Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

LIRa Duga Proyek Drainase Bermasalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
  • print Cetak


SIPIROK-Proyek pembuatan saluran air (drainase) di sepanjang jalan provinsi Kelurahan Arse Nauli, Arse, Tapsel menimbulkan banyak tanda tanya di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya, pengerjaan proyek yang sudah berjalan 2 minggu tidak memiliki plank.
Karena ketiadaan plank proyek tersebut, jenis kegiatan, penanggung jawab, jumlah dana, pelaksana proyek, sumber dana, volume kegiatan dan lain sebagainya tidak jelas. Pasalnya, tidak diketahui masyarakat.
Sekda LIRa Tapsel, Lauddin Siregar SH bersama jajarannya kepada METRO Kamis (18/8) mengatakan, pihaknya banyak menemui dugaan kejanggalan dari kegiatan tersebut dan sangat memerlukan konfirmasi agar kejanggalan-kejanggalan dibuka secara tranparan sehingga pelaksanaan tidak terkesan tertutup dan sengaja ditutupi dengan dalih permainan.
“Ada banyak kejanggalan, mulai dari kwalitas material seperti batu, pasir dan campuran, hal ini penting dicermati kalau kita menginginkan bangunan tersebut dapat bertahan,” katanya.
Lauddin yang didampingi Abdul Jalil Nasution menambahkan, di samping kejanggalan tersebut pihaknya juga menemukan dugaan kejanggalan yang lebih fatal yakni ada di salah satu titik pelaksanan sengaja atau tidak sengaja menempel tanak tanpa batu.
“Kita sudah foto semuanya, kita heran masah tanah di tempel pakai campuran pasir, sekilas memang tidak akan kelihatan, namun karena kita curiga kenapa tidak tampak batunya makanya kita korek sedikit ternyata dibaliknya hanya tanah. Kita berharap pengawas pekerjaan jangan hanya duduk dikantornya, dan harus turun meninjau kelapangan agar proyek tersebut mendatangkan manfaat yang besar bagi warga, dan kontribusi yang baik dalam upaya pembangunan bangsa,” tuturnya. (ran/mer)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    Pasokan Sulit Jadi Penyebab Harga Cabai dan Bawang di Madina Naik

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sulitnya pasokan bawang dan cabai menjadi penyebab naiknya harga 2 bahan poko ini di Mandailing Natal( Madina ). Pantauan pasar sendiri, harga cabai merah naik hingga Rp.25.000 / kg nya. Sedangkan harga bawang merah naik Rp.8000/ kg. ” cabai merah Rp. 70.000 /kg, sebelumnya hanya Ro.45.000 saja. Untuk harga bawang merah […]

  • Kasus Perusakan Aset Oleh Kades Jambur Baru Batangnatal Masuk Tahap Akhir. Inspektorat Segera Serahkan Rekomendasi Ke Bupati

    Kasus Perusakan Aset Oleh Kades Jambur Baru Batangnatal Masuk Tahap Akhir. Inspektorat Segera Serahkan Rekomendasi Ke Bupati

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing Online– Nasib Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Riswan Haedy, bakal ditentukan dalam waktu dekat. Inspektorat Madina tengah merampungkan hasil penyelidikan terkait dugaan perusakan aset daerah yang melibatkan sang kades. Plt Kepala Inspektorat Madina Munawar, S.H., M.H. menyebut timnya kini menelaah keterangan saksi dan bukti yang sudah dikumpulkan. “Saat ini sedang berproses. […]

  • SPBU Kosong, Ketengan  Bensin Menjamur

    SPBU Kosong, Ketengan Bensin Menjamur

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bahan bakar minyak jenis bensin kembali langka di SPBU Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Anehnya pengecer ketengan di titik-titik tak jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) justru tak kunjung habis stok dengan harga diatas harga SPBU. Harga bensin di tingkat pengecer pingir jalan antara 8.000 rupiah hingga 13.000 rupiah […]

  • Pemkab Madina Akan Tertibkan Galundung Emas

    Pemkab Madina Akan Tertibkan Galundung Emas

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menertibkan keberadaan galundung atau mesin pemisah emas dari batu dan tanah yang semakin marak bahkan sudah masuk inti Kota Panyabungan, Ibukota Madina. Hal itu disampaikan Sekda Madina Gozali Pulungan kepada wartawan di Panyabungan, Senin (21/03/2011). Dikatakan, pemerintah akan melakukan penertiban mesin galundung yang beroperasi di inti kota […]

  • Bupati: Madina Sentra Produksi Beras di Sumut

    Bupati: Madina Sentra Produksi Beras di Sumut

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejak dulu, Kabupaten Mandailing Natal sudah dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki areal persawahan luas. Pada sub sektor tanaman pangan, Madina merupakan salah satu wilayah sentra produksi beras di Sumatera Utara. Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Mandailing Natal dalam sambutannya dalam acara panen raya BLBU LL-PTT padi non hibrida di Desa Tambiski Kecamatan […]

  • Buntut Perzinahan, Nasab Berantakan

    Buntut Perzinahan, Nasab Berantakan

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah, S.Pd Pegiat Literasi Islam Kota Medan Pantas jika Allah melarang mendekati zina. Mendekatinya saja pun sudah dilarang. Karena saat mendekatinya, akan menyeret pelakunya pada prilaku yang keji selanjutnya. Kemaksiatan pun terjadi berulang kali, sekian kali hingga memberikan buntut masalah yang makin ruwet. Beberapa hari lalu Kota Medan dikagetkan dengan video yang […]

expand_less