Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Maslin Batubara dan Pandapotan Nasution Dukung Brigjend Sofwat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
  • print Cetak

H. Maslin Batubara (kiri), Brigjend Purn. Sofwat Nasution (kanan)

 

MEDAN (Mandailing Online) Bakal Calon Bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bersilaturrahmi dengan dua tokoh perantau Madina di Medan.

Kedua tokoh Madina itu, H. Pandapotan Nasution (tokoh pemekaran Kabupaten Mandailing Natal) serta H. Maslin Batubara (pengusaha) asal Madina.

Silaturrahim dengan berlangsung H. Pandapotan Nasution Rabu malam (31/7/2019) di kediaman H. Pandapotan Nasution.

Sedangkan dengan H. Maslin Batubara pada Kamis siang (1/8/2019) di kediaman H. Maslin Batubara.

Di hari yang sama Sofwat juga bersilaturrahim dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di kediaman Edi Rahmayadi.

H. Pandapotan Nasution, SH sendiri menyatakan dukungannya terhadap Sofwat Nasution sebagai bakal calon (balon) bupati Madina.

“Saya akan dukung sebatas kemampuan. Madina harus  lebih maju dan sejahtera sesuai tujuan awal pembentukan kabupaten ini,” katanya ketika menerima rombongan Sofwat Nasution di kediamannya, Rabu malam (31/7) yang dikutip Beritahuta.com.

Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution bersilaturrahmi dengan H. Pandapotan Nasution, salah satu penggagas terbentuknya Kabupaten Mandailing Natal. (Foto : Beritahuta)

 

Sofwat Nasution berkunjung ke rumah Pandapotan Nasution untuk bersilaturrahmi sekaligus memohon doa agar niatnya maju sebagai calon bupati Madina mendapat ridho dan barokah dari Yang Maha Kuasa.

“Sebagai tokoh yang berjasa atas terbentuknya kabupaten yang kita cintai ini, tentu saya perlu meminta restu uda Pandapotan,” ujar Sofwat Nasution.

Kedatangan bakal calon (balon) bupati Madina ini disambut Pandapotan dengan gembira. Lebih satu jam mereka bersenda gurau di kursi sofa yang berada di ruang tamu. Sesekali tokoh yang banyak menerbitkan buku mengenai Mandailing ini bercerita mengenai sejarah terbentuknya  Madina.

Menurut penggagas lahirnya Kabupaten Mandailing Natal itu, Sofwat Nasution adalah sosok yang pas untuk mengejar ketertinggalan daerah ini. “Alhamdulillah kalau amang Sofwat mau mengabdi di tanah kelahirannya. Sekali lagi, saya siap dukung,” katanya.

 

H. Maslin Batuhara Dukung Sofwat

H. Maslin Batubara juga menyatakan siap mendukung niat tersebut demi kebaikan kabupaten itu pada masa mendatang.

Hal itu disampaikan Maslin Batubara ketika menerima silaturrahmi Sofwat Nasution di  kantornya,  di Jalan Prof.  M. Yamin SH (Jalan Serdang), Medan, pada Kamis siang (1/8).

Menurut Maslin Batubara, Sofwat Nasution lebih dari pantas didukung untuk menjadi bupati Madina.

Selain memiliki pengalaman bertugas di sejumlah daerah di Indonesia, ia juga sudah mengikuti pendidikan Lemhanas (Lembaga Pertahanan Nasional).

“Kita bersyukur dengan pangkat jenderal yang dimiliki Pak Sofwat, dia  mau menurunkan bahunya untuk maju sebagai bupati. Ini suatu anugerah bagi Madina, ada jenderal yang mau turun tangan menata dan membenahi ketertinggalan dibanding kabupaten lain di Indonesia,” kata Maslin Batubara.

Pertemuan pada siang hari itu berlangsung rileks. Sesekali diwarnai canda dan tawa kecil, bak pertemuan antara anak dan ayah.

“Bukan baru kali ini saya kenal Pak Sofwat, sudah lama,” kata Maslin Batubara.

Dalam kesempatan itu, Sofwat Nasution menceritakan awal mula ia berniat maju pada Pilkada Madina 2020.

“Waktu saya masih dinas di militer, sudah banyak yang menanyakan apakah saya ada keinginan pulang kampung membangun Madina. Paling saya jawab senyum, karena tidak tahu jawab apa,” katanya.

