Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Melirik Kopi Mandailing di Ulupungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
  • print Cetak

Wawancara dengan guru dan murid SMKN 1 Ulupungkut, Selasa (17/5/2022). Foto: Arini Astri Rozak

Liputan: Arini Astri Rozak

Kopi Mandailing adalah salah satu jenis kopi populer asli Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, kopi yang menjadi primadona di Mandailing ini cukup terkenal di luar negeri.

Seperti namanya, kopi Mandailing atau yang dikenal juga dengan Mandheling Coffe ini berasal dari Kabupaten Mandailing Natal, Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera Utara.

Kopi Mandailing memiliki tingkat keasaman fruity. Sebagai hasil bumi yang memiliki nilai yang tinggi, tentunya kopi Mandailing harus terus dibudidayakan dan ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Sumatera Utara untuk meningkatkan produksi serta kualitas kopi mandailing adalah dengan membuka SMK dengan jurusan yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas kopi tersebut.

SMK Negeri 1 Ulupungkut menjadi kekolah kejuruan yang didirikan sebagai salah satu upaya untuk mengedukasi anak muda tentang cara mengolah kopi.

Airiah Elvinasari Pulungan, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Ulupungkut dalam wawancara di SMKN 1 Ulu Pungkut, Selasa (17/5/2022) mengatakan bahwa ada sembilan sekolah yang sama di seluruh Indonesia, salah satunya di Mandailing Natal. Sekolah ini dibangun khusus untuk mengembangkan kopi.

Airiah mengatakan, kopi Mandailing telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Belanda memaksa masyarakat untuk menanam kopi. Mereka membawa kopi jenis Arabika untuk ditanam.

“Sebenarnyakan kita itu dipaksa untuk menanam kopi. Jenis yang mereka bawa adalah Arabika,” kata Airiah.

Selain Arabika, kopi Mandailing juga memiliki jenis kopi lain yaitu Robusta. Kopi Arabika berasal dari Arab, sedangkan kopi Robusta merupakan kopi lokal yang berasal dari Indonesia.

Di SMKN 1 Ulu Pungkut, para siswa bukan hanya diajari cara menanam kopi, tetapi juga bagaimana cara mengolah kopi yang telah dipanen. Semua kopi mereka olah sendiri. Mulai dari proses pembibitan hingga pengemasan produk.

Pembibitan

Langkah pertama dalam proses pembibitan ialah dengan mengambil kulit luar kopi. Kulit luar yang telah dipisahkan dengan biji kopi kemudian direndam. Setelah itu tunggu hingga kulit mengendap. Tidak semua kulit yang telah direndam bisa dibibitkan. Kulit yang mengapung harus dibuang.

Bibit kopi saat masih di polybag

Proses selanjutnya adalah penyemaian. Setelah bibit yang disemaikan tumbuh, barulah dipindahkan ke dalam polybag.

Selain menanam kopi, mereka juga membibitkan kayu manis.

“Kita juga membibitkan kayu manis, karena biasanya orang Ulupungkut itu minum kopinya pakai kayu manis,” sambung Airiah.

Kopi yang bisa dijadikan sebagai bibit adalah kopi dengan kualitas terbaik. Bibit yang telah tumbuh dan layak tanam akan dipindahkan ke lahan pertanian.

Pohon Kopi

Usia kopi dapat diketahui melalui batangnya. Semakin tua kopi, maka semakin besar batangnya. Tinggi pohon kopi ini sebaiknya sekitar 1 meter, agar saat panen tidak sulit. Biji kopi yang siap panen harus berwarna merah, jika berwarna hijau artinya biji kopi tersebut belum matang.

Berry Parlindungan Lubis, guru SMKN 1 Ulu Pungku ketika diwawancarai di tebun kopi kepala SMKN 1 Ulu Pungkut, Selasa (17/5/2022), mengatakan, jika selesai panen ranting pohon kopi harus dipangkas.

“Ranting-rantingnya harus dipangkas setelah selesai panen, agar tumbuh lagi bunga dan buah yang baru. Kopi ini modelnya secara terus-menerus. Ketika buah telah merah, dipanen, nanti bunga baru tumbuh lagi,” kata Berry.

