Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Madam Pang, Dibalik Kekuatan Timnas Thailand

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
  • print Cetak

Nag Nualphan Lamsan

Tim bola Indonesia keok dipermalukan dalam laga dengan tim Thailand, kemarin.

Lantas, dimana letak ketangguhan tim sepak bola Thailand? Salah satunya ditengarai adalah ketangguhan sang manajer.

Nama si manajer adalah Nag Nualphan Lamsan, perempuan kaya raya yang kerap disebut Madam Pang.

Ia dikenal sangat royal ke pemain-pemainnya.

Saat skuat Thailand maju ke final AFF, ia memberi pemain barang-barang mewah, dari Iphone 13, jam Rolex, hingga tas mewah merek Hermes dan Christian Dior.

Ia juga menjanjikan bonus hingga 20 juta baht (atau sekitar Rp 8,4 miliar) ke para pemain jika berhasil memenangkan piala AFF 2020, dua kali lipat lebih besar dari hadiah kejuaraan sebesar US$ 300 ribu (sekitar Rp 4,2 miliar).

Lalu siapakah dia sebenarnya?

Pang adalah keturunan kelima dari keluarga Lamsan. Keluarga ini merupakan konglomerasi kaya di Thailand yang mendirikan Kasikorn Bank atau KBank.

KBank adalah salah satu pemberi pinjaman terbesar di Thailand. Bank tersebut memiliki aset US$ 98 miliar.

Keluarga Lamsan sendiri berada di deretan 31 orang terkaya di Thailand dengan total kekayaan gabungan US$ 860 juta. Mengutip South China Morning Post (SCMP) dalam laporannya di 2020, keluarga ini memimpin dan memiliki sejumlah bisnis prestise di Thailand.

Pang sendiri lahir tahun 1966 di Bangkok. Ia menamatkan sekolah di Universitas Chulalongkorn sebelum mengambil master di Universitas Boston, AS.

Dia menikah dengan pejabat pemerintah Thailand, Naras Savestanan. Ia sendiri kini menjabat sebagai presiden dan CEO perusahaan asuransi, Muang Thai Insurance.

Dari laman yang sama, diketahui Pang juga merupakan salah satu importir awal label desainer di Thailand dan memiliki distributor Herms, Saint Honorè. Dia juga salah satu pemilik Meister Technik, distributor resmi mobil Audi di negara tersebut.

Meski sibuk dengan bisnis, kecintaannya dengan olahraga sepak bola tak main-main. Sebelum menjadi manajer tim putra Thailand, Ia pernah menjadi manager timnas putri dan menjadi Presiden klub Thai Port FC.

Ia menegaskan bahwa sepak bola adalah gairah utama dalam hidupnya. Ia pun menyebut mengelola tim nasional adalah posisi yang dekat dengan kata hati.

“Dia manajer. Dia sosok yang sangat kuat. Dia punya hubungan yang sangat bagus dengan pemain,” kata pelatih Thailand Alexandre Polking di konferensi pers.

“Dia punya relasi yang membangun dengan klub. Dia juga berani ambil bagian. Hubungan seperti itulah, antara klub Thailand dan klub luar negeri, yang membuat tim Thailand seperti sekarang”.

Masih Mengkhawatirkan Tim Indonesia

Meski hanya butuh hasil imbang pada leg kedua nanti, Thailand masih memendam kekhawatiran terhadap Indonesia. Hal itu diungkapkan Madam Pang.

“Saya sangat khawatir karena Indonesia adalah tim dengan gaya permainan yang sangat cepat,” ujar Madam Pang dikutip CNN Indonesia dari Bongda24.

“Mereka memiliki energi muda dan menekan sepanjang pertandingan,” ucap Madam Pang menambahkan.

Sumber: detik com/cnn indonesia

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOLOM Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Para pencipta lagu-lagu Toba itu sangat setia kepada bahasa Toba, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. Kesetiaan mereka kepada bahasa mereka itu sebagai sebuah keistiqomahan pada kebudayaan mereka, budaya Toba. Para pencipta lagu-lagu Minangkabau itu sangat setia kepada bahasa Minang, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. […]

  • 10 tahun, PU klaim bangun 4.400 Km jalan

    10 tahun, PU klaim bangun 4.400 Km jalan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengemukakan, dalam kurun waktu dua periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yaitu periode 2004-2014, pemerintah telah membangun jalan nasional sepanjang 4400 kilometer (km). “Dulu panjang jalan nasional 34000 km saat ini 38000 km. Tambahan itu dari pembangunan jalan baru, ada juga dari jalan yang biasa berubah […]

  • Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Jumlah sementara peserta Ujian Nasional (UN) TA 2011 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 10.475 orang. SLTP 4.467 orang dan SLTA 6.008 orang. Rincian peserta UN SLTA, SMA sebanyak 1.885 orang, SMK 1.715 orang dan Madrasah Aliyah 2.408 orang. Sementara untuk SLTP, MTs 3.515 orang dan SMP 9.56 peserta. Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan […]

  • 207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    207 Sekdes Terima Gaji Perdana

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina. Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina. […]

  • Sebaran Listrik Belum Merata, Negara Abai Rakyat Menderita

    Sebaran Listrik Belum Merata, Negara Abai Rakyat Menderita

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan Pemerhati Umat Hari ini teknologi maju dengan pesatnya. Berbagai sarana kehidupan tersedia dengan canggih, tentunya harus ditopang oleh sumber energi yang mumpuni juga. Listrik, adalah sumber utama penunjang kemajuan teknologi hari ini. Hampir semua perangkat yang menjadi sarana kemudahan menggunakan sumber energi listrik. Sayangnya energi listrik yang menjadi kebutuhan penting […]

  • Tanah Ulayat Bukan Tanah Nagara, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi

    Tanah Ulayat Bukan Tanah Nagara, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih banyak masyarakat berasumsi tanah ulayat telah menjadi tanah negara. Padahal tidak demikian. Kajian hukum yang dilakukan Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Kabupaten Mandailing Natal (FPPAB Madina) bahwa negara tidak pernah mengabaikan perkara ini. Negera jelas mengakui. “Bahkan negara memfasilitasi inventarisasi tanah ulayat itu,” kata Raja Panusunan Mandailing […]

expand_less