Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mencopot Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Mara Ondak Harahap dari jabatannya, Selasa (15/4/2014).

Pemberherntian itu tertuang dalam surat keputusan Plt. Bupati Madina Nomor 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014 sekaligus mengangkat Asisten III, Musaddad Daulay sebagai Plt Kadishutbun Madina.

Selain itu, jabatan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Tenaga Kerja Transmigrasi Madina juga dicopot dari Muhammad Jamil digantikan oleh Syamsir, S.Sos berdasarkan surat keputusan Nomor. 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014.

Dugaan pencopotan Mara Ondak Harahap itu dilakukan akibat kinerja buruk Mara Ondak Harahap selama menjabat Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina.

Sementara itu, Korwil VII Tabagsel Lumbung Informasi Rakyat (LIRa) Sumut, Abdul Muis Pulungan kepada wartawan Kamis (17/4) mengatakan mendukung sepenuhnya upaya Plt. Bupati Mandailing Natal untuk melakukan pembersihan instansi yang kinerjanya buruk.

“Masyarakat Mandailing Natal secara umum menunggu janji dan ketegasan Plt. Bupati Madina untuk melakukan bersih-bersih, pencopotan Kadishutbun Madina dinilai merupakan langkah awal yang baik, namun berdasarkan pengamatan kami masih banyak SKPD yang kinerjanya buruk yang harusnya dibersihkan oleh Plt. Bupati Madina,” kata Abdul Muis.

Lebih lanjut Abdul Muis mengatakan bahwa ulah Mara Ondak Harahap selama ini telah menyebabkan runtuhnya wibawa instansi Dinas Kehutanan Dan Perkebunan khususnya dan Pemkab Madina secara umum karena tindak tanduknya patut diduga sering melampaui kewenangannya (abuse of power) demi keuntungan pribadinya.

“Hal ini dapat dibuktikan dengan timbulnya perkara lahan antara Pemkab Madina dengan KP.USU di satu sisi, dan sengketa lahan antara KP.USU dan PT. ALN disisi lain yang menjadi bibit konflik dikalangan warga Kecamatan Muara Batang Gadis,” ungkapnya.

Disamping itu Mara Ondak juga patut diduga tidak dapat mempertanggungjawabkan dana perawatan reboisasi ratusan juta rupiah tahun anggaran 2013 yang berlokasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, dan dugaan illegal logging di Kecamatan Natal yang tidak dapat diawasi dan ditertibkan oleh Mara Ondak selaku Kadishutbun Madina,” tegas Muis.

“Harusnya selaku Kadishutbun Madina, beliau paling tau dan mengerti situasi, kondisi dan status kehutanan dan perkebunan di Madina, bukan malah kawin mawin dengan pengusaha hitam dan patut diduga menjual izin pengusahaan dan penguasaan lahan perkebunan yang menjadi asset negara,” ucap Muis.

“Untuk itu saya berharap Plt. Bupati Madina tidak hanya mencopot SKPD bermasalah dan berkinerja buruk tapi juga meminta pertanggungjawabannya secara hukum,” imbuhnya.

“ Plt. Bupati Madina diminta jangan mau menandatangani perpindahan pejabat madina yang terindikasi tersangkut masalah hokum, mereka harus mempertanggungjawabkannya secara hokum, agar kedepan madina tidak dijadikan sebagai ajang untuk memperkaya diri bagi pejabat-pejabat korup, Sebab Forum Masyarakat Peduli Madina dalam waktu dekat akan melaporkan langsung ke KPK atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum Kadishutbun Madina, Mara Ondak Harahap dan pejabat lainnya,” Terang Muis.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    Guru Garda Terdepan Bentuk Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Guru harus mampu menjadi garda terdepan dalam membentuk moral dan karakter generasi muda. Guru juga harus memiliki kesabaran menghadapi murid serta mampu membangun kepribadian siswa. Selain itu, sebagai pengajar, guru wajib mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan menanamkan budi pekerti yang luhur, serta berorientasi menjadi siswa yang memiliki kepribadian yang baik dan […]

  • Saipullah-Atika Menang di MK

    Saipullah-Atika Menang di MK

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan Paslon nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution–M. Ikhsan Nasuton (ON MA) dalam sidang putusan yang digelar di Ruang Sidang MK, Jakarta pada Senin (24/2/2025) dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (PHPU Kada) Madina tahun 2024. Dengan demikian Pilkada Mandailing Natal (Madina) tahun […]

  • Ibu Pembuang Bayi di Hutabargot, Ternyata Seorang Guru

    Ibu Pembuang Bayi di Hutabargot, Ternyata Seorang Guru

    • calendar_month Sabtu, 10 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ibu kandung yang mebuang bayi di kawasan Hutabargot ternyata seorang guru SMP. Tersangka berinisial RH (31) warga Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), pekerjaannya guru honor di salah satu SMP Negeri di Panyabungan. Wanita ini ditangkap Polres Madina di kawasan Lingkar Timur Panyabungan depan rumanh makan Paranginan usai menyaksikan […]

  • Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    Kecurangan Pilkada Madina 2020 Dinilai Lebih Dahsyat dari Kotawaringin Barat 2010

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecurangan di Pilkada Mandaiiling Natal tahun 2020 dinilai lebih dahsyat dari kecurangan Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010. Mantan Ketua Umum Ima Tabagsel priode 2010-2012, Misron Saidi Batubara,ST menyatakan itu kepada Mandailing Online, Senin (21/12/2020) di Panyabungan. Menurutnya, fakta-fakta memberikan indikasi kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif di Pilkada Mandailing Natal […]

  • MAMBAYU DI MANDAILING

    MAMBAYU DI MANDAILING

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pala di Mandailing, mambayu inda be hum sakadar kerajinan tangan, tai tarmasuk doi kabudayaan daerah. Harana amak, hasil ni mambayu, manontuon muse dei tu hamoraon ni jolma. Umpamana, atiha horja, adong dei jugukan di dua sajoli nai amak pitu lampis, adong amak tolu lampis. Bahat ni lampisan ni amak juguhan ni boru, ima na manontoun […]

  • Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    Sekilas Budaya Mandailing (Bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Z Pangduan Lubis (in memoriam) Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada tahun 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah untuk […]

expand_less