Selasa, 10 Mar 2026
light_mode

Kinerja Pemkab Madina harus didukung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO)- Wakil Sekeretaris Jenderal (Wasekjen) GM FKPPI Sumut, Alex A Kawilarang mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di kalangan pemuda di Madina agar menjaga suasana kondusifitas untuk menyukseskan pembangunan di Madina.

Hal itu disampaikan Alex menanggapi adanya isu-isu negatif yang berkembang di Madina terkait persoalan politik yang sedang bergulir saat ini.

Alex menegaskan, agar seluruh elemen masyarakat mendukung kepemimpinan M Hidayat Batubara, dalam memimpin Madina selama lima tahun ke depan, untuk mewujudkan cita-cita yang sudah diprogramkan lima tahun mendatang.

“Kita mengetahui bahwa Bupati Madina saat ini sangat getol menggedor pintu-pintu steakholder yang berperan untuk pembangunan di Madina. Apakah itu di Medan dan di Jakarta , saya melihat Bupati Madina sedang bekerja keras menarik program pembangunan Nasional untuk dialokasikan ke Madina sehingga pembangunan di Madina berjalan dengan sesuai target,” ujar Alex, hari ini.

Wakil Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Sumut itu menegaskan untuk menunjang terlaksananya pembangunan di Madina tersebut maka seluruh lapisan masyarakat di Madina diharapkan mendukung program kerja Bupati Madina agar seluruh proyek infrastruktur yang saat ini tengah dikerjakan bisa berjalan dengan lancar dengan capaian target yang maksimal.

” Persoalan ada yang senang dan tidak senang itulah demokrasi yang ada saat ini. Hanya saja saya mengharapkan agar persoalan itu tidak menimbulkan gesekan di tengah-tengah masyarakat ,” sebut Alex.

Saya meyakini sebut Alex bahwa semua elemen masyarakat Madina baik yang tinggal di Madina sendiri maupun di perantauan menginginkan pembangunan di Madina bisa berjalan dengan lancar sehingga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di Madina tersebut. “Saat ini Pemkab Madina tengah berupaya membangunan jalan untuk menghubungkan sejumlah wilayah di Madina sehingga bisa memudahkan transportasi masyarakat khususnya dalam mengangkut hasil produksi pertanian , perkebunan dan perikanan di Madina.

Kalau jalan sudah bagus maka jalur transportasi dari desa ke kota untuk membawa hasil bumi bisa lancar dan akhirnya menguntungkan masyarakat sehingga meningkatkan kesejahtraan masyarakat,”ujar Alex kembali. Diakhir pernyataannya Alex mengingatkan kembali agar suasana kondusif di Madina tetap dijaga demi pembangunan di Madina .Mari kita dukung Pemkab Madina untuk mewujudkan pembangunan di Madina agar masyarakat di Madina menjadi sejahtera.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) sangat meresahkan bagi masyarakat. Sebab air sungai menjadi keruh. “Air sangat keruh, padahal sungai tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan lainnya. Sementara pembuangan dari mesin […]

  • TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Saya takut, tidak punya pilihan kecuali melayani ketiga polisi itu.” Seorang tenaga kerja Indonesia perempuan mengaku diperkosa oleh tiga polisi Malaysia. TKI perempuan berusia 25 tahun itu mengaku pemerkosaan berlangsung di kantor polisi di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia. New Strait Times, Sabtu 10 November 2012, memberitakan, TKI itu mengaku sebelum diperkosa tengah berjalan-jalan di wilayah […]

  • Parbuko Ramadan : Toge Taing Tumpat Masih Dicari Warga

    Parbuko Ramadan : Toge Taing Tumpat Masih Dicari Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Masyarakat  kota Panyabungan, Mandailing Natal setiap bulan Ramadhan selalu ramai mengunjungi tempat-tempat penjualan menu buka puasa (parbuko), baik yang di pinggir jalan maupun di pasar dadakan. Yang paling ramai dikunjungi oleh masyarakat adalah Pasar Baru Panyabungan untuk membeli toge dan pakkat (pusuk ni otang) sebagai makanan yang tidak pernah tinggal jika waktu berbuka tiba. […]

  • Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribu warga menghadiri kampanye Akbar Calon Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, Drs H Dahlan Hasan Nst dan Mhd Jakfar Sukhairi di lapangan Aek Godang, Dalan Lidang, Panyabungan, Sabtu (28/11). Kampanye akbar itu dihibur langsung oleh artis dari Jakarta Ike Nurjannah, Edwin, Siti Badriah, Ucok Baba, Loli Syamsir […]

  • Masih Dikaji, Pendidikan Gratis Untuk Pesantren

    Masih Dikaji, Pendidikan Gratis Untuk Pesantren

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Program pendidikan gratis untuk pesantren dan Madrastah Aliyah masih dikaji pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Upaya itu terkait adanya harapan dari kalangan psantern dan Madrastah Aliyah (MA) agar santri dan pelajar MA turut mendapat program pendidikan gratis. Sejauh ini Pemkab Madina sudah meluncurkan paket program pendidikan gratis untuk tingkat SLTA […]

  • Pelajar Harus Memanjat Abutmen Jembatan Menuju Sekolah

    Pelajar Harus Memanjat Abutmen Jembatan Menuju Sekolah

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Pelajar harus memanjat abutmen jembatan yang belum siap untuk tiba di seberang, menuju sekolah. Itu dialami para pelajar dari Desa Pasar V dan Pasar VI Kecamatan Natal, Kabupaten  Mandailing Natal, Sumut. Mereka harus memanjat abutmen jembatan setinggi sekitar 5 meter itu tiap pergi dan pulang sekolah. Sekolah mereka berlokasi di kota […]

expand_less