Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Konsumsi Dalam Negeri Solusi Naikkan Harga Karet

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
  • print Cetak

 

Karyawan penimbang karet alam di Madina. foto : Lokot Husda Lubis

JAKARTA – Mendongkrak konsumsi di dalam negeri menjadi fokus bahasan di Kemenko Perekonomian, Senin (14/10/2019) untuk menaikkan harga karet alam.

Konsumsi dalam negeri yang bisa menggunakan karet alam meliputi aspal jalan raya, pembuatan traffic cone, bantal rel kereta api hingga dock fender dan masih banyak lagi.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar rapat koordinasi (rakor) itu melihat komoditas karet masih sulit keluar dari kemerosotan harga di tingkat internasional.

Harga karet di pasar ekspor masih fluktatif pada kisaran USD 1,3 per Kg. Harga ini cukup rendah dan otomatis juga menekan harga di tingkat petani. Untuk mendongkrak harga, maka harus ada peningkatan konsumsi dalam negeri.

Direktur jenderal (dirjen) perhubungan darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi mengungkapkan dalam rapat tersebut semua kementerian diminta untuk meningkatkan konsumsi karet alam dalam negeri. Guna mendongkrak harga karet di tingkat petani.

“Harga karet itu dipermainkan bukan oleh dalam negeri tapi global, oleh negara-negara lain. Ya memang jalan keluarnya sekarang adalah karet yang produksi karet banyak ini yang dari petani itu banyak dipakai di dalam negeri supaya mendongkrak harga,” kata dia saat ditemui usai rapat, di Kemenko Perekonomian, Senin.

Di kemenhub sendiri, lanjutnya, salah satu upaya menggenjot konsumsi karet tersebut telah dilakukan melalui revisi regulasi yang semula hanya memperbolehkan penggunaan karet sintetis ditambah juga dengan karet alam.

Dirjen Budi merinci, salah satu penggunaan karet diantaranya adalah untuk aspal jalan raya, pembuatan traffic cone, bantal rel kereta api hingga dock fender pelabuhan dan masih banyak lagi.

Hal ini diperkirakan akan mendongkrak konsumsi karet secara signifikan sebab yang menggunakan alat-alat tersebut bukan hanya di kantor pusat melainkan sampai dengan dinas perhubungan di tingkat provinsi hingga kabupaten kota. Belum lagi penggunaan serupa di kementerian-kementerian lainnya.

“Nah tinggal sekarang berapa kebutuhannya itu nanti akan kita coba dikalkulasi berapa kebutuhan,” ujarnya.

Selain itu, dia menjelaskan kerjasama dengan pelaku industri juga perlu dilakukan. Sebab hal ini tentu akan butuh investasi yang cukup besar untuk memproduksi barang-barang tersebut.

“Saya udah pada tahapan ini, sore ini saya mau bicara dengan pabrik yang tertarik untuk menginvestasikan uangnya untuk bikin pabrik itu. Saya ketemu juga dengan badan litbang karet di Bogor karena setiap produksi ini harus melalui proses penelitian,” ujarnya.

“Jadi di satu sisi regulasi sudah mendukung, pelaku industri kita dorong tinggal kemudian berapa kebutuhan sehingga pelaku industri ini jadi tertarik untuk menggunakan itu untuk memproduksi,” tutupnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah Indonesia telah menerapkan skema pembatasan ekspor karet alam atau Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) untuk mendongkrak harga di pasar internasional pada periode April hingga Juli tahun ini.

Pembatasan ekspor ini disetujui negara anggota International Tripartite Rubber Council (ITRC), yakni Thailand, Malaysia, dan Indonesia untuk menyikapi harga karet yang terus mengalami penurunan. Karena ada pembatasan ekspor maka konsumsi dalam negeri harus ditingkatkan.

Sumber: Merdeka.com

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Haji Bertambah 52.200 Calhaj, Jokowi Berterimakasih Kepada Raja Saudi

    Kuota Haji Bertambah 52.200 Calhaj, Jokowi Berterimakasih Kepada Raja Saudi

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih umat Islam Indonesia kepada Raja Saudi Arabia, Salman bin Abdul Aziz Al Saud atas penambahan kuota jema’ah haji Indonesia. Penambahan itu telah mengurangi masa tunggu calon jemaah haji Indonesia. Itu dikatakan Jokowi saat peresmian pembangunan asrama haji di pelataran Mesjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan, […]

  • Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat asap kian pekat, Dinas Pendidikan Madina meliburkan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kebijakan meliburkan sekolah ini mulai berlaku sejak hari ini Selasa (28/10) hingga Sabtu (31/10) atau selama 4 hari. Pemberitahuan libur ini tertuang dalam surat bernomor 422.3/2145/P/2015 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), […]

  • Meski Sudah jadi Kades. Erwinsyah Tetap Terima Gaji dari Statusnya Sebagai Pegawai Honor

    Meski Sudah jadi Kades. Erwinsyah Tetap Terima Gaji dari Statusnya Sebagai Pegawai Honor

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Erwinsyah Pasaribu Kades Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina mengakui tetap menerima gaji dari statusnya sebagai pegawai honor di Kantor Camat Panyabungan Utara sejak tahun 2023 ahir sampai tahun 2024. ” kalau tahun 2023 sejak dilantik jadi Kepala Desa saya terima 1 bulan saja dan di tahun 2024 nerima gaji […]

  • PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    PT Sawit Sukses Sejati di MBG Salurkan Hak Karyawan Yang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- PT Sawit Sukses Sejati ( SSS ) yang berlokasi di Kecamatan Muara Batang Gadis , Mandailing Natal( Madina )akhirnya menyerahkan hak karyawannya yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja pada rabub27/9/2023 lewat. Penyerahan hak karyawan itu sendiri berlangsung Senin 2/10/2023 di rumah duka yang diterima langsung oleh istri korban Hendriani . […]

  • Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Sumut Diminta Genjot KUR

    Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Sumut Diminta Genjot KUR

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Bank Sumut diminta menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai agenda kerja prioritas. Sebab, posisi KUR sangat penting dalam pemulihan ekonomi. Itu dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah saat membuka Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun 2021 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut di […]

  • Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah, S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan […]

expand_less