Buah kopi yang belum matang

Usia pohon kopi di Ulu Pungkut bisa lebih dari 70 tahun. Untuk mencapai usia tersebut, ranting pohon harus rutin dipangkas.

Perawatan Pohon

Perawatan pohon kopi disesuaikan dengan daerah pertumbuhan kopi. Perawatan kopi di Ulu Pungkut terbilang mudah, karena daerahnya subur serta udaranya cocok untuk menanam kopi.

“Karena daerah kita subur dan udaranya bersahabat, perawatannya itu mudah. Kita jarang memupuk dan menyemprot pohon kopi di sini. Paling membersihkan sekeliling batangnya dan rajin untuk memangkas rantingnya,” lanjut Berry.

Perawatan yang alami, tanpa pupuk dan pestisida berlebih menjadi salah satu alasan kopi Mandailing memiliki aroma dan rasa yang berbeda.

Buah kopi yang sudah matang

Aroma kopi yang alami dan yang tidak alami bisa dibedakan. Tentunya, aroma dan rasa dari kopi inilah yang membedakan kopi Mandailing dengan kopi lainnya, dan juga menjadikan kopi Mandailing sebagai salah satu kopi yang terkenal dari Indonesia.

Arini Astrid Rozak adalah mahasiswa Program Studi Penerbitan di Polimedia

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak desa di Sumut tak dapat listrik

    Banyak desa di Sumut tak dapat listrik

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara menyatakan banyak desa di provinsi itu yang belum menikmati layanan listrik yang disediakan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal Itu disampaikan beberapa anggota Komisi D DPRD Sumut dalam rapat dengar pendapat di Medan, yang dihadiri Direktur Direktur Konstruksi PLN Nasri Sebayang, Direktur Operasi Indonesia Barat […]

  • Di Tengah Ketidakpastian Nasib Ada Rekrutmen Honorer Baru

    Di Tengah Ketidakpastian Nasib Ada Rekrutmen Honorer Baru

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait honorer Pemkab Madina yang tidak gajian sejak Desember 2021 lalu memunculkan fakta baru. Di tengah ketidakpastian nasib mereka ada indikasi rekrutmen honorer baru. Hal itu diketahui dari kesaksian salah satu honorer di Dinas PU PR. Honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun ini menyebutkan ada penambahan 3-4 honorer baru. “Di Dinas PU […]

  • Kentang Hutanagodang Sangat Digemari

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Jika ada produk lokal Mandailing Natal (Madina) yang pasarnya tidak bisa dipengaruhi produk dari luar daerah, pastinya kentang Hutanagodang produknya. Meskipun harga kentang di seluruh pelosok negeri ini merosot, namun harga kentang kebanggaan orang Mandailing ini tetap stabil di atas Rp.10.000 per kilo gram. Kentang Hutanagodang masih menjadi primadona bagi masyarakat […]

  • Di Madina, Warga Temukan Alat Hisap Sabu dan Warga Serbu Rumah Diduga Sarang Narkoba

    Di Madina, Warga Temukan Alat Hisap Sabu dan Warga Serbu Rumah Diduga Sarang Narkoba

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online ):Warga desa Hutabargot Lombang di Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dihebohkan dengan penemuan belasan bekas alat hisap narkoba jenis sabu sabu di tumpukan sampah saat warga melaksanakan gotong royong. Kamis 20/11/2025. Kepala Desa Hutabargot Lombang, Muhammad Said Pulungan membenarkan informasi tersebut. Penemuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Kecamatan Hutabargot […]

  • Sambut Milad 90, Al Wasliyah Madina Gelar Berbagai Kegiatan

    Sambut Milad 90, Al Wasliyah Madina Gelar Berbagai Kegiatan

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk penajaman peran dan fungsi Washliyah di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan itu dalam rangka Milad Al Jam’iyatul Washliyah Ke-90 yang jatuh pada 30 November 2020. Program ini sesuai dengan instruksi PW Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Sumatera Utara guna. “Eksistensi […]

  • Bupati Hadiri Penyerahan DIPA di Medan

    Bupati Hadiri Penyerahan DIPA di Medan

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Sumatera Utara (Sumut) tahun 2023 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (2/12/2022). Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan DIPA dan TKDD Sumut tahun […]

expand_less