “maka orang itulah yang paling bodoh di daerah kita dan sebaiknya kita sama-sama menanamkan niat ingin melanjutkan pembangunan dan tidak saling menuduh yang bisa membuat rakyat ter provokasih,”paparnya.
Iskandar Berharap , kepada seluruh lapisan masyarakat di harapkan sekali untuk tidak mau terbawa bawa dengan kepentingan kepentingan kelompok, tapi marilah sama – sama menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah untuk melanjutkan pembangunan yang telah di rintis oleh pemimpin terdahulu dan sikap saling menyalahkan dan menuding adalah dalam agama tidak diperbolehkan. (rin)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan CPNS Demo, Desak Pengumuman Pemenang

    Puluhan CPNS Demo, Desak Pengumuman Pemenang

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 40 orang pelamar CPNS jalur umum melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Mandailing Natal ( Madina), Selasa (18/2/2014) mengadukan nasib terkait belum adanya pengumman kelulusan CPNS 2013. Mereka meminta DPRD Madina turut berjuang meminta kepada pemerintah agar hasil seleksi CPNS TA 2013 segera diumumkan, jika tidak mereka akan berunjukrasa […]

  • Wawancara dengan Askolani CEO Tympanum Novem (Bagian II)

    Wawancara dengan Askolani CEO Tympanum Novem (Bagian II)

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Banyak kemajuan yang sudah dicapai Tympanum Novem sejak muncul tahun lalu melalui film perdana Mandailing “Biola Na Mabugang”. Banyak pihak yang menyebutkan bahwa film ini mengawali gerbong dinamika genre baru dalam segmen hiburan di kawasan Mandailing dan bekas daerah Tapanuli Selatan secara umum. Dalam sebuah kesempatan di tengah-tengah penggarapan film “Lilu”, kami menyempatkan wawancara dengan […]

  • Jalan Berlubang Ancam Nyawa Pengguna Jalan

    Jalan Berlubang Ancam Nyawa Pengguna Jalan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA – Kerusakan Jalan Lintas Gunung Tua-Binanga Km 2  Desa Sababangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) semakin hari semakin membesar. Jalan berlubang yang sebulan lalu masih berdiameter sepuluh sentimeter itu kini telah semakin membesar bahkan sudah berukuran lebih dari satu meter dengan kedalaman hampir mencapai dua meter. Kerusakan tersebut membuat lalu lintas […]

  • Bupati Madina Ucapkan Belasungkawa

    Bupati Madina Ucapkan Belasungkawa

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tewasnya 12 orang tertimbun longsor di lokasi tambang emas Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu pada, Kamis (28/4/2022) sore. Sukhairi menyebut, 12 orang ibu rumah tangga tersebut meninggal saat mencari nafkah untuk membantu menghidupi rumah tangga. Atas nama Pemkab Madina, […]

  • Dua Korban Masih Jalani Perawatan Intensif di RSU

    Dua Korban Masih Jalani Perawatan Intensif di RSU

    • calendar_month Senin, 9 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Korban Kerusuhan Base Camp Sorikmas Mining Panyabungan (MO) – Hingga Senin (9/7) belum ada laporan resmi tentang jumlah korban pada kerusuhan pembakaran base camp PT. Sorikmas Mining. Namun, berdasar laporan yang belum resmi dari Camat Naga Juang, jumlah korban sebanyak 5 orang. Hanya saja jenis luka para korban tidak dicantumkan. Nama-nama korban masing-masing adalah Kelter, […]

  • Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    Haji Dari Mandailing Era 1800-an

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Hari itu tahun 1884. Snouck Horgronje, ahli Islam berkebangsaan Belanda, sedang singgah di Konsulat Belanda di Jeddah. Ia melihat 13 orang jemaah haji dari Mandailing di depan konsulat. Lalu dipotretnya. Mereka, para jemaah haji itu sedang melengkapi berkas untuk melanjutkan studi di Mekah. Zaman itu, memang orang pergi haji tidak sebatas menunaikan […]

expand_less