Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
  • print Cetak
sujud taqwa ilustrasi

sujud taqwa ilustrasi

Oleh: Muhbib Abdul Wahab

Ramadhan merupakan sebuah sistem pendidikan Rabbani yang sangat efektif bagi pembentukan kesadaran diri dan karakter mulia.

Pendidikan Ramadhan bersifat holistic integrative dan komprehensif, meliputi: pendidikan spiritual, sosial, intelektual, akhlak (moral), fisik, kesehatan, ekonomi, politik, dan budaya. Tujuan pendidikan Ramadhan adalah mengatualisasikan takwa pada diri mukmin yang berpuasa dalam kehidupan sehari-hari.

Ibarat sebuah madrasah atau universitas, saat Ramadhan para peserta didik, ditempa dan dilatih secara ketat dan penuh disiplin sehingga setelah lulus Ramadhan menjadi alumni yang berintegritas tinggi, mumpuni, berprestasi, dan unggul serta berdaya guna. Hal itu tidak hanya memberikan maslahat untuk dirinya, tetapi juga bermanfaat untuk keluarga, lingkungan, masyarakat, dan bangsanya.

Takwa personal yang dihasilkan pendidikan Ramadhan, idealnya membuat mukmin semakin memiliki integritas kepribadian yang utama dan mulia, tahan dan kebal terhadap aneka godaan duniawi dan bujuk rayu setan.

Sedangkan, takwa social cultural dari buah Ramadhan adalah tumbuhnya kesadaran kolektif dan komitmen kuat di kalangan umat Islam untuk membangun peradaban yang berkemajuan.

Ramadhan memang didesain untuk membentuk mukmin yang saleh dan muslih. Karakter saleh dan muslih sangat diperlukan untuk membangun budaya berprestasi dan berkemajuan bagi umat dan bangsa.

Takwa itu multidimensi karena di satu segi, takwa merupakan modal hidup, dan di segi lain merupakan proses dan orientasi kehidupan yang harus menjadi spirit perjuangan setiap Muslim. Menjadi orang bertakwa itu selalu berproses, memerlukan waktu, kinerja dinamis, berlangsung terus-menerus, dan tidak mengenal kata selesai.

Menjadikan takwa sebagai modal hidup merupakan perintah Allah SWT: “Bawalah bekal karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!” (QS al-Baqarah: 197).

Takwa sebagai proses perjalanan hidup yang harus dilalui Muslim sejatinya dapat mengantarkan pada derajat dan kualitas hidup yang lebih tinggi. Karena itu, perintah bertakwa dalam Alquran itu disertai dengan harapan-harapan masa depan yang lebih baik, yaitu menjadi orang-orang yang beruntung, mendapat rahmat Allah SWT, dan menjadi orang-orang yang bersyukur.

Proses bertakwa atau menempuh peta jalan takwa itu diperlukan agar Muslim bisa menjadi orang beruntung (muflih, faiz), pemenang (hawa nafsu dan godaan setan), mendapat rahmat Allah, dan menjadi orang yang bersyukur. Menjadi orang bertakwa berarti proses menjadi pemenang yang beruntung di dunia dan akhirat serta selalu memperoleh rahmat-Nya.

Profil lulusan universitas Ramadhan itu idealnya beriman kepada Allah SWT, melaksanakan shalat dengan istiqamah, gemar berinfak, bersedekah, baik pada waktu lapang maupun susah, menahan amarah (tidak mudah emosi), memaafkan sesama, mengingat Allah ketika akan berbuat zalim atau keji, dan selalu beristighfar kepada Allah.

Lalu, tidak meneruskan perbuatan kejinya, melaksanakan shalat dan mengeluarkan zakat, memberikan dermanya kepada sanak kerabat, anak-anak yatim, dan fakir miskin, menepati janji, apabila berjanji (berkomitmen), bersabar dalam kesempitan, penderitaan, dan perang, menjadi orang yang benar dan jujur dengan keimanannya.

Aktualisasi takwa yang mengantarkan pada keberuntungan, kasih sayang Allah, dan kebersyukuran tersebut harus dapat dibuktikan dalam kehidupan nyata. Indikatornya adalah orang bertakwa itu senantiasa berkompetensi menyelesaikan persoalan sekaligus memperoleh rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka(QS at-Thalaq [65]: 2-3).

Semoga Ramadhan ini dapat mengantarkan para shaimin menjadi orang bertakwa dalam arti yang sesungguhnya! (Republika Online)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN – Mandailing Online : Ratusan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi di Kecamatan Batahan, Madina melakukan unjuk rasa ke kantor PTPN IV Batahan. Mereka melakukan aksi akibat banyaknya masalah yang ditimbulkan perusahaan pelat merah tersebut khususnya menyangkut hak warga selalu peserta plasma. Najamuddin selaku kordinator aksi mengatakan, PTPN IV dianggap […]

  • Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pembangunan jalan menuju Kecamatan Panyabungan Timur perlu dipertanyakankan. Sebab, baru diaspal, terlihat ada yang sudah terkelupas. Demikian pantauan MedanBisnis di Panyabungan Timur, Jumat (22/10). Aspal yang terkelupas mulai terlihat dari titik 2+950 yang baru beberapa hari dilaksanakan penghamparan aspalnya. Dari pengakuan masyarakat setempat, jalan Panyabungan Timur yang baru dikerjakan itu sering dilewati truk pengangkut […]

  • Naposo Bulung Kota Siantar Tanyakan Rekomendasi PKB

    Naposo Bulung Kota Siantar Tanyakan Rekomendasi PKB

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan Naposo Bulung Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan mendatangi kantor DPC PKB Mandailing Natal (Madina), Selasa (1/11) mendesak pelantikan anggota DPRD  Madina dari PKB. Sebab, sudah lebih setahun pihak DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Madina enggan merekomendasi persetujuan pengangkatan kadernya mengisi kursi kosong DPRD Madina setelah ditinggalkan Jakfar Sukhairi Nasution. Pengisian […]

  • Dahlan Hasan Pamit

    Dahlan Hasan Pamit

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution melakukan apel perpisahan dengan para ASN dalam mengakhiri masa jabatan bupati Mandailing Natal, hari ini, Senin (28/6/2021). Acara berlangsung di Taman Raja Batu, pagi tadi. Di kesempatan itu Dahlan menyampaikan permintaan maaf bilamana ada kekurangan dan kelemahan dalam membina ASN selama ini dalam menjalankan birokrasi di daerah. Dahlan-Sukhairi […]

  • Tapsel Didominasi Pelamar Guru

    Tapsel Didominasi Pelamar Guru

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampai hari keenam pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (26/11), total pelamar yang mendaftar mencapai 675 pelamar. Dari jumlah tersebut, pelamar guru atau untuk tenaga pendidik mendominasi, yakni, mencapai 409 pelamar. Disusul tenaga kesehatan sebanyak 170 pelamar, sedangkan untuk tenaga teknis 96 pelamar. “Untuk tenaga kependidikan atau guru 409 […]

  • Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tympanum Novem Films kembali menggarap film terbaru ditahun 2014 ini, salah satunya adalah Film yang berjudul Holong Natarhalang (Siboru Tulang). Film ini mengisahkan tentang tanggung jawab anak namboru terhadap boru tulangya dalam pandangan adat Mandailing. Film ini nantinya juga dibintangi oleh  Dahlan Batubara, Desy Hariaty dan Lila Lumongga Nasution dan kawan-kawan.(hol)

expand_less