Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Merdeka 100 Persen ala Tan Malaka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
  • print Cetak

Tan Malaka

Oleh: Hengky Datuk Tan Malaka VII

Lahir sebagai Ibrahim bergelar Datuk Tan Malaka, di Nagari Pandan Gadang, Suliki, Sumatra Barat pada 2 Juni 1894. Seorang pejuang nasionalis dan pemikir yang begitu revolusioner, radikal dan militan. Bahkan pemikiran-pemikirannya begitu berbobot dan didukung sikapnya yang konsisten.

Dia adalah tokoh pencetus Republik Indonesia.

Menjelang peristiwa yang begitu sakral itu, Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh-tokoh pemuda seperti dari Kelompok Menteng 31 banyak dipengaruhi dengan pemikiran-pemikiran Tan Malaka, melalui diskusi-diskusi yang dilakukan diantara mereka. Bahkan karya pemikiran Tan Malaka yang berjudul Massa Aksi, kemudian dijadikan sebagai rujukan oleh para tokoh pejuang kemerdekaan, termasuk Bung Karno sendiri.

Hingga suatu waktu: “Kepada kalian para sahabat, tahukah kalian kenapa aku tidak tertarik pada kemerdekaan yang kalian ciptakan. Aku merasa bahwa kemerdekaan itu tidak kalian rancang untuk kemaslahatan bersama. Kemerdekaan kalian diatur oleh segelintir manusia, tidak menciptakan revolusi besar. Hari ini aku datang kepadamu, wahai Sukarno sahabatku Harus aku katakan bahwa kita belum merdeka, karena merdeka haruslah 100 persen. Hari ini aku melihat bahwa kemerdekaan hanyalah milik kaum elit, yang mendadak bahagia menjadi borjuis, suka cita menjadi ambtrnaar…kemerdekaan hanyalah milik kalian, bukan milik rakyat.

Kita mengalami perjalanan yang salah tentang arti merdeka, dan apabila kalian tidak segera memperbaikinya maka sampai kapanpun bangsa ini tidak akan pernah merdeka! Hanya para pemimpinnya yang akan mengalami kemerdekaan, karena hanya merdeka adil dan makmur itu dirasakan.

Dengarlah perlawanan ku ini…karena apabila kalian tetap bersikap seperti ini, maka inilah hari terakhir aku datang sebagai seorang sahabat dan saudara. Esok, adalah hari dimana aku akan menjelma menjadi musuh kalian, karena aku akan tetap berjuang untuk merdeka 100 persen.”

Itulah kalimat yang Tan Malaka ucapkan tatkala bertemu dengan Sukarno, Hatta dan Agus Salim pada 24 Januari 1946.

Dicopy dari: page facebook Suduik Minang

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maret, Sumur Minyak Pertama Padang Lawas Berproduksi

    Maret, Sumur Minyak Pertama Padang Lawas Berproduksi

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Ada Anggaran Empat Pilar di 377 APBDes 2024 di Madina

    Ada Anggaran Empat Pilar di 377 APBDes 2024 di Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Sosialisasi Jaksa Garda Desa nampaknya ditunda pelaksanaannya oleh sejumlah Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) penundaan sosialisaai itu kuat dugaan karena jadwal pelaksanaan bocor ke wartawan. Diketahui ada alokasi APBDes tahun 2024 untuk 4 pilar. 4 pilar itu adalah Wesbang, Penyuluhan hukum, Jaksa Garda Desa dan Sosialisasi Perangkat Desa. […]

  • Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    Madina Kembali Lakukan Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) menyalurkan tujuh ton beras premium, Rabu (23/9/2025), di pasar Eks Bioskop Tapanuli, Panyabungan. Ini merupakan gerakan ketujuh kalinya sejak 31 Agustus 2025 dengan tujuan menjaga stabilitas harga beras. Sama seperti sebelumnya, Pemkab Madina mematok harga Rp60 ribu untuk setiap […]

  • Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : Ternyata tahun anggaran 2024 ini ada 11 yunit hand traktor yang diserahkan ke kelompok tani buah dari perjuangan Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution. 11 yunit itu diperjuangkan nya pada saat masih menjabat sebagai pimpinan DPRD Sumatera Utara. Dari data yang diperoleh ke 11 yunit alat mesin […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 45)

    MARSIDAO-DAO (episode 45)

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Luas mangan manyogot, namangalao ma Hamzah dohot Isrot maroban daganak i tu Bilah Hulu nangkan manopotkon ompungna. Marmotor do alai tu sadun. Ngada jabat dao, ngada sadao tu Rantau Prapat. “Waktu paman ke sana tiga tahun lalu, nenekmu masih sehat,” ning Hamzah tu Si Poso i topi dalan i […]

  • Puluhan Siswa Kemala Bayangkari Kesurupan

    Puluhan Siswa Kemala Bayangkari Kesurupan

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Puluhan siswa-siswi kelas delapan dan sebelas SMA dan SMP Kemala Bhayangkari Jalan Wahid Hasyim Medan kesurupan. Pelajar yang kebanyakan perempuan itu berteriak dan menjambak rambutnya sendiri. Kejadian ini berlangsung sejak Rabu (3/11) sekira pukul 10.00 WIB. Berdasar pantauan MedanBisnis, hingga pukul 14.00 WIB, masih terdengar teriakan siswa-siswi yang kesurupan. Padahal, pihak sekolah sudah mendatangkan […]

expand_less