Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
  • print Cetak

Kondisi volume air di saluran irigasi titik sekitar 100 meter dari depan hotel Sunan, Sipolu-polu, Panyabungan.

Catatan : Dahlan Batubara
Jurnalis/Petani di Gunung Tua Jae

Kekurangan air terjadi hampir di mana-mana.

Bukan di Gunung Tua Jae saja. Desa Saba Jambu, Iparbondar, Mompang, Sarak Matua, Panyabungan Jae hingga Sipolu-Polu.

Itu akibat saluran-saluran sekunder Irigasi Batang Gadis tak mengalirkan volume air yang banyak.

Kasus gerilya malam para petani Desa Iparbondar juga terjadi.

Akhiruddin Borotan, seorang petani yang mengelola sawah di kawasan Iparbondar, dalam satu bincang-bincang dengan saya pada 10 Juli 2021 menceritakan kepahitan yang dialami petani di Iparbondar.

Sejumlah petani di kawasan Gunung Tua Raya menyatakan, arus air yang normal pada saluran primer Irigasi Batang Gadis hanya sampai di titik pintu Sipolu-polu saja, tepatnya di sebelah rumah makan Adian Paranginan. Yaitu, pintu persimpangan saluran primer dengan saluran sekunder Sipolu-polu.

Dari titik ini, volume air sudah “sekarat” menuju kawasan Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

“Air hanya sampai di pintu Sipolu-polu saja. Seterusnya tak lagi normal sampai ke kawasan Gunung Tua, Saba Jambu, Gunung Barani. Apalagi Mompang,” kata petani marga Nasution dari Gunung Tua Jae.

Mereka menduga air terlalu banyak masuk ke sekunder Sipolu-polu.

Tetapi, fakta juga menunjukkan bahwa saluran-saluran sekunder di Sipolu-polu dan Panyabungan Jae justru sekarat juga.

Para petani di Sipolu-polu dan Panyabungan juga mengalami derita kesulitan air.

“Tak ngerti lagi kami irigasi ini, kebanyakan sawah tak berair,” kata Sahat Nasution, petani di Sipolu-polu, Selasa (13/7/2021) lalu.

Pantauan di lapangan, saluran irigasi ini dari titik depan hotel Sunan, volume airnya sangat sedikit.

Kedalaman arus air hanya setinggi lutut manusia dewasa dengan kelebaran rata-rata 1/2 meter.

“Bertahun-tahun airnya begini. Entah apa yang terjadi,” kata Nasution. Dia lupa berapa tahun kekurangan air itu.

Di kawasan ini, katanya, hamparan sawah lebih banyak yang tak terairi. Dia tak bisa memastikan luas hamparan di kawasan itu. Perkiraan ratusan hektar.

Pengakuan dari Seri Lubis, warga Panyabungan Jae juga mengungkap kesulitan air yang dialami para petani Panyabungan Jae dan Panyabungan Tonga. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi UN, Disdik Madina Berupaya Capai Target

    Hadapi UN, Disdik Madina Berupaya Capai Target

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron, S.Pd.MM mengatakan dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) TP. 2010/2011 yang sudah diambang pintu, pihak sekolah tingkat SMP/sederajat dan SMA sederajat telah melakukan berbagai persiapan terhadap anak didiknya untuk mengejar target kelulusan. Hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Madina yang dikonfirmasi koran ini melalui Kasi Kurikulum Iwan Efendi, menjelaskan bahwa […]

  • Naningkalai Doboto Angkang

    Naningkalai Doboto Angkang

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo caritona namarusaho mangalubangi tor dibariba niaek ningkali doba, sanga ningkalai naitoru batangipe inda binotobe, nabahat-bahatma razokina, inda pulu ribu, taru naratus ribu sajodoma hobarna pandapotan satiop ari, arana mangartima hita argani sere, pala jabat sagodang ni jari-jari situmudu dapot serei, madek-dek domai cakui dung igadis, harani ima so situtuna namanjalai rasokii tu lubang nagolapan. […]

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

  • Ahiri Tahun 1444 Hijriah, Ribuan Jamaah Baitul Bukhori Longat Laksanakan Sholad Tasbih

    Ahiri Tahun 1444 Hijriah, Ribuan Jamaah Baitul Bukhori Longat Laksanakan Sholad Tasbih

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    LONGAT ( Mandailing Online) di akhir tahun 1444 Hijriah, pagi ini ribuan jamaah pengajian Baitul Bukhori Al Yusufiah Mandailing Natal ( Madina ) laksanakan sholad Tasbih. Sholad Tasbih di imami langsung oleh Ustadz H.Yusuf Amiril Soleh ( Tuan Nalomok ) bertempat di pengajian Yayasan Baitul Bukhori Longat Ahad 16/7/2023. Sholad Tasbih seperti diketahui merupakan salat […]

  • Gunakan Alat Seadanya, Magrifat Buka Les Komputer Gratis untuk Anak-Anak

    Gunakan Alat Seadanya, Magrifat Buka Les Komputer Gratis untuk Anak-Anak

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun dengan menggunakan alat seadanya tidak menyurutkan niat Magrifat Lubis untuk memberikan les pengenalan dan pengoperasian komputer tingkat dasar secara gratis kepada anak-anak di lingkungannya. Aktivis Muda ini dengan sukarela dan penuh kesabaran mengajari anak-anak agar tidak gagap teknologi (gaptek). Kegiatan yang menggunakan 5 unit komputer yang dipinjamkan salah satu seniornya […]

  • Tahanan Lapas II B Sidempuan kabur

    Tahanan Lapas II B Sidempuan kabur

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG SIDEMPUAN, (MO) – Seorang tahanan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Salambue, Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara, Senin, 8 April malam. Tahanan yang diketahu bernama Agustinus Arefa itu kabur setelah menjebol asbes penjara. Pemuda yang ditahan pada 26 Maret lalu kemudian memanjat tembok dengan mengunakan tali. Agustinus kabur saat petugas Lapas minim pengawasan, karena […]

expand_less