Jumat, 22 Mei 2026
light_mode

Madam Pang, Dibalik Kekuatan Timnas Thailand

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
  • print Cetak

Nag Nualphan Lamsan

Tim bola Indonesia keok dipermalukan dalam laga dengan tim Thailand, kemarin.

Lantas, dimana letak ketangguhan tim sepak bola Thailand? Salah satunya ditengarai adalah ketangguhan sang manajer.

Nama si manajer adalah Nag Nualphan Lamsan, perempuan kaya raya yang kerap disebut Madam Pang.

Ia dikenal sangat royal ke pemain-pemainnya.

Saat skuat Thailand maju ke final AFF, ia memberi pemain barang-barang mewah, dari Iphone 13, jam Rolex, hingga tas mewah merek Hermes dan Christian Dior.

Ia juga menjanjikan bonus hingga 20 juta baht (atau sekitar Rp 8,4 miliar) ke para pemain jika berhasil memenangkan piala AFF 2020, dua kali lipat lebih besar dari hadiah kejuaraan sebesar US$ 300 ribu (sekitar Rp 4,2 miliar).

Lalu siapakah dia sebenarnya?

Pang adalah keturunan kelima dari keluarga Lamsan. Keluarga ini merupakan konglomerasi kaya di Thailand yang mendirikan Kasikorn Bank atau KBank.

KBank adalah salah satu pemberi pinjaman terbesar di Thailand. Bank tersebut memiliki aset US$ 98 miliar.

Keluarga Lamsan sendiri berada di deretan 31 orang terkaya di Thailand dengan total kekayaan gabungan US$ 860 juta. Mengutip South China Morning Post (SCMP) dalam laporannya di 2020, keluarga ini memimpin dan memiliki sejumlah bisnis prestise di Thailand.

Pang sendiri lahir tahun 1966 di Bangkok. Ia menamatkan sekolah di Universitas Chulalongkorn sebelum mengambil master di Universitas Boston, AS.

Dia menikah dengan pejabat pemerintah Thailand, Naras Savestanan. Ia sendiri kini menjabat sebagai presiden dan CEO perusahaan asuransi, Muang Thai Insurance.

Dari laman yang sama, diketahui Pang juga merupakan salah satu importir awal label desainer di Thailand dan memiliki distributor Herms, Saint Honorè. Dia juga salah satu pemilik Meister Technik, distributor resmi mobil Audi di negara tersebut.

Meski sibuk dengan bisnis, kecintaannya dengan olahraga sepak bola tak main-main. Sebelum menjadi manajer tim putra Thailand, Ia pernah menjadi manager timnas putri dan menjadi Presiden klub Thai Port FC.

Ia menegaskan bahwa sepak bola adalah gairah utama dalam hidupnya. Ia pun menyebut mengelola tim nasional adalah posisi yang dekat dengan kata hati.

“Dia manajer. Dia sosok yang sangat kuat. Dia punya hubungan yang sangat bagus dengan pemain,” kata pelatih Thailand Alexandre Polking di konferensi pers.

“Dia punya relasi yang membangun dengan klub. Dia juga berani ambil bagian. Hubungan seperti itulah, antara klub Thailand dan klub luar negeri, yang membuat tim Thailand seperti sekarang”.

Masih Mengkhawatirkan Tim Indonesia

Meski hanya butuh hasil imbang pada leg kedua nanti, Thailand masih memendam kekhawatiran terhadap Indonesia. Hal itu diungkapkan Madam Pang.

“Saya sangat khawatir karena Indonesia adalah tim dengan gaya permainan yang sangat cepat,” ujar Madam Pang dikutip CNN Indonesia dari Bongda24.

“Mereka memiliki energi muda dan menekan sepanjang pertandingan,” ucap Madam Pang menambahkan.

Sumber: detik com/cnn indonesia

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina dan PT.STTC Jejaki Pengembagan Tembakau

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kehutanan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan penjajakan pasar tembakau Madina dengan pihak PT.STTC Medan. Pihak STTC yang bergerak di sektor industri rokok sejauh ini sudah menyatakan bersedia sebagai mitra penampung tembakau yang dihasilkan petani Madina. Termasuk pengauatan petani dengan pasokan bibit tembakau. Kepala Dinas Perkebunan Kehutanan, Mara Ondak melalui […]

  • Korupsi pengadaan buku SD, 2 eks pejabat Langkat dibui 1 tahun

    Korupsi pengadaan buku SD, 2 eks pejabat Langkat dibui 1 tahun

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan, – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan memvonis mantan Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Sumatera Utara, Syam Sumarno dan eks Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Irawan, masing-masing satu tahun penjara. Keduanya dinilai terbukti menyalahgunakan dana pengadaan buku untuk 70 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Langkat. Majelis hakim yang diketuai Jonner Manik menyatakan dua mantan pejabat di Pemkab […]

  • TPID Bisa Meningkatkan Pendapatan Daerah

    TPID Bisa Meningkatkan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      P Sidimpuan – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga menggelar Rapat Kordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Tabagsel, di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan, Jumat (24/4). Rapat TPID itu digelar dalam rangka penguatan kerja sama perdagangan antar daerah dan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang palsu. Rapat Kordinasi TPID ini dihadiri perwakilan kepala daerah Tapanuli Selatan (Tapsel), Padang […]

  • Tokoh Besar dan Berjasa Akan Ditabalkan di HUT Madina

    Tokoh Besar dan Berjasa Akan Ditabalkan di HUT Madina

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di momen HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, tahun ini, nama para tokoh besar Madina serta para tokoh yang berjasa akan diabadikan. Pengabadian nama figur figur itu rencananya ditabalkan pada nama jalan atau nama bandara atau nama gedung. Itu diungkap Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution di Panyabungan, Senin (20/2/2022). […]

  • Kerap Dipukuli, Seorang Istri di Panyabungan Laporkan Suaminya ke Polisi

    Kerap Dipukuli, Seorang Istri di Panyabungan Laporkan Suaminya ke Polisi

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- N ( 20 th ) warga Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), melaporkan suaminya berinisial MH (25th) atas tindakan KDRT. Ia didampingi ibunya melaporkan tindakan kekerasan itu ke Polsek Panyabungan Selasa malam 3/10/2023 setelah tidak tahan lagi atas perbuatan suaminya yang kerap main tangan terhadap nya. Saat […]

  • Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

    Merasa Hak-hak Dikangkangi, Karyawan PT.RMM Unjukrasa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Ratusan karyawan dan karyawati melakukan unjukrasa ke kantor distrik PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Selasa (14/04). Pengunjukrasa mengaku, sudah sekian lama hak-hak para karyawan dan karyawati yang telah dikangkangi oleh pihak perusahaan sebagaimana diatur pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Mereka menuntut […]

expand_less