Padahal sejujurnya, lanjut Sofwat Nasution, sebelumnya tidak pernah ada keinginan maju sebagai bakal calon (balon) bupati Madina. “Belakangan setelah pensiun, pertanyaan serupa terus berdatangan dari sejumlah tokoh Mandailing yang ada di Jakarta dan Madina. Ditambah lagi aspirasi pernyataan dukungan terus berdatangan dari sejumlah tokoh,” ujarnya.

Sofwat Nasution lantas meminta pendapat keluarga besar dan meminta petunjukkan dari Allah SWT. “Tibalah suatu keputusan saya siap maju. Karena itulah, saya meminta dukungan terhadap semua pihak, termasuk dari Pak Maslin,” sebut alumni Akmil  (Akademi Militer) Angkatan 1985 yang sebelum pensiun menjabat sebagai deputi di Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia yang sekarang bernama Badan Cyber dan Sandi Negara (BSSN).

Menanggapi dukungan Maslin Batubara, Sofwat Nasution menyampaikan terima kasih dan menjadi kekuatan baru dalam menumbuhkan rasa percaya diri untuk bertarung pada pilkada Madina mendatang.

“Tentu saja saya terharu atas  dukungan tersebut. Intinya, Pak Maslin punya harapan agar kedepan Madina lebih baik, dan ini sejalan dengan keinginan kita semua,” katanya.

Sumber : Beritahuta

Editor : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembunyi di Rumah Warga, 2 Napi Berhasil Ditangkap

    Sembunyi di Rumah Warga, 2 Napi Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    LABUHANRUKU, – Dari 30 narapinda yang sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Labuhan Ruku Batubara berhasil ditangkap petugas Lapas di Kampung Gedung. Keduanya ditangkap saat mencoba bersembunyi di belakang rumah warga. Itu dikatakan Kepala keamanan LP yang merangkap Plt Kalapas, S Berutu Minggu (18/8). Menurut S Brutu selaku pimpinan tertinggi sementara di Lapas Labuhanruku, dari situasi […]

  • Cok Simbara Dukung Sofwat-Beir

    Cok Simbara Dukung Sofwat-Beir

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dukungan dari para perantau untuk kemenangan pasangan H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis terus berdatangan. Kali ini, aktor senior Cok Simbara bersuara. “Au Sofwat Nasution do u dukung,” katanya. Dihubungi melalui telpon seluler, Kamis pagi (24/9-2020), Cok Simbara yang lahir dan besar di Pasar Jonjong, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), […]

  • Wartawan Jadi Sasaran Petugas Keamanan PTPN 2

    Wartawan Jadi Sasaran Petugas Keamanan PTPN 2

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Persoalan lahan eks PTPN 2 Kebun Sei Semayang, sepertinya tak ada habisnya. Bahkan, masalah ini terus meluas. Buktinya, karena tak ada solusi dan penyelesaian dari instansi terkait, puluhan warga Kota Binjai yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani mencoba menguasai lahan eks PTPN 2 tersebut, Jumat (22/4). Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan koran ini, kejadian […]

  • ISLAM AJARAN MULIA

    ISLAM AJARAN MULIA

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemenag secara resmi akan menghapus konten ‘radikal’ dalam 155 buku pelajaran. Penghapusan konten ‘radikal’ tersebut adalah bagian dari program Kemenag tentang penguatan moderasi beragama. Menag Fakhrul Razi mengatakan, ajaran ‘radikal’ tersebut ditemukan pada 5 (lima) mata pelajaran yakni: Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, al-Quran dan Hadits serta Bahasa Arab. Islam Sebagai Tertuduh? Prihatin menyaksikan […]

  • KTNA Perlu Tingkatkan Inovasi dan Jejaring Usaha Tani

    KTNA Perlu Tingkatkan Inovasi dan Jejaring Usaha Tani

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Ketua (Kontak tani Nelayan Andalan) KTNA Sumut, H. Raya Pasaribu menekankan KTNA Madina meningkatkan inovasi serta jejaring usaha tani. Itu dikatakannya pada pidato pelantikan KTAN Madina yang dibacakan Sekda Madina, Yusuf Nasution Kamis (20/3/2014). Menurutnya, pengurus KTNA itu pejuang, tak ada rebut merebut posisi. Pengurus KTNA hanya bermodal keikhlasan dalam […]

  • Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing terkenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadikan berbeda dari suku–suku yang ada di Sumatera Utara. Salah satu kesenian khas suku Mandailing adalah Gordang Sambilan. Gordang artinya gendang atau bedug, sedangkan sambilan artinya sembilan. Jadi Gordang Sambilan merupakan gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang […]

expand